Kebakaran Padang, Tim Damkar Sat Pol PP Nagekeo Berhasil Padamkan Api

- Penulis

Senin, 20 September 2021 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mbay, savanaparadise.com,- Setiap tahun, perbukitan aeramo jadi langganan si jago merah. Kali ini si jago merah melahap habis Padang Savana yang terlentang luas dari kecamatan wolowae hingga ke desa Nggolonio kecamatan Aesesa yakni perbatasan antara kabupaten Nagekeo dan kabupaten Ngada kecamatan Riung.

Tepat pukul 19.00 WITA, Minggu (19/9), tim Damkar Kabupaten Nagekeo mendapat laporan dari warga setempat bahwa ada kebakaran Padang Savana yang sudah mendekati rumah warga yang bertempat di Desa Aeramo.

Dengan sigap tim pemadam kebakaran yang dipimpin oleh kepala bagian pemadam kebakaran, Maksi Goa Ray langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) Dengan personil 15 orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan kecepatan penuh mobil Damkar sudah berada di depan api yang sedang menyalah besar di tambah dengan tiupan angin kencang sehingga api begitu cepat merambat mendekati pemukiman salah satu warga Desa Aeramo.

Saat diwawancarai di lokasi kebakaran Maksi menjelaskan kepada wartawan SP, bahwa sesuai SOP, Tim Damkar harus respon time artinya dalam 15 menit kami sudah harus berada di lokasi ujarnya.

Baca Juga :  Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Lanjutnya, ada tiga titik api yang sudah dipadamkan namun dengan terkendalanya dengan selang sehingga api yang berada jauh di perbukitan tidak bisa dipadamkan.

Ia juga mengakui bahwa Tim damkar Nagekeo masih banyak kekurangan yakni mobil tangki penyuplai air ke mobil damkar.

” Selama ini kami hanya menggunakan mobil tangki air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo dan juga ada bantuan swadaya dari mobil pick up yang menjual air. Namun dalam keadaan Darurat mereka selalau merespon dengan cepat ketika terjadi kebakaran seperti ini,” imbunya.

Saat di tanya, terkait dengan langkah-langkah pencegahan sebelum terjadi kebakaran, Maksi juga menyampaikan bahwa satuan polisi pamong praja dan Pemda Nagekeo sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang daerahnya rawan kebakaran, dan juga sudah membentuk satuan tugas relawan kebakaran (SATLAKAR) di 13 desa/kelurahan .

Dia juga sangat berharap agar seluruh masyarakat untuk tidak dengan sengaja membakar rumput di Padang.

Baca Juga :  Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian

“Saya mewakili tim Damkar sat pol PP sangat berharap kepada seluruh masyarakat Nagekeo untuk tidak membakar rumput di Padang dan juga hutan lindung mari kita sama-sama menjaga ” tutupnya

Dalam pantauan wartawan SP di lokasi
Tepat pukul 21.02 WITA tim Damkar dan di bantu oleh warga setempat mampu memadamkan api yang sudah mendekati rumah salah satu warga dan sebelum api di padamkan Arus lalulintas pung macet dikarenakan asap yang tebal sehingga menutup padangan bagi pengendara jalan.
Ketiga selesai dipadamkan arus lalulintas kembali normal.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Nagekeo, Gusti Pone turut hadir memantau Dan membantu menyuplai air dalam proses pemadaman api.

Disamping itu Zulkifli salah satu tim damkar sempat terpeleset jatuh saat hendak memadamkan api badanya terbentur batu besar namun tidak menimbulkan luka ataupun cedera berat.

Penulis: Fardin Bay

Editor: Chen Rasi

Berita Terkait

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP
450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung
Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian
GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi
Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan
Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende
Bank NTT dan Pemkab Nagekeo bangun Sinergi Buka Peluang Kerja ke Jepang bagi CPMI
GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 21:02 WIB

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP

Jumat, 3 April 2026 - 14:08 WIB

450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung

Rabu, 1 April 2026 - 09:31 WIB

Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:24 WIB

GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:31 WIB

Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan

Berita Terbaru