Site icon savanaparadise.com

Thomas Laka Cs, Terdakwa Kasus Korupsi Pembangunan Gedung Puskesmas Inbate, TTU, Disidangkan Pekan Ini

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Kefamenanu&comma; Savana paradise&period;com<&sol;strong>&comma;&lowbar; Mantan Kadis Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara &lpar;TTU&rpar;&comma; Thomas Laka&comma; bersama dua rekannya yakni Leonard Paschal Dias dan Benyamin Lazakar yang telah menjadi terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan gedung Puskesmas Inbate&comma; Kecamatan Bikomi Nilulat&comma; Kabupaten TTU&comma; Provinsi NTT segera disidangkan pekan ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hal ini disampaikan Kepala Kejaksanaan Negeri Timor Tengah Utara &lpar;TTU&rpar;&comma; Robert Jimmi Lambila&comma; S&period; H&period;&comma; M&period; H&comma; melalui Kasi Pidsus Kejari Timor Tengah Utara&comma; Andre P Keya&comma; kepada media ini Rabu&comma; &lpar;16&sol;2&sol;2022&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Andre&comma; tiga orang terdakwa yakni&semi; BL selaku kontraktor pelaksana&comma; Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU&comma; TL dan PPK&comma; LD akan segera mengikuti sidang perdana pada tanggal 18 Februari 2022 dengan agenda pertama pembacaan surat dakwaan&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Ia menjelaskan&comma; kepada rekanan dengan inisial BL akan didakwa dengan dakwaan kumulatif primair pasal 2 Jo pasal 55 subsider pasal 3 jo pasal ayat 1 ke 1 KUHP&period; Rekanan tersebut juga didakwa pasal 7a&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sedangkan untuk terdakwa Kuasa Pengguna Anggaran &lpar;KPA&rpar; dan PPK didakwa dengan dakwaan kumulatif juga yakni primair pasal 2 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP&comma; subsidair pasal 3 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan pasal 7 ayat 1b&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Andre menerangkan bahwa keterlibatan 3 orang terdakwa dalam pembangunan gedung Puskesmas Inbate ini mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar 900 juta lebih&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Perkara tersebut sudah dilimpahkan Kejari TTU pada&comma; Rabu 9 Februari 2022 lalu dan sudah ada penetapan hari sidang yakni hari Jumat&comma; 18 Februari 2022 mendatang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Diberitakan sebelumnya&comma; Berkas perkara kasus dugaan korupsi Puskesmas Inbate&comma; Kecamatan Bikomi Nilulat&comma; Kabupaten Timor Tengah Utara yang menyeret terdakwa I Benyamin Lazakar &lpar;Kontraktor&rpar;&comma; terdakwa II Thomas Laka &lpar;Mantan Kadis Kesehatan TTU selaku KPA&rpar; dan terdakwa III Leonard Paschal Diaz &lpar;PPK&rpar; resmi dilimpahkan ke pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kupang&comma; rabu &lpar;9&sol;2&sol;2022&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kasipidsus Kejaksaan Negeri TTU Andre P&period; Keya&comma; SH dalam keterangan persnya mengungkapkan&comma; Ketiga terdakwa didakwa melanggar kesatu primair pasal 2 ayat &lpar;1&rpar; UU Tipikor jo psl 55 ay &lpar;1&rpar; ke 1 Kuhp&comma; subsidair pasal 3 UU Tipikor jo psl 55 ay &lpar;1&rpar; ke 1 Kuhp&comma; atau Kedua pasal 7 ayat &lpar;1&rpar; huruf a UU Tipikor&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Andre&comma; Khusus Terdakwa II Thomas Laka didakwa melanggar kesatu primair pasal 2 ayat &lpar;1&rpar; UU Tipikor jo psl 55 ay &lpar;1&rpar; ke 1 Kuhp&comma; subsidair pasal 3 UU Tipikor jo psl 55 ay &lpar;1&rpar; ke 1 Kuhp&comma; atau Kedua pasal 7 ayat &lpar;1&rpar; huruf b UU Tipikor&comma; sedangkan Terdakwa III Leonard Diaz didakwa melanggar kesatu primair pasal 2 ayat &lpar;1&rpar; UU Tipikor jo psl 55 ay &lpar;1&rpar; ke 1 Kuhp&comma; subsidair pasal 3 UU Tipikor jo psl 55 ay &lpar;1&rpar; ke 1 Kuhp&comma; atau Kedua pasal 7 ayat &lpar;1&rpar; huruf b UU Tipikor&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya&comma; akibat perbuatan secara bersama sama terdakwa I selaku kontraktor pelaksana&comma; Terdakwa II selaku KPA dan Terdakwa III selaku PPK telah menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar  Rp&period; 995&period;716&period;375 yang dihitung berdasarkan selisih antara total nilai pembayaran yang telah diterima terdakwa sebagaimana bukti SP2D dan rekening giro PT&period; JERY KARYA UTAMA dengan nilai prestasi pekerjaan yang memenuhi syarat untuk dibayarkan&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis &colon; Yuven Abi<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p><strong>Editor &colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version