Site icon savanaparadise.com

Tim Ahli Forensik Polda NTT Lakukan Autopsi Jenazah Yang Meninggal di Sel Tahanan Katikutana Sumbteng

Tim Ahli Forensik Polda NTT (Foto: Umbu Sorung/Savanaparadise.com)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Waibakul&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;- Tim Dokter forensik dari Polda NTT&comma; pada Selasa 14 Desember 2021 bertempat di RSUD Waibakul&comma; melakukan autopsi jenazah Alm&period; Arkin Ana Bira &lpar;22&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Autopsi ini dilakukan oleh tim dokter forensik dari Polda NTT berdasarkan atas kesepakatan bersama dengan keluarga korban setelah pada Senin Kemarin 13 Desember 2021&comma; Jenazah Arkin Ana Bira  dimakamkan secara layak menurut adat dan tradisi masyarakat setempat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Berdasarkan pantauan media ini dilapangan&comma; sebelum dilakukan autopsi di RSUD Waibakul&comma; jasad Alm&period; digali kembali dari kubur yang disaksikan oleh ratusan anggota keluarga korban&comma; lalu dibawa ke RSUD Waibakul untuk dilakukan autopsi&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Kapolres Sumba Barat&comma; AKBP&period; FX Irwan Arianto&comma; S&period;I&period;K&period;&comma; M&period;H&period; saat ditemui media Savanaparadise&period;com di RSUD Waibakul menjelaskan autopsi ini dilakukan untuk membuat terang benderang penyebab dari kematian korban sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan perkiraan&comma; korban meninggal disebabkan apa&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kapolres menambahkan autopsi ini bisa dilakukan atas dasar kesepakatan dengan keluarga korban&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Pelaksanaan autopsi terhadap korban&comma; dituangkan dalam surat permohonan autopsi yang ditanda tangani oleh Yos Umbu Giku Sabaora dan Lius Magawi Sakak selaku perwakilan keluarga korban&comma; selanjutnya diserahkan kepada Kapolres Sumba Barat&&num;8221&semi;&comma; jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dikatakan Kapolres tim yang melakukan autopsi yakni tim dokter ahli forensik  Propam Polda NTT&comma; AKBP&period; Edi Saputra H&period; sibuang dan dua orang tim lainya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Dari hasil autopsi&comma; nantinya dapat kita ketahui bersama bahwa apa yang menyebabkan kematian dari adik&sol;saudara kita Arkin Ana Bira&&num;8221&semi;&comma; Ujar Kapolres&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia berharap keluarga dan kerabat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya kepada polisi dalam penanganan kasus ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Polda NTT melalui Polres Sumba Barat akan melaksanakan proses hukum kasus ini dengan profesional&comma; obyektif dan transparan&&num;8221&semi;&comma; tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dijelaskannya berdasarkan hasil visum yang di keluarkan oleh rumah sakit bahwa tidak ada yang menyatakan temuan bekas patah tulang dan bekas tembakan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kapolres Sumba Barat dan keluarga korban bersepakat untuk melihat hasil autopsi agar kematian Alm Arkin bisa terang benderang&period; Tutupnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk diketahui&comma; setelah dilakukan autopsi&comma; pihak keluarga kemudian membawah Jenazah Almr&period; Arkin untuk di makamkan kembali&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sedangkan hasil autopsi masih menunggu tim ahli forensik untuk melakukan penelitian dan nantinya akan disampaikan hasilnya kepada keluarga&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis &colon; Umbu Sorung<&sol;strong><br &sol;>&NewLine;<strong>Editor &colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version