Site icon savanaparadise.com

UMKM Kerajinan dengan Silver Play Button, Gunakan LinkUMKM BRI Sebagai Sarana Promosi

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Jakarta&comma; <a href&equals;"http&colon;&sol;&sol;Savanaparadise&period;com">Savanaparadise&period;com<&sol;a>&comma;– Berawal dari kecintaannya dalam menjahit&comma; Sundari &lpar;38&rpar; kini berhasil mendirikan bisnis di bidang kerajinan dan bahkan mendapatkan Silver Play Button dari Youtube&period; Kegemarannya tersebut&comma; tidak disangka menghasilkan cuan dan membuat nama bisnisnya semakin dikenal hingga ke Indonesia Timur&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Ia telah berkecimpung dalam bisnis kerajinan ini sejak tahun 2015 lalu dengan mengusung nama Zigmarie Homeset&period; Namun&comma; seiring berjalannya waktu&comma; bisnis ini kian meningkat dan semakin berkembang hingga Sundari mengganti nama brand-nya tersebut menjadi Zigmarie Homeset and Fashion&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Berkat kepiawaian tangannya&comma; salah satu binaan LinkUMKM ini mampu mengubah limbah perca yang sudah tidak digunakan menjadi produk dekorasi kebutuhan rumah tangga dan busana dengan tampilan yang artisitik serta kekinian&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&OpenCurlyDoubleQuote;Untuk kerajinannya lebih sering menggunakan limbah perca&period; Limbah perca adalah kain-kain sisa yang tidak terpakai dari sisa potongan baju&comma; sprei&comma; dan lain-lain&period; Alasan memilih bidang ini karena lebih menarik&comma; perca juga jarang dijual di e-commerce&period; Kalau saya jual di pasar atau pameran ini banyak yang suka&period;” ungkap Sundari&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Saat awal menekuni bisnis menjahit berbagai macam dekorasi rumah&comma; ia berfikir untuk memulai membagikan ilmu menjahitnya sedikit demi sedikit melalui akun Youtube miliknya&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Lewat konten video dengan channel Youtube Zigmarie Tutorial Homeset&comma; Sundari membuat konten edukasi tentang bagaimana cara menjahit produk-produk yang Ia jual&period; Hingga saat ini&comma; channel Youtube milik Sundari telah memiliki <a href&equals;"tel&colon;125000">125&period;000<&sol;a> subscribers hingga berhasil menarik banyak penonton dengan salah satu viewers tertinggi sebanyak <a href&equals;"tel&colon;804000">804&period;000<&sol;a> pada konten yang bertajuk &OpenCurlyDoubleQuote;Masker 2 Lapis dari Perca Gampang BaPromosi<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Dari konten edukasi melalui platform Youtube ini&comma; Sundari berhasil mendapatkan tambahan penghasilan hingga Rp43 juta dalam sebulan dan juga berhasil mendapatkan apresiasi dari Youtube berupa penghargaan Silver Play Button&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Namun sayang&comma; saat Sundari memiliki channel Youtube ini&comma; Ia pun mulai kehilangan pelanggannya&period; Hal ini diakibatkan&comma; banyak pelanggan yang mulai beralih menjahit sendiri setelah melihat konten edukasi dari Sundari&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&OpenCurlyDoubleQuote;Alhasil pendapatan saya hanya dari YouTube waktu itu&period; Lalu&comma; di 2019 saya mulai mencari invoasi baru dari limbah perca dan sampai sekarang saya membagikan ilmu melalui workshop dan kursus menjahit&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Menurutnya&comma; dengan mengadakan workshop dan kursus tersbut bisa menjadi salah satu alternatif dimana ia akan tetap bisa membagikan ilmu tanpa perlu khawatir kehilangan customer&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Saat ini&comma; kain perca menjadi salah satu ikon unggulan yang ada di setiap produk keluaran Zigmarie Homeset and Fashion&period; Bahkan&comma; kain perca sendiri dipilih karena dinilai memiliki nilai jual yang tinggi&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&OpenCurlyDoubleQuote;Perca ini ternyata peminatnya banyak&comma; saya juga lebih sering beralih ke jual ilmu melalui workshop atau kelas menjahit di hari Minggu&period; Untuk edukasi membuat sesuatu&comma; terutama kerajinan dari limbah perca&comma;” beber Sundari&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Nampaknya&comma; perca dapat menjadi nilai tambah melihat dari berbagai macam model atau bentuknya yang beragam dan terbatas&period; Ditambah&comma; kemampuan Sundari mengkombinasikan warna dan motif beraneka jenis sehingga menghasilkan tema dan nuansa yang berbeda dari jenis produk kerajinan lainnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Sejak kelas workshop dan kursus dibuka&comma; Sundari telah memiliki 24 peserta workshop dan 20 peserta kursus menjahit&period; Sundari terus berusaha membawa misi untuk memanfaatkan kain sisa perca demi membantu mengurai sampah kain tak terpakai&comma; dan mengubahnya menjadi sesuatu yang bernilai seni dalam kelas yang dibukanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr"><strong>Gunakan Platform LinkUMKM Sebagai Sarana Promosi<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Meski sampai kini Sundari tetap menggeluti bisnisnya&comma; Ia selalu suka untuk bereksperimen dan mencoba hal baru&period; Salah satunya&comma; Ia sering memperluas lagi pemasaran produknya melalui fitur Etalase di LinkUMKM BRI&period; Fitur Etalase digunakan Sundari sebagai media promosi dan memperluas peluang bisnis&period; Harapan kedepannya&comma; Sundari juga dapat terus membagikan edukasi dengan berbagai macam cara dan yang terpenting dapat menambahkan penghasilan bagi dirinya&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">LinkUMKM sendiri merupakan platform yang dibangun oleh PT Bank Rakyat Indonesia &lpar;Persero&rpar; Tbk atau BRI yang mendorong pelaku usaha mikro&comma; kecil&comma; dan menengah &lpar;UMKM&rpar; agar naik kelas&period; LinkUMKM yang bertujuan untuk pemberdayaan dan pengembangan para pelaku UMKM ini dihadirkan melalui aplikasi&comma; juga situs <a href&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;linkumkm&period;id">www&period;linkumkm&period;id<&sol;a>&period; Di dalamnya&comma; ada 6 fitur utama dengan berbagai fasilitas dan produk pendukung&period; Masing-masing adalah Rumah BUMN&comma; UMKM Media&comma; Komunitas&comma; UMKM Smart&comma; Etalase Digital&comma; serta Register NIB&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan bahwa melalui LinkUMKM&comma; setiap pelaku usaha berkesempatan untuk bisa mendapat pelatihan yang berkualitas&period; &&num;8220&semi;Pelaku UMKM yang ingin mendaftar sebagai anggota LinkUMKM dapat melakukannya langsung di platform <a href&equals;"http&colon;&sol;&sol;linkumkm&period;id">linkumkm&period;id<&sol;a>&period; Setelah menyelesaikan proses pendaftaran&comma; pelaku UMKM dapat langsung bergabung dengan komunitas yang diinginkan&comma; serta meletakkan produk atau jasa pada etalase digital”&comma; jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Sebagai anggota&comma; pelaku UMKM juga berhak mengikuti pelatihan demi peningkatan kapasitas&period; Pelatihan tersebut juga bisa diakses melalui fitur UMKM Smart yang berisi layanan pelatihan&comma; konsultasi&comma; literasi keuangan&comma; hingga simulasi kredit untuk anggota&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&OpenCurlyDoubleQuote;Melalui berbagai inovasi dan terobosan&comma; BRI terus mendorong pelaku UMKM untuk bisa mendapatkan kemudahan dalam mengikuti pelatihan dan peningkatan kapasitas usaha sehingga bisa naik kelas”&comma; pungkas Supari&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version