Covid-19 Meningkat Pesat di Ende, Pemerintah Akan Berlakukan PPKM Darurat

- Jurnalis

Minggu, 4 Juli 2021 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ende, Savanaparadise.com,- Lonjakan kasus pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Ende akhir-akhir ini jumlahnya sangat signifikan. Berdasarkan data yang diperoleh media SP, Sabtu, 03 Juli 2021, pasien yang terkonfirmasi positif corona, perhari naik mencapai 68 Orang.

Angka di atas merupakan perbandingan antara hari Kamis,  01 Juli 2021 dan hari Jumat, 02 Juli 2021, dimana sebelumnya di hari Kamis, pasien yang terkonfirmasi sebanyak 397 Orang dan hari Jumat,  yang terkonfirmasi sebanyak 485 Orang.

Baca Juga :  Tiba Di Ende, Bupati Badeoda Minta Dukungan Semua Pihak Bangun Ende

Tentunya, dari paparan data tentang lonjakan angka pasien yeng terkonfirmasi di atas bersifat sementara dan diprediksikan akan terus bertambah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi lonjakan kasus yang demikian meningkat, Bupati Kabupaten Ende, Djafar Achmad saat ditemui media SP di Rumah Jabatan Wakil Bupati, Sabtu, (03/7/21) mengatakan Pemerintah akan mengeluarkan kebijakan PPKM Darurat demi meminimalisir lajunya Covid-19 di Kabupaten Ende.

“Perlu teman-teman ketahui, hari ini kita akan melakukan pertemuan bersama dengan Sekda, Asisten saya, Forkompinda, dan OPD lainnya untuk membahas terkait PPKM Darurat,  apa yang harus kita lakukan, andaikan terjadi hal yang tidak baik, kita punya uang tidak”, kata Bupati Djafar.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Tentang Perubahan APBD, Ini Catatan Kritis Fraksi PSI DPRD Ende Untuk Pemerintah

Menurut Bupati, tentunya untuk mengeluarkan suatu kebijakan perlu diperhitung secara baik dan matang. Karena itu tegas Bupati Djafar kita tidak boleh gegabah. Kekuatan kita ada tidak.

“Kalau saya tentukan sekarang, morat-marit nantinya. Minimalnya ketika pemberlakuan PPKM Darurat terjadi 14 hari ke depan apa yang harus kita berikan untuk masyarakat”, ujar Djafar.

Ketika singgung soal metode pembelajaran yang diterapkan memasuki tahun ajaran baru, Bupati menegaskan kebijakan Pemerintah untuk tahun ajaran baru tetap menerapkan sistem pembelajaran online.

“Mau kurikulum yang baru dan lama, dalam kondisi begini kebijakan pemerintah tetap pada online sampai dengan dua Minggu ke depan”, tegas Djafar.

Penulis: Chen Rasi

Berita Terkait

Kondisi Jalan di Lepkes Ende Cukup Prihatin, warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki
AKP Royke Weridity Resmi Jadi Kasat Lantas Polres Ende
Bupati Badeoda Uraikan Data Aktivitas Ekonomi Selama Event ETMC di Ende Dari Hasil Kajian BPS, Totalnya 18,40 Miliar
​Polres Ende Gelar Operasi Lilin Turangga 2025, Pastikan Nataru Tahun Ini Aman Kondusif
Polemik Antara Bupati dan DPRD Ende Berujung Hak Angket, Dewan Soroti Soal Adanya Silpa Tahun 2024 Tanpa Perubahan APBD
4 Fraksi DPRD Ende Usulkan Hak Angket Meski Paripurna Interpelasi Sempat Ricuh
DPRD Ende Tunda Rapat Paripurna Interpelasi, Ini Alasan dan Jadwalnya
Gubernur NTT, Melki Laka Lena Luncurkan Gerai NTT Mart di Ende
Berita ini 1 kali dibaca