Site icon savanaparadise.com

Bunda Julie Ingin Toats Kenegaraan Tingkat Provinsi NTT Pakai Tuak Manis Pakai Haik

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>&&num;8216&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma; &&num;8211&semi; Tos kenegaraan lazimnya dilakukan usai upacara peringatan Hari Ulang Tahun &lpar;HUT&rpar; Kemerdekaan RI&period; Biasanya&comma; tos kenegaraan biasanya menggunakan gelas piala dan diisi dengan minuman bermerk untuk para pejabat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Namun&comma; Julie Sutrisno Laiskodat&comma; istri Gubernur NTT Viktor Laiskodat itu punya keinginan berbeda&period; Dia menginginkan agar kedepan tos kenegaraan dapat menggunakan tuak&comma; minuman tradisional dari pohon lontar&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Begitu juga dengan wadahnya&comma; menurut sosok yang disapa Bunda Julie itu&comma; alangkah lebih bagus dan menarik jika menggunakan &&num;8216&semi;haik&&num;8217&semi; atau wadah yang biasanya digunakan untuk menampung air maupun tuak&comma; yang dibuat dari anyaman daun lontar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Keinginan kuat Bunda Julie ini didasari spirit pemerintah Provinsi NTT menjadikan pariwisata sebagai &&num;8216&semi;prime mover&&num;8217&semi; pembangunan di NTT&period; Oleh karenanya&comma; berbagai kearifan lokal termasuk minuman tradisional seperti tuak dan haik sebagai wadah perlu mendapat tempat tempat istimewa dalam berbagai momentum&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bunda Julie mengungkapkan hal ini pada saat menghadiri acara launching Lopo Tuak Manis Kolhua&comma; Rabu &lpar;17&sol;8&sol;2022&rpar; yang digagas Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah &lpar;BPSDMD&rpar; Provinsi NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di sana&comma; Bunda Julie juga menyaksikan secara langsung proses pengambilan tuak manis dari pohon lontar oleh Marthinus Rondo&comma; atau yang sering disapa To&&num;8217&semi;o Tinus&period; Pria paruh baya asal Kabupaten Rote Ndao itu dengan lincahnya memanjat pohon lontar mengambil tuak untuk dibagikan kepada para hadirin yang hadir&comma; termasuk Bunda Julie&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Atraksi yang dilakukan To&&num;8217&semi;o Tinus sangat membuat kagum istri orang nomor di NTT itu&period; Apalagi umur To&&num;8217&semi;o Tinus yang terbilang tidak muda lagi&period; Saat itu&comma; Bunda Julie bersama para hadirin mencicipi tuak manis dengan menggunakan haik&period; Hadir juga ketiga anak laki-lakinya&comma; Leon&comma; Vito dan Frangko&period; Mereka pun ikut mencicipi tuak manis dari To&&num;8217&semi;o Tinus&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kepada media&comma; Bunda Julie mengatakan dirinya sebagai Ketua Dekranasda NTT selalu ingin mempromosikan berbagai potensi yang ada untuk membantu program Pemerintah Provinsi NTT&comma; khususnya di bidang pariwisata&period; Apalagi banyak sekali atraksi budaya di NTT yang bisa dijual&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Bunda Julie&comma; setiap perayaan 17 Agustus&comma; di berbagai daerah selalu identik dengan perlombaan panjat pinang&period; Namun&comma; kalau bisa di NTT nantinya tidak perlu lagi panjat pinang&comma; tapi panjat pohon tuak atau lontar&period; Kalau panjat pinang&comma; kata Bunda Julie&comma; paling santer hadiahnya adalah sepeda&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Jadi kalau panjat pohon tuak bukan saja menunjang pariwisata&comma; tetapi para pemanjat pohon tuak juga bisa mendapat rezeki&period; Karena hasilnya bisa pagi dan sore&comma;&&num;8221&semi; ujar Bunda Julie yang juga menjabat sebagai anggota Komisi IV DPR RI ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dengan kearifan lokal yang ada di provinsi NTT ini&comma; Bunda Julie kemudian menggagas agar kedepan tos kenegaraan di tingkat Provinsi NTT menggunakan &&num;8216&semi;haik&&num;8217&semi; yang diisi tuak&period; Menurut dia&comma; jika ini dilakukan maka pasti akan lebih menarik dan pastinya lebih memberikan makna yang positif&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Pasti lebih keren kalau minum tuak pakai &&num;8216&semi;haik&&num;8217&semi; dalam tos kenegaraan&comma;&&num;8221&semi; kata Bunda Julie didampingi Pelaksana Tugas Kepala BPSDMD NTT&comma; Henderina Laiskodat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bunda Julie pada kesempatan itu juga mengapresiasi BPSDMD NTT yang ikut memberi andil terhadap upaya pengembangan pariwisata di Provinsi NTT&comma; dengan memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan kantor&period; Bahkan&comma; Bunda Julie juga mendorong pengembangan agrowisata di lingkungan BPSDMD NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kalau bisa ada festival memanjat pohon tuak di sini &lpar;lingkungan kantor BPSDMD NTT&rpar;&period; Nanti akan saya undang para pelaku wisata dan influencer untuk datang ke sini sekaligus ikut menyaksikan atraksi budaya memanjat pohon tuak&comma;&&num;8221&semi; tandas Bunda Julie&period; &lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version