Site icon savanaparadise.com

Dugaan Memfitnah di Facebook, Kepala Desa Femnasi TTU Polisikan Serfas Tnaauni

Kepala Desa Femnasi,Kecamatan Miomaffo Timur, kabupaten Timor Tengah Utara/ Foto Yuven Abi

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Kefamenanu&comma; Savana paradise&period;com&comma;- Kades &lpar; Kepala Desa&rpar; Femnasi&comma; Kecamatan Miomaffo Timur&comma; kabupaten Timor Tengah Utara &lpar;TTU&rpar; Klemens Manu berencana akan melaporkan akun facebook Serfas TnaAuni ke polres TTU&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Rencana pembuatan laporan ini terkait postingan akun tersebut di beberapa grup facebook yang menyoal pekerjaan jalan desa Femnasi yang bersumber dari Dana Desa &lpar;DD&rpar; dengan pagu anggaran 477 juta yang dinilai tidak berjalan sesuai perencanaan&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Salah satu pekerjaan Jalan Desa FMNS dg pagu Anggaran 477jutaan dari tahun 2019 sampai sekarang meninggalkan pekerjaan terbengkalai&comma; HOK sudah dicairkan masyarakat minta mau kerja tapi Bahan Semen semua sudah hilang&comma; pasirpun sdh dibawa air hujan&comma; oknum Sang kades KM mengelak dan menyuruh masyarakat untuk minta di kontraktor minta di kontraktor&comma;&comma; penahan direncanakan 90 meter&comma; saluran 60 meter direncanakan di 3 titik sampai saat ini belum satupun dikerjakan&comma; Dana sudah 100&percnt; selesai&comma; pekerjaan jalan model begini&comma;&comma; anehnya pemeriksaan di lapangan anggap aman2 saja&comma; kira2 periksa kertas at bagaimana&comma; tolong teman2 di miomaffo timur telusuri&comma;&&num;8221&semi; demikian bunyi postingan dari akun Serfas TnaAuni tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;377749" aria-describedby&equals;"caption-attachment-377749" style&equals;"width&colon; 606px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img class&equals;"size-full wp-image-377749" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2021&sol;02&sol;tangkapan-layar&period;jpg" alt&equals;"" width&equals;"606" height&equals;"1280" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-377749" class&equals;"wp-caption-text">Tangkapan Layar postingan Serfas TnaAuni di Facebook&sol;Properti Yuven Abi<&sol;figcaption><&sol;figure>&NewLine;<p>Postingan ini sontak menghentak warga Desa Femnasi dan beraneka tanggapanpun bermunculan&period; Kepala Desa Femnasi&comma; Klemens Manu saat dikonfirmasi SP di kediamannya pada sabtu &lpar;27&sol;2&rpar; mengaku baru mengetahui postingan tersebut setelah diinformasikan oleh keluarganya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Klemens&comma; postingan tersebut sangat menyudutkan dirinya seolah-olah dialah penyebab utama dari belum selesainya pengerjaan jalan tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Menurut saya saudara Serfas TnaAuni tidak memiliki etika dalam mengunggah sesuatu di media sosial&period; Saya juga tidak kenal dengan Serfas&period; Dia bukan warga masyarakat di sini&period; Sayapun tidak tau asal usulnya dari mana&period; Menurut saya&comma; semestinya kalau dia melihat bahwa ada kesalahan dan penyelewengan ataupun kelalaian dalam pengerjaan proyek di Desa Femnasi dia harus konfirmasi dengan saya dahulu sebagai kepala desa&comma; sehingga dia bisa mendapatkan penjelasan yang detail tentang progres pembangunan di desa&period; Bukan langsung asal posting saja di medsos&&num;8221&semi; jelas Klemens&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Klemens mengakui bahwa memang saat ini sedang dikerjakan jalan rabat lengkap dengan penahan dan saluran di Desa Femnasi  dan progresnya berjalan&period; Dana untuk proyek tersebut sejumlah 477 juta dan itu baru dicairkan pada desember 2019&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Kami sudah cairkan dananya pada desember 2019&period; Dana itu tidak ada di tangan saya atau ditangan bendahara&period; Semua dana sudah dibelanjakan pada suplayer UD Sion&period; Tinggal pendropingannya material ke lokasi ini yang masih terhambat&period; Tapi pekerjaan itu juga hampir selesai&period; Tinggal penahan sepanjang 90 meter dan saluran 60 meter yang belum dikerjakan&&num;8221&semi; tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Klemens menambahkan bahwa tidak benar kalau ada material seperti semen hilang dan pasir terkikis hujan sebagaimana yang ada dalam postingan Serfas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Material yang sudah diturunkan telah terpakai seluruhnya&period; Sekarang tinggal material untuk tembok penahan dan saluran yang belum selesai&period; Tapi kita sudah menginformasikan ke suplayer UD Sion dan mereka akan segera menurunkan material yang masih tersisa&&num;8221&semi; ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kelmens menganggap bahwa postingan Serfas TnaAuni telah merugikan dirinya  Sebagai Kepala Desa Femnasi sehingga ia akan menuntut pemulihan nama baik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Saya kasi kesempatan untuk dia bisa datang dan komunikasi 4 mata untuk kemudian kita melakukan klarifikasi atas semua kesalahpahaman ini&period; Namun jika dia tidak datang maka terpaksa saya akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan akun Serfas TnaAuni ke polres TTU&&num;8221&semi; ungkapnya serius&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara itu&comma; Serfas TnaAuni saat dihubungi melalui telepon selulernya mempersilakanKepala  Desa Femnasi untuk melaporkannya ke pihak yang berwajib&period; Apa yang ditulisnya di Facebook kata dia adalah kritikan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia mengaku sudah siap diproses hukum atas kritikannya kepada Kades Femnasi dan siap bertanggung jawab terkait penggunaan dana Desa Femnasi&period;&lpar;YA01&rpar;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version