Ibu-ibu Di Ende Berburu Foto Bersama Musisi Gilang Ramadhan

- Jurnalis

Minggu, 29 Mei 2022 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musisi Legendaris Gilang Ramadhan (berkacamata) sedang berfoto bersama Ibu-ibu pelaku UMKM saat pameran ekonomi kreatif di halaman kantor Bupati Ende (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Musisi Legendaris Gilang Ramadhan (berkacamata) sedang berfoto bersama Ibu-ibu pelaku UMKM saat pameran ekonomi kreatif di halaman kantor Bupati Ende (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Ende, Savanaparadise.com,- Ibu-ibu di Ende berburu foto bersama musisi legendaris Gilang Ramadhan pada saat pameran ekonomi kreatif yang dilangsungkan di halaman kantor Bupati Ende, Minggu (29/05/22).

Terpantau, setelah mengetahui kehadiran sosok musisi Gilang Ramadhan dalam pameran tersebut, banyak Ibu-ibu sempat histeris lalu berebut foto dengan musisi indonesia ini.

Tidak ketinggalan juga Bapak-bapak, muda mudi, dan anak-anak mengabadikan momen dengan berfoto bersama Gilang Ramadhan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diantara mereka ada yang berkomentar, mumpung ada momen. Kapan lagi?. Ada yang rela mengantri.

Usai berfoto, ketika disambangi media Savanaparadise.com, Gilang Ramadhan mengaku senang dapat melihat langsung kota rahim pancasila.

Baca Juga :  Kepala BPIP Bersama Rombongan Berkunjung ke Kota Pancasila Ende

“Ini kali kedua saya berkunjung ke Ende. Saya bangga bisa menyempatkan diri berada di kota penuh sejarah ini”, kata Gilang Ramadhan.

Drammer handal ini berharap setelah kehadiran Presiden nantinya dapat memberikan dampak positif bagi perubahan dan kemajuan masyarakat.

“Ya mudah-mudahan ada kemajuan yang cukup berarti. Mungkin kemajuan itu tidak melihat masa lampau dan merusak tapi melihat masa depan”,

Pria kelahiran Bandung 30 Mei 1963 itu menyarankan agar dalam memajukan Ende perlu menjaga ekosistem dan keindahan alam.

“Jangan kwatir kalau di Ende itu tidak ada gedung-gedung mewah. Tetapi yang terpenting anak-anak Ende dapat mengetahui jati diri dan mengenal budaya asal usul mereka, itu seperti apa”, tekan drammer Good Bless ini.

Gilang Ramdhan mengakui antara Ende dan kota-kota lain yang pernah dikunjunginya agak sedikit berbeda dan dia menginginkan agar Ende harus menunjukan ciri khasnya.

Baca Juga :  Terungkap, Pegawai Camat Maukaro di Ende Kebanyakan Indekos Lantaran Tak Ada Mess

“Kalau sekarang Bupati ingin mengangkat kota pancasila. Di mana Bung Karno dan Ibu Inggit pernah tinggal di sini. Itu menjadi sebuah icon Indonesia”, kata pria yang pernah bergabung dengan kelompok musik Krakatau Band itu.

Karena itu dirinya mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia apabila ingin mempelajari Bung Karno, Ibu Inggit, dan pancasila berkunjunglah ke Ende.

“Sekali lagi saya sampaikan kalau ingin mempelajari sejarah Bung Karno, Ibu Inggit, dan Pancasila datanglah ke sini”, pungkasnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ende dalam memperingati hari lahir pancasila 1 Juni menggelar berbagai rangkaian kegiatan.

Kegiatan yang sudah di gelar diantaranya vaksinasi massal, parade kebangsaan (parade laut dan parade darat) dan sedang berlangsung sekarang adalah pameran ekonomi kreatif masyarakat yang di ikuti oleh UMKM dari berbagai Kabupaten.

Penulis: Chen Rasi

Editor: Yuven Abi

Berita Terkait

Kondisi Jalan di Lepkes Ende Cukup Prihatin, warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki
AKP Royke Weridity Resmi Jadi Kasat Lantas Polres Ende
Bupati Badeoda Uraikan Data Aktivitas Ekonomi Selama Event ETMC di Ende Dari Hasil Kajian BPS, Totalnya 18,40 Miliar
​Polres Ende Gelar Operasi Lilin Turangga 2025, Pastikan Nataru Tahun Ini Aman Kondusif
Polemik Antara Bupati dan DPRD Ende Berujung Hak Angket, Dewan Soroti Soal Adanya Silpa Tahun 2024 Tanpa Perubahan APBD
4 Fraksi DPRD Ende Usulkan Hak Angket Meski Paripurna Interpelasi Sempat Ricuh
DPRD Ende Tunda Rapat Paripurna Interpelasi, Ini Alasan dan Jadwalnya
Gubernur NTT, Melki Laka Lena Luncurkan Gerai NTT Mart di Ende
Berita ini 6 kali dibaca