Site icon savanaparadise.com

Surat Sakti Kepsek Kuburkan Mimpi Guru Honor di Ende Untuk Jadi P3K; 16 Tahun Mengabdi Sia-Sia

Guru Honor di Kabupaten Ende, Christiana Gaa, S. P.d (Foto: Mateus Bheri/SP)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Ende&semi; Savanaparadise&period;com&comma;- Nasib malang menimpa seorang Guru Honor di Kabupaten Ende&comma; Christiana Gaa&comma; S&period; Pd&period; Bertahun-tahun mengabdi sebagai seorang Guru honor akan menjadi sia-sia lantran Ia diberhentikan di tengah jalan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kini nasib perempuan yang akrab disapa Ibu Christin ini sedang terkatung-katung pasca surat sakti&comma; SK pemberhentian yang diduga sepihak dikeluarkan Kepala Sekolah kepada Ibu Christin dengan nomor&colon; 74&sol;E&period;13&sol;SKKS&sol;X&sol;2026 Tentang Pemberhentian Guru Honor&sol;Dirumahkan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Merujuk pada SK pemberhentian tersebut&comma; tercatat tiga alasan mengapa Ibu Christin diberhentikan diantaranya&comma;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>1&period; Kebutuhan Jam mengajar di Sekolah sudah penuh&sol;kelebihan Guru<&sol;p>&NewLine;<p>2&period; Sekolah melakukan evaluasi penyesuaian jam mengajar dan penataan internal untuk meningkatkan kekompakan dan keselarasan Visi dalam bekerja sama&period;<&sol;p>&NewLine;<p>3&period; Tidak loyal terhadap pimpinan sekolah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ibu Christin diberhentikan terhitung sejak 15 Oktober 2026&period; Kini&comma; mimpinya untuk menjadi seorang Guru P3K ikut terkubur setelah menerima SK pemberhentian tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ibu Christin merupakan salah seorang Guru Honor di Sekolah Dasar Inpres &lpar;SDI&rpar; Ende 13&period; Ia menekuni profesinya sebagai Guru Honor sejak tahun 2010&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Meskipun sudah 16 tahun mengabdi dan tetap menyandang status sebagai Guru Honor&comma; perempuan anak tiga tak pernah putus asa&period; Di SD Inpres Ende 13 Ibu Christin menekuni profesi sebagai Guru Honor dari tahun 2010 hingga 2016&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selepas dari sana&comma; Ia juga pernah mengabdi di salah satu Taman Kanak-kanak &lpar;TK&rpar; di Kabupaten Ende&period; Namun karena tuntutan sistem&comma; Ibu Christin terpaksa kembali ke Sekolah asal yakni SD Inpres Ende 13 pada tahun 2021&period; Waktu itu dirinya meminta langsung ke Kepala Sekolah sebelumnya untuk mengajar di sana&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Saya kembali ke SD Inpres Ende 13 pada tahun 2021 karena pada waktu itu saya diminta agar kembali ke Sekolah asal&period; Sebelum saya mengajar disitu &lpar;SDI Ende 13&rpar;&comma; waktu saya meminta langsung di Kepala Sekolah sebelumnya dan beliau mengiyakan&period; Sedangkan saya terdata di Dapodik mulai tahun 2010&&num;8221&semi;&comma; tutur Kristin saat ditemui media di kediamannya&comma; Rabu&comma; &lpar;28&sol;10&sol;26&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Christin merasa heran setelah membaca SK pemberhentian tersebut&period; Baginya dari ketiga poin itu&comma; tak ada satupun kesalahan ataupun tindakan yang dilakukan melawan perintah atasan&period; Karena selama ini&comma; meski tugas yang diberikan diluar jam Sekolah&comma; Ia tetap menjalankan dengan baik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Saya inikan Guru mata pelajaran Mulok&period; Yang saya rasakan selama ini aman-aman saja Di sekolah tidak ada lagi Guru Mulok selain saya&period; Setelah menerima SK pemberhentian tersebut akhirnya saya kembali ke rumah&period; Sesampainya di rumah&comma; karena merasa tidak puas dengan keputusan tersebut saya pun kembali menghubungi Kepala Sekolah lewat pesan dan menanyakan apa perbedaan antara saya dan guru mata pelajaran sebelumnya&comma; yang mengajar hingga di angkat jadi P3K&period; Waktu itu tanpa ada persoalan&&num;8221&semi;&comma; ungkap Christin&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Christin juga mengaku sebelum Ia menerima SK pemberhentian&comma; sejauh itu belum ada teguran ataupun peringatan dari atasan yang ditujukan kepada dirinya&period; Karena itu&comma; sejak diberhentikan&comma; Ia belum menemukan satu kesalahan apapun yang diperbuatnya sehingga Ia dijatuhkan sanksi tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Diduga Ada Silang Pendapat Sebelumnya<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Christin sempat menceritakan pemicu awal sehingga terjadi silang pendapat antara dirinya dengan Kepala Sekolah&period; Ia mengatakan silang pendapat itu terjadi ketika&comma; dirinya ingin menjenguk saudara di Rumah Sakit Umum Ende yang kemudian keesokan harinya rujuk ke Ngada&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebelum berangkat ke Ngada&comma; Christin mengakui bahwa Ia tidak sempat meminta ijin ke Kepala Sekolah melainkan waktu itu hanya meminta ijin ke Guru Piket karena saking terburu-buru&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selama perjalanan hingga tiba di Ngada dan bermalam di sana&comma; ia mengaku tidak pernah mengotak-atik handpone&period; Namun&comma; di keesokkan harinya karena situasi lagi berduka &lpar;saudaranya meninggal&rpar; akhirnya Ia membuka handphone dan didapati beberapa isi pesan yang sangat mengkoyak hatinya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sehingga&comma; dalam situasi yang kurang fokus dan panik &lpar;berduka&rpar;&comma; ia sempat berbicara dengan nada yang agak tinggi karena kesal dan mungkin di dalamnya ada kalimat yang menyinggung perasan Kepala Sekolah yang mengakibatkan hubungan dirinya dengan kepala sekolah menjadi kurang harmonis&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Buntutnya&comma; Ibu Christin akhirnya diberhentikan dari Sekolah meski beberapa kali menyampaikan permintaan maaf ke Kepala Sekolah namun sejauh ini belum direspons&period; Christin mengaku ia sempat ke Sekolah untuk menyampaikan permohonan maaf langsung&period; Bahkan sempat juga Ibu Christin mendatangi rumah Kepala Sekolah dengan niat yang sama&period; Tetapi&comma; niatnya tersebut harus butuh perjuangan ekstra demi mendapat kata &&num;8220&semi;maaf&&num;8221&semi; dari atasannya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Saya sangat mengharapkan agar saya bisa belajar lagi&comma; bisa aktif kembali&period; Karena kami ini sudah terdaftar di Dapodik&period; Bagi yang mengajar di sekolah negeri tidak dapat di pindahkan karena datanya sudah terkunci&period; Apalagi yang terima honor baru sekarang sudah tidak bisa lagi&&num;8221&semi;&comma; harap Ibu Christin&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara&comma; media ini belum dapat mengkonfirmasi Kepala Sekolah SD Inpres Ende 13 hingga berita ini diturunkan&period;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version