Site icon savanaparadise.com

Wakil Menteri BUMN II Yakin Kapitalisasi Pasar BRI Tembus Rp1.000 Triliun

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma;– PT Bank Rakyat Indonesia &lpar;Persero&rpar; dinilai memiliki daya tarik bagi investor global&period; Bank yang telah berusia ke-126 ini dinilai memiliki kontribusi besar dalam penerapan prinsip ESG atau Environmental &lpar;Lingkungan&rpar;&comma; Social &lpar;Sosial&rpar;&comma; dan Governance &lpar;Tata Kelola Perusahaan&rpar; untuk tumbuh secara berkelanjutan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Penerapan ESG di BRI disebut dapat menjadi motor yang dapat menggerakan kapitalisasi pasar perusahaan menjadi Rp1&period;000 triliun pada 2025&period; Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan secara nilai ekonomis BRI menjadi bank yang sangat unik karena menjadikan segmen UMKM sebagai tulang punggung &lpar;backbone&rpar; bisnisnya&comma; termasuk di dalamnya usaha Ultra Mikro &lpar;UMi&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pangsa pasar UMKM di Indonesia yang begitu besar terus dioptimalisasi oleh BRI sebagai komitmen Memberi Makna Indonesia&period; Di samping itu&comma; penerapan ESG di BRI juga sejalan dengan ekosistem keuangan berkelanjutan dan inklusivitas yang diusung dalam Presidensi G20 Indonesia pada tahun 2022&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Data Kementerian Koperasi dan UKM RI pada 2019 menghimpun 99&comma;99&percnt; atau 65&comma;46 juta pelaku usaha di Indonesia merupakan UMKM&period; Multiplier effect UMKM pun sangat kuat&comma; tercermin dari serapan tenaga kerja yang menembus 119&comma;5 juta tenaga kerja atau setara 96&comma;92&percnt; dari total tenaga kerja Indonesia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di sisi lain&comma; kata Tiko&comma; pada tataran global saat ini banyak investor yang melihat dan mempertimbangkan penerapan aspek ESG ketika berinvestasi&period; Oleh karena itu&comma; pihaknya memastikan dalam berbagai program akan selalu menempatkan ESG sebagai salah satu key selling factor dan key operational factor&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kita sedang melakukan kajian secara menyeluruh di berbagai aspek operasi BRI bagaimana ESG bisa diadopsi secara menyeluruh baik dari sisi kredit&comma; operasional maupun sosial&period; Saat ini kapitalisasi pasar BRI mencapai Rp670 triliun dan kita mempunyai target dalam beberapa tahun ke depan insya Allah kapitalisasi pasar bisa mendekati Rp1&period;000 triliun&comma;” ujarnya dalam salah satu rangkaian acara dukungan BRI terhadap G20&comma; yakni BRI Microfinance Outlook 2022 belum lama ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kartika melihat BRI memiliki potensi besar menjadi leading global bank dalam implementasi ESG&comma; khususnya mengenai social empowerment&period; Kemampuan BRI dalam memberdayakan sektor UMKM dan Ultra Mikro praktis menjadi nuansa baru yang dipamerkan pada investor global&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terlebih&comma; lanjut Tiko&comma; social empowerment bisa ditonjolkan BRI berkat inisiatifnya memimpin Holding Ultra Mikro bersama PT Permodalan Nasional Madani &lpar;PNM&rpar; dan PT Pegadaian&period; Terkonsolidasinya PNM dan Pegadaian dipercaya Tiko mempunyai implikasi besar terhadap social empowerment di sektor ultra mikro&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Holding Ultra Mikro akan terus mempertegas komitmennya untuk melayani 30 juta pelaku usaha ultra mikro yang hingga kini belum tersentuh layanan keuangan formal&period; Target besar lebih lanjut&comma; Holding Ultra Mikro diharapkan dapat menjadi Lembaga keuangan bagi seluruh pelaku usaha ultra mikro yang jumlahnya mencapai 45 juta&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di sisi lain&comma; langkah strategis tersebut bukan sekadar upaya bisnis&comma; melainkan social empowerment dengan memperkuat ekosistem UMi yang diharapkan dapat menopang ekonomi nasional melalui pelaku ekonomi akar rumput yang lebih berdaya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami di Kementerian BUMN terus melakukan transformasi dan melakukan inovasi bisnis modal tentunya diharapkan ini bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat&period; Dan juga bisa memberikan nilai kepada stakeholders secara sustainable&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terkait ESG&comma; Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan bahwa perseroan sudah mengambil ancang-ancang membentuk unit khusus yang fokus kepada pengelolaan prinsip-prinsip untuk menjaga keberlangsungan bisnis&comma; lingkungan dan kehidupan sosial tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Unit tersebut ditempatkan perseroan di bawah Direktur Kepatuhan&period; Sunarso pun menegaskan&comma; soal penerapan prinsip ESG pihaknya masuk kategori first mover&period; Dan ke depan&comma; BRI Group menatap optimistis penerapan ESG dan bakal menjadi menjadi first runner bank dengan implementasi ESG di Asia Tenggara&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebagai first mover on sustainable finance di Indonesia&comma; Sunarso menyebutkan 65&comma;5&percnt; dari total kredit BRI atau setara dengan Rp 617&comma;8 triliun disalurkan kepada aktivitas bisnis yang berkelanjutan &lpar;sustainable business activities&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Dalam penerapan prinsip ESG ini BRI memiliki visi tidak hanya yang memulai tapi juga yang terdepan menjadi bank yang paling concern dalam mengimplementasikannya di Indonesia&period; Berikutnya lagi kami ingin yang terdepan di Asia Pasifik&comma; atau setidaknya di Asia Tenggara&comma;” ujarnya&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version