Ende, Savanaparadise.com,- Dua gudang logistik milik PT. PLN Persero Flores Bagian Barat di Kabupaten Ende ludes terbakar. Peristiwa kebakaran ini sempat mengejutkan masyarakat dan virall di media soaial
Kebakaran gudang dua logistik tersebut terjadi sekitar pukul 18.00, pada Senin, 26 Januari 2026 yang terletak di Jalan Pahlawan Ende.
Dari informasi yang di himpun, warga di sekitarnya lokasi kejadian terkejut melihat kobaran api dari dalam areal kantor gudang logistik. Dalam keadaan panik, warga segera meminta bantuan dari pihak Damkar dan aparat kepolisian Polres Ende.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak berselang lama petugas pemadam kebakaran dengan dua unit mobil Damkar, di tambah 1 unit mobil water cannon dari Polres Ende dan 4 unit mobil tangki air, tiba di lokasi kejadian
Petugas Damkar dan personil Polres Ende yang dibantu warga berusaha menjinakan api. Tampak Kapolres Ende dan Kasat Pol PP terjun langsung ke lokasi kebakaran.
Arus lalulintas sempat macet karena para pengendara roda dua dan lain sempat menghentikan kendaraan untuk menyaksikan kebakaran tersebut.
Kepada awak media, Kapolres Ende, AKBP.. Yudhi Franata, S.I.K.,M.H., M.Tir menjelaskan, dari informasi saksi mata mengatakan sekitar 16.00 sudah terjadi percikan api di gudang 2 logistik tapi petugas piket PLN sedang berusaha untuk memadamkannya.
“Dan kemudian ketahuan lebih besar itu pada pukul 18.00 lebih. Karena lokasi dekat dengan Polres Ende, maka Personil Polres yang sedang piket pada saat itu dengan menggunakan mobil AWC segera ke TKP”, ungkap Kapolres.
Kapolres menambahkn, selain dari personil Polres Ende pihaknya juga berkoordinasi dengan perugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api yang semakin berkobar.
“Kita juga berusaha untuk mengamankan areal yang di bantu masyarakat dan petugas pemadam dan kobaran api baru berhasil di padamkan sekitar pukul 20.00”, terangnya.
Selanjutnya, Kapolres menerangkan, upaya lain yang dilakukan pihaknya adalah mencari tahu informasi tambahan mengenai penyebab kebakaran.
“Untuk sementara kebakaran disebabkan oleh korsleting kabel yang memang sepertinya sudah lapuk tapi kita belum dapat informasi yang akurat dan ini lagi mencari informasi terkait A1”, tukas.
Penulis : Mateus Bheri/CR











