Site icon savanaparadise.com

Warnai Hardiknas 2025, Ribuan Pelajar Di Ende Ikut Tarian Gawi, Siswi: Kami Bangga

Ribuan Pelajar yang terdiri dari SMA/SMK dan SMP di Kota Ende ikut Tarian Gawi Massal Dalam momen Hardiknas 2025 (Foto:Chen Rasi/SP)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Ende&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Mewarnai Hari Pendidikan Nasional &lpar;Hardiknas&rpar; 2 Mei 2025 yang ke-66&comma; Ribuan Pelajar di Ende mengikuti tarian gawi massal&comma; pada Jumat&comma; &lpar;2&sol;5&sol;25&rpar;&comma; usai upacara apel bendera&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari data yang dihimpun&comma; jumlah Pelajar yang mengikuti tarian gawi berjumlah 5000 Pelajar&comma; yang terdiri Pelajar SMA&sol;SMK dan SMP&period; Setiap sekolah yang ada di kota Ende&comma; masing-masing mengutus Siswa&sol;Siswi sebanyak 200 Orang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Alhasil&comma; Kabupaten Ende memecahkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia &lpar;MURI&rpar;&comma; terbanyak se NTT&comma; peserta yang mengikuti gawi massal dalam momentum Hardiknas&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Koordinator Gawi&comma; Elisabeth Novita Meno mengatakan&comma; suksesnya gawi massal yang diikuti ribuan pelajar ini atas kerja bersama dari semua pihak&comma; termasuk dukungan dari dewan guru dari setiap sekolah masing-masing&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Elisabeth Novita Meno membeberkan&comma; sebelum tampil&comma; para pelajar terlibat dalam latihan bersama sebanyak 3 kali dan itu terjadi di hari&comma; Kamis&comma; 24 April&comma; Rabu&comma; 30 April&comma; dan Kamis&comma; 1 Mei 2025&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya&comma; alasan dirancangnya jadwal latihan bersama hanya sebanyak 3 kali itu dikarenakan semua pelajar yang diutus setiap sekolah untuk terlibat dalam gawi massal&comma; masing-masing sudah memiliki bekal soal tarian gawi&comma; di tambah sebelumnya pelajar tersebut di latih secara mandiri di sekolahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kalau untuk gawi sendiri anak-anak sudah tahu karena mereka sudah pernah melakukan latihan mandiri di sekolah&&num;8221&semi;&comma; ungkap Ibu Guru SMA Negeri 2 Ende ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ternyata&comma; kedisplinan dan ketekunan dalam berlatih menjadi sebuah keharusan demi mendapat hasil yang maksimal&period; terselenggaranya gawi massal ini menjadi pemicu bagi generasi Z untuk lebih mencintai budaya lokal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam kesempatan tersebut&comma; Ibu Novita menyampaikan pesan moral kepada seluruh pelajar di Indonesia secara khusus di Ende&period; Ia berpesan&comma; mudah-mudahan Gen Z tidak melupakan tarian gawi kendatipun begitu banyak budaya modern yang masuk&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kita tahu Gen Z sekarang lebih suka main tiktok dan lain-lainnya&period; tetapi mereka harus tahu yang namanya gawi itu seperti apa&quest;&comma; jangan sampai mereka melupakan itu&&num;8221&semi;&comma; tegas Ibu Novita Guru mengajar Seni Budaya itu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Perwakilan Siswi&comma; Hilda Wonga mengaku&comma; dirinya merasa bangga dan terharu dapat mengikuti tarian gawi massal dan membawakannya secara baik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hilda merasa bangga karena ia menjadi salah satu Pelajar yang memperkenalkan tarian gawi ke seluruh Indonesia bahkan internasional&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Tentu perasaannya kami bangga karena kami bisa memperkenalkan tarian gawi ke seluruh Indonesia&&num;8221&semi;&comma; ungkap Hilda yang pelajar dari SMA Negeri 1 Ende&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Senada&comma; Maria Diana Feo Nay&comma; Pelajar SMA Negeri 1 Ende itu memgaku bangga atas kesempatan yang diberikan sekolah untuk terlibat bersama pelajar lain dalam kegiatan gawi massal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kami bangga&comma; bisa terlibat dalam gawi massal ini&&num;8221&semi;&comma; timpal Diana&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hilda dan Diana serentak mengajak kepada seluruh Pelajar di Kabupaten Ende untuk selalu melestarikan tarian gawi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Untuk Gen Z supaya tetap melestarikan budaya dari masing-masing etnis&&num;8221&semi;&comma; harap kedua Pelajar SMAN 1 Ende itu&period; &lpar;CR&sol;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version