Site icon savanaparadise.com

Yulius Cesar Nonga Sebut Penggunaan Dana Insetif Daerah Oleh Pemkab Ende Terkesan Kabur dan Tidak Jelas

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Ende&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;-Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Ende&comma; Yulius Cesar Nonga menyebutkan penggunaan Dana insetif Daerah &lpar;DID&rpar; oleh Pemerintah Kabupaten Ende terkesan kabur dan tidak jelas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Apalagi&comma; kata Yulius penggunaan DID tersebut untuk peruntukan pembangunan jalan lingkar di RSUD Ende dan juga pengadaan rumpon bagi nelayan di Pulau Ende&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Apa indikator yang dipakai Pemkab Ende sehingga DID ini untuk peruntukan pembangunan jalan lingkar di RSUD Ende dan pengadaan rumpon&&num;8221&semi;&comma; tanya Yulius saat rapat bersama Badan Anggaran atas jawaban Pemerintah mengenai pandangan umum Fraksi&comma; Rabu &lpar;18&sol;8&sol;21&rpar;&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Menurut Yulius&comma; merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan &lpar;PMK&rpar; Nomor 17 dan PMK&period;07&sol; 2021 tentang Pengelolaan TKDD TA&period; 2021 adalah dalam rangka mendukung penanganan pandemi Covid 19&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Tapi anehnya dana ini dipakai untuk pekerjaan fisik&comma; dampaknya apa bagi masyarakat ditengah pandemi Covid 19&&num;8221&semi;&comma; tegas Yulius&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya&comma; jawaban yang disampaikan pemerintah dalam sidang paripurna III tidak menjelaskan lebih detail indikator apa yang dipakai Pemerintah berkaitan penggunaan dana DID tahun 2020&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Rujukan kita jelas yaitu&comma; pada PMK Nomor 17&comma; dimana penggunaan dana DID untuk peningkatan ekonomi masyarakat dan juga penanganan berkaitan dengan pandemi Covid 19&&num;8221&semi;&comma; jelasnya<&sol;p>&NewLine;<p>Yulius menegaskan terkait soal ini saya akan terus menyuarakan dan meminta Pemkab Ende menjelaskan indikator Pemerintah apa dasarnya sehingga menggunakan anggaran itu untuk dua ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Saya siap berpolemik dengan siapa saja berkaitan dengan penghunaan dana DID untuk pembangunan fisik&&num;8221&semi;&comma; tegas Yulius&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia merincikan Pemerintah Pusat mengalokasikan anggaran DID sebesar 14&comma;9 Milyar&comma; 1&comma;5 Miliar digunakan untuk pembangunan jalan lingkar di dalam RSUD Ende&period; Sementara 3&comma;3 Milyar dipergunakan untuk pengadaan rumpon&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Apa indikatornya dan dimana korelasinya&&num;8221&semi;&comma; kritiknya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Padahal&comma; jelas dia&comma; di dalam PMK Menteri Keuangan sudah sangat jelas mengatakan penggunaan DID tersebut untuk peningkatan ekonomi masyarakat&period; Kalau pekerjaan fisik jalan di RSUD Ende apa dampak ekonomi bagi masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam PMK&comma; jelas Yulius&comma; juga di sebutkan penggunaan DID untuk membantu ekonomi masyarakat yang wilayahnya terpapar Covid 19&comma; lalu pengalokasian dana 3&comma;3 Milyar hanya di peruntukan bagi segelintir orang saja&period; &&num;8220&semi;Apakah memiliki dampak signifikan bagi masyarakat banyak&&num;8221&semi;&comma; tanya Yulius&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Atas dasar itu&comma; Yulius menegaskan kebijakan Pemerintah tidak menyentuh hal-hal prioritas&comma; tetapi lebih pada keinginan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Seandainya Pemerintah lebih fokus soal kebutuhan&comma; bukan keinginan&comma; kata dia&comma; maka tidak mungkin muncul masalah kekurangan APD&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Alokasi anggaran milyaran rupiah untuk segelintir orang&comma; lalu mengklaim sudah perbaiki ekonomi&period; Kalau kebijakan benar&comma; tidak perlu ada persoalan kekurangan APD dan sampai adanya kejadian jenazah dibungkus terpal&period; &&num;8220&semi;&comma; tegas Yulius&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis&colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version