Site icon savanaparadise.com

Tidur di Rumah Warga, Kondisi Masyarakat Menggugat Hati Simon Petrus Kamlasi 

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>SOE&comma;<strong>Savanaparadise&period;com-<&sol;strong> Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor Urut 3&comma; Simon Petrus Kamlasi &lpar;SPK&rpar;&comma; melakukan kampanye terbatas di Kabupaten Timor Tengah Selatan &lpar;TTS&rpar; tepatnya di Desa Kiufatu&comma; Kecamatan Amanuban Selatan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Usai kampanye terbatas&comma; SPK memilih untuk tidur di rumah warga Kiufatu&period; Hal itu ia lakukan untuk bisa lebih dekat dan merasakan denyut jantung masyarakat yang akan dipimpinnya jika terpilih kelak&period; Tak hanya di TTS&comma; Tidur di Rumah warga selalu dilakukan oleh SPK ketika melakukan berkampanye di Flores dan beberapa lokasi lainya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebelum tidur&comma; SPK mengambil waktu sejenak untuk berbincang dengan tuan rumah&comma; menanyakan keseharian mereka&comma; dan apa saja kebutuhan mendasar mereka sebagai sebuah keluarga yang tinggal di pedesaan&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Saya memang sengaja memilih untuk tidur di rumah warga agar bisa memiliki sedikit waktu untuk berbincang dan mengetahui masalah-masalah yang mereka alami secara lebih pribadi&comma;&&num;8221&semi; terang SPK&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Jenderal &lpar;purn&rpar; Bintang Satu itu&comma; mungkin saja ada banyak hal yang ingin masyarakat ungkapkan&comma; namun ketika berada dalam himpunan banyak orang mereka tidak punya kesempatan untuk berbicara&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu&comma; SPK mengatakan bahwa dengan tidur di rumah warga&comma; ia juga ingin menunjukan bahwa seorang Simon Petrus Kamlasi tidak berubah&comma; ia masih orang anak kampung dari TTS&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menelusuri kampung demi kampung&comma; lalu menginap di rumah warga&comma; membuat semangat SPK untuk membawa perubahan di NTT semakin kuat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Ketika saya ke kampung-kampung dan mengalami berbagai situasi yang dialami masyarakat&comma; pengalaman-pengalaman itu membuat tekad saya untuk memperbaiki keadaan dan membawa NTT jauh lebih baik semakin kuat&comma;&&num;8217&semi; tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut SPK&comma; persoalan infrastruktur&comma; masalah ekonomi&comma; dan sekian banyak persoalan lainnya yang dialami masyarakat mestinya dijawab dengan program-program prioritas yang tepat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Harus ada program prioritas yang menyentuh dengan kebutuhan masyarakat&period; Makanya saya harus turun langsung untuk mengetahui lebih detail persoalan mereka&comma;&&num;8221&semi; ucapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemilik rumah tempat SPK menginap di Desa Kiufatu&comma; Regina Toni mengatakan&comma; selama ia hidup baru pertama kali ada calon pemimpin yang mau tidur di rumah sederhana miliknya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Saya kaget ketika Pak Simon Petrus Kamlasi mau nginap di rumah saya&comma;&&num;8221&semi; ungkap Regina dengan nada bahagia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Awalnya ia ragu dengan keadaan rumahnya yang tidak memungkinkan untuk seorang seperti Simon Petrus Kamlasi bisa menginap&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ternyata apa yang ia pikirkan berbeda dengan yang terjadi&period; Simon Petrus Kamlasi mau tidur di rumahnya tanpa rasa sungkan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Jujur&comma; saya merasa Pak Simon Petrus Kamlasi berbeda dengan pemimpin yang lain&period; Dia sangat rendah hati dan tulus&comma;&&num;8221&semi; ujar Regina&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Senada&comma; warga Kiufatu bernama<br &sol;>&NewLine;Boy Selan mengatakan&comma; tipe pemimpin seperti Simon Petrus Kamlasi inilah yang dirindukan oleh masyakat NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Banyak pemimpin yang hanya memberi janji manis tanpa mau melihat apa yang dialami masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Banyak pemimpin kita hanya datang dengan janji manis lalu pulang tanpa bekas&comma;&&num;8221&semi; kata dia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia mengaku akan memilih Paket SIAGA bukan karena perasaan sebagai sesama orang Timor&comma; tetapi atas keyakinan bahwa paket ini yang benar-benar menunjukan kepedulian terhadap rakyat kecil&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Paket ini yang peduli dengan masyarakat&period; Saya yakin Pak Simon dan Pak Andre Garu akan membawa perubahan untuk NTT jika ia dipercayakan oleh masyarakat untuk memimpin nanti&comma;&&num;8221&semi; tutupnya&period;&ast;&ast;&ast;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version