Site icon savanaparadise.com

Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka, Mantan Dirut RSUD Kefamenanu Langsung mengalami Sakit Jantung

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Kefamenanu&comma; Savana paradise&period;com&comma;&lowbar;<&sol;strong> Pihak Kejaksaan Negeri &lpar;Kejari&rpar; Timor Tengah Utara &lpar;TTU&rpar; pada selasa&comma; &lpar;24&sol;5&sol;2022&rpar; resmi menetapkan mantan direktur Rumah Sakit Umum Daerah &lpar;RSUD&rpar; Kefamenanu&comma; dr&period; I Wayan Niarta sebagai tersangka&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Penetapan status tersangka ini diberikan karena dr&period; Wayan&comma; sapaan akrab I Wayan Niarta&comma; diduga kuat ikut terlibat dalam kasus korupsi pengadaan Alat Kesehatan pada RSUD Kefamenanu tahun 2015 lalu&comma; senilai 15 milyard rupiah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Usai ditetapkan sebagai tersangka&comma; dr&period; Wayan langsung mengalami sakit jantung sehingga harus segera dilarikan ke Rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Bersama dengan Wayan&comma; ditetapkan juga 3 orang lainnya sebagai tersangka untuk kasus yang sama yakni Munawar Lutfi&comma; Agus Sahroni dan Didi Darman&comma; masing-masing sebagai rekanan dari PT Mahira Anugerah Abadi&comma; PT KitaJaya Citra Mandiri dan PT Maju Rahayu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kepala Kejaksaan &lpar;Kajari&rpar; TTU&comma; Roberth J&period; Lambila&comma; SH&period;MH&comma; kepada wartawan menegaskan sejauh ini pihaknya telah menetapkan 7 orang sebagai tersangka dalam kasus pengadaan Alkes RSUD Kefamenanu tahun 2015&comma; dengan indikasi kerugian negara mencapai 2&comma;7 milyard rupiah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Dalam kasus Alkes ini&comma; kita telah menetapkan 7 orang sebagai tersangka yakni mantan Dirut RSUD Kefamenanu&comma; IWN dan 3 rekanan lain yakni ML&comma; AS dan DD dan ada juga 3 tersangka lainnya yang belum ditahan karena salah satu tersangka sedang menjalani hukuman di Rutan Kupang untuk kasus yang sama sedangkan 2 tersangka lainnya sedang menjalani hukuman di Medan untuk kasus yang berbeda&&num;8221&semi; ungkap Roberth&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Roberth menjelaskan&comma; usai ditetapkan sebagai tersangka&comma; 3 tersangka langsung dilakukan penahanan di Rutan Kelas IIB Kefamenanu&comma; sedangkan tersangka dr&period; I Wayan Niarta belum dilakukan penahanan karena mengalami sakit jantung sehingga harus dilarikan ke Rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis &colon; Yuven Abi<&sol;strong><br &sol;>&NewLine;<strong>Editor &colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version