Site icon savanaparadise.com

Dana Bantuan Bencana Seroja Sebesar 5 milyard Dari Pempus ke Pemda TTU Belum Digunakan, Ini Problemnya

Yosefina Lake, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten TTU (Foto : Yuven Abi/Savana paradise.com)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Kefamenanu&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;- Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara &lpar;TTU&rpar;&comma; sejak tanggal 31 Desember 2021 lalu telah mendapatkan alokasi anggaran dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 5&period;210&period;000&period;000 &lpar;5 Milyard 210 juta&rpar;&comma; untuk penanganan bencana badai Seroja yang terjadi pada bulan April 2021 lalu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hal ini disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah &lpar;BPBD&rpar; Kabupaten TTU&comma; Yosefina Lake&comma; saat ditemui SP di ruang kerjanya&comma; Selasa &lpar;18&sol;01&sol;2022&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Lake menjelaskan&comma; Pemerintah Pusat sejak tanggal 31 Desember lalu&comma; telah mentransfer dana bantuan untuk korban bencana badai seroja bulan April 2021 lalu sebesar 5 Milyard 210 juta&comma; dan dana tersebut langsung ditransfer ke rekening BPBD&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Walau sudah ada di rekening BPBD TTU sejak bulan Desember lalu&comma; namun hingga pertengahan Januari 2022 dana ini belum digunakan Pemda TTU untuk membantu warga yang terdampak korban badai seroja tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Ely&comma; sapaan akrab Yosefina&comma; dana ini belum dapat digunakan karena masih menunggu alokasi dana pendamping dari Pemerintah Daerah Kabupaten TTU&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Jadi dana ini belum dapat digunakan karena kita masih menunggu dana pendamping dari pemerintah daerah&period; Dana 5 Milyard 210 juta yang ditransfer dari pemerintah pusat ini&comma; peruntukannya hanya untuk membangun fisik rumah warga yang terkena dampak badai seroja&comma; baik yang masuk kategori rusak berat&comma; rusak sedang maupun rusak ringan&comma; sedangkan untuk biaya operasional lainnya&comma; termasuk biaya perencanaan dan pengawasan akan dipakai dari dana pendamping dari pemerintah daerah&&num;8221&semi; jelas Ely&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kita sudah sampaikan hal ini kepada Bapak Bupati dan tinggal menunggu persetujuan&period; Apabila dana pendamping dari pemerintah daerah sudah ada maka pasti kita langsung laksanakan kegiatan sesuai dengan petunjuk tekhnis yang kita terima&&num;8221&semi; sambungnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ely mengatakan&comma; dana yang sudah ada di rekening BPBD akan digunakan untuk membantu 200 Kepala Keluarga &lpar;KK&rpar; yang terkena dampak badai seroja&comma; dan penggunaannya dikhususkan untuk membangun ataupun memperbaiki rumah warga yang terkena dampak badai dimaksud&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Dalam juknis&comma; dana 5 Milyard lebih ini akan digunakan untuk membangun ataupun merenovasi 200 rumah warga yang terkena dampak seroja&comma; yang dibagi dalam 3 kategori yakni rusak berat&comma; rusak sedang&comma; dan rusak ringan&comma; dan ke 200 KK tersebut tersebar di 40 Desa yang ada di 20 Kecamatan di Kabupaten TTU&&num;8221&semi; Katanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Waktu itu data yang kita kirim by name by adress sebanyak 227 KK&comma; tapi setelah diverifikasi oleh Pempus ternyata ditemukan adanya pendobelan nama dan ada juga 2 nama terdaftar dalam satu Kartu Keluarga &lpar;KK&rpar; sehingga ada 27 nama yang dicoret sehingga sisanya 200 KK&&num;8221&semi; jelas Ely&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menjelaskan juga bahwa&comma; besaran dana yang akan diperuntukan bagi masing-masing pemanfaat juga berfariasi&comma; tergantung dari kerusakan yang dialami yakni rusak berat 50 juta&comma; rusak sedang 25 juta dan rusak ringan 10 juta&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ely menuturkan&comma; jika nanti dalam pelaksanaan kegiatan dan ternyata ada warga yangbterdaftar telah mengerjakan rumahnya menggunakan uang pribadi&comma; maka kita akan minta semua kwitansi pembelanjaan yang telah dilakukan untuk dapat diganti dananya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kita tidak akan membagikan dana ini ke masyarakat dalam bentuk uang tunai&comma; tapi akan diberikan dalam bentuk bahan bangunan&period; Jadi apabila warga yang terdampak bencana seroja sudah membangun rumahnya dengan dana pribadi yang penting dapat ditunjukan kwitansi pembelanjaannya dan uangnya akan kita ganti&&num;8221&semi; tutur Ely&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis &colon; Yuven Abi<&sol;strong><br &sol;>&NewLine;<strong>Editor &colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version