Site icon savanaparadise.com

BI Gelar Festival Exotic Tenun, Wali Kota Kupang Promosi Tenun Motif Sepe

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Wali Kota Kupang Dr&period; Jefirstson R&period; Riwu Kore&comma; MM&comma; MH menghadiri Festival Exotic Tenun yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia &lpar;BI&rpar; bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah &lpar;Dekranasda&rpar; Provinsi NTT&comma; di Gedung Dekranasda Provinsi NTT&comma; Senin &lpar;22&sol;3&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam kesempatan tersebut&comma; Wali Kota Kupang menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia dan Dekranasda Provinsi NTT yang telah melibatkan Pemerintah dan Dekranasda Kota Kupang dalam kegiatan tersebut&period; Dirinya mengapresiasi BI yang telah memberikan kontribusi nyata dalam membangun Kota Kupang dengan menghidupkan aktivitas penenun di NTT&comma; dan saat ini&comma; menurutnya&comma; BI sedang membangun gedung untuk membantu para penenun&comma; yang terletak di Kelurahan Penkase Oeleta&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Ada satu gedung yang sementara dibangun oleh BI untuk membantu saudara-saudara kita&comma; ini akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat&comma; kalau dulu pembuatannya lama dan harganya tidak terjangkau&comma; gedung inilah yang akan menjadi wadah pembuatan dan promosi tenun sepe asli Kota Kupang nantinya&comma;” ucap Walikota Jeriko&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Mantan anggota DPR RI dua periode ini tidak lupa mempromosikan bunga sepe sebagai motif tenunan yang akan menjadi ikon ciri khas Kota Kupang&comma; &OpenCurlyDoubleQuote;selama ini Kota Kupang belum mempunyai ikon tertentu&comma; kalau Rote&comma; Sabu ataupun suku lainnya di NTT sudah ada&comma; tapi Kota Kupang kan belum ada&comma; berkat kreativitas Dekranasda Kota Kupang didukung Bank Indonesia akhirnya terciptalah tenun motif sepe khas Kota Kupang&period; Motif baru ini akan ditenun di Kota Kupang&comma; memakai bahan alami untuk pewarna&comma;” ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dirinya meyakini bahwa melalui festival ini&comma; masyarakat Indonesia bahkan dunia bahwa Kota Kupang dapat mengenal ikon baru kebanggaan Kota Kupang&comma; &&num;8220&semi;sekarang kalau orang mau ke Kupang&comma; orang bisa membawa pulang tenun sepe sebagai suvenir selain yang sudah ada lainnya&comma; ini yang akan terus kita promosikan&comma;” ujar Walikota yang menjabat sejak Agustus 2017 itu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dirinya dalam kesempatan tersebut juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Kupang rencananya akan turut serta dalam pameran Bangga Buatan Indonesia di Labuan Bajo&comma; &OpenCurlyDoubleQuote;akan terlibat di sana&comma; walaupun baru mendapatkan HKI&comma; ini sesuatu yang akan terus mendorong dan membangkitkan semangat kami&comma; untuk terus mempromosikan tenun sepe ke luar Kota Kupang&comma;” pungkasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara itu Kepala BI Perwakil NTT&comma; I Nyoman A&period; Atmaja mengatakan bahwa target penjualan tenun NTT berkisar 1&comma;2 milyar&comma; &OpenCurlyDoubleQuote;mudah-mudahan dengan banyaknya promosi diharapkan terjadinya penjualan secara online&comma; caranya gampang tinggal klik www&period;exotenunfes&period;com kita bisa langsung pilih produknya&comma; kemudian ketika memilih produk&comma; maka sudah langsung terhubung dengan shopee sebagai e-commerce tempat terjadinya transaksi&comma;” kata Nyoman&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara itu&comma; jika ada yang mau membelinya secara offline&comma; kata Nyoman bisa langsung datang membelinya di Gedung Dekranasda Provinsi NTT dan beberapa Dekranasda Kota&sol;Kabupaten lainnya di NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Direktur Utama Bank NTT&comma; Harry Alexander Riwu Kaho menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang terus menerobos kondisi yang terbatas dengan langkah-langkah cerdas dan adaptif untuk mengajak masyarakat memasuki era new normal yang mempertemukan UMKM dengan platform e-commerce yang ada&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kegiatan Exotic Tenun Fes 2021 turut dihadiri Oleh Wakil Gubernur NTT&comma; Josef A&period; Naesoi&comma; Ketua Dekranasda Kota Kupang&comma; Ny&period; Hilda Riwu Kore-Manafe dan diikuti secara daring oleh Deputi Gubernur BI&comma; Anggota Komisi XI DPR RI&comma; Ahmad Yohan&comma; Bupati se-NTT&comma; Pimpinan Satuan Kerja BI dan pemerhati&sol;pencinta tenun serta pelaku UMKM&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka melestarikan dan menguatkan identitas tenun NTT sebagai salah satu warisan budaya Indonesia serta mendukung program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia &lpar;Gernas BBI&rpar;dan Karya Kreativitas Indonesia &lpar;KKI&rpar; Bank Indonesia bersama Dekranasda NTT&period; Exotic Tenun Fes 2021 rencananya akan dilangsungkan selama tiga hari sejak hari ini &lpar;Senin&comma; 22&sol;3&rpar;&period; &lpar;SP&sol;PKP&lowbar; sny&sol;chr&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version