Site icon savanaparadise.com

Yusinta Nenobahan Bantu Rp95 Juta untuk Pemuda Gereja di TTS

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>SOE &comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>-Lagu rohani berbahasa Dawan berjudul Lais Manekat &lpar;Hal Kasih&rpar; menjadi pemantik emosional yang menggugah Yusinta Ningsih Nenobahan&comma; sosok inspiratif asal Timor Tengah Selatan &lpar;TTS&rpar;&comma; untuk kembali ke tanah kelahirannya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam malam final Lomba Vokal Grup &lpar;VG&rpar; se-Daratan Timor Barat di Gereja Batu Karang Nonohonis &lpar;GBKN&rpar;&comma; Jumat &lpar;20&sol;6&sol;2025&rpar;&comma; Yusinta hadir dan menyerahkan bantuan sebesar Rp95&period;000&period;000&period; Bantuan ini ia dedikasikan bagi generasi muda dan rumah ibadah di kampung halamannya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Yang menarik&comma; kehadiran Yusinta bukan karena undangan resmi&comma; melainkan panggilan batin setelah menonton video kiriman panitia yang menampilkan lagu Lais Manekat dibawakan oleh pemuda GBKN&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Lagu itu bicara soal kasih&comma; dan kasih itu tidak bisa dibuat-buat&period; Saya mendengarnya bukan dari konser besar&comma; tapi dari para pemuda di gereja ini&period; Saat mendengarnya&comma; saya dan suami tidak bisa tinggal diam&period; Kami harus pulang&comma;” ungkap Yusinta penuh haru&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menegaskan bahwa kepulangannya ke Soe bukan sekadar nostalgia&comma; tapi wujud cinta yang ingin ia balas kepada tanah yang telah membesarkannya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami percaya&comma; dari tempat sederhana seperti ini akan lahir pemuda-pemudi luar biasa&period; Bantuan ini bukan dari kelebihan kami&comma; tapi dari kerinduan yang jujur untuk kembali dan memberi&comma;” tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bagi panitia lomba&comma; kehadiran Yusinta adalah kejutan bermakna&period; Namun bagi Yusinta sendiri&comma; momen itu menjadi pengalaman yang menggugah spiritual dan emosional&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Saya belajar satu hal malam ini dari mama pendeta dan para pemuda&colon; kasih&comma; seperti dalam lagu Lais Manekat&comma; bukan hanya kata&period; Ia nyata&period; Ia hidup di sini&comma; di gereja ini&period; Dan beta bersyukur bisa pulang dan menjadi bagian dari kasih itu&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Yusinta juga menyampaikan harapannya agar ke depan terjalin kerja sama berkelanjutan antara Yayasan YNS yang ia pimpin dengan komunitas pemuda gereja di TTS&period; Ia menekankan pentingnya pemberdayaan generasi muda secara konsisten&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;TTS bisa maju&period; Tapi kuncinya ada pada pemudanya hari ini&period; Kalau mereka diberi ruang sejak sekarang&comma; maka lima tahun ke depan&comma; mereka akan jadi pemimpin-pemimpin yang lahir dari kasih&comma; bukan dari paksaan&comma;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ketua Panitia Lomba VG&comma; Melki Lasi&comma; mengaku tersentuh oleh kepedulian yang ditunjukkan Yusinta&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami tidak menyangka lagu sederhana yang kami nyanyikan bisa menggugah hati seseorang sejauh itu&period; Ini memberi semangat baru bagi kami&period; Ternyata&comma; karya kecil bisa berdampak besar&comma;” pungkasnya&period; &lpar;SP &rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version