Site icon savanaparadise.com

Sat Pol PP Amankan Lima Pelaku Prostitusi Online di Ende,; Hasil Medis Satu Orang Positif Hamil

Kasat Pol PP Ibrahim yang didampingi Kabib Kapasitas Pol PP Ende saat memberikan keterangan pers kepada awak media (Foto: Mateus Bheri/SP)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Ende&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Satuan Polisi Pamong Praja &lpar;Sat Pol PP&rpar; kabupaten Ende mengamankan lima pelaku prostitusi online&period; Penggerebekan yang dilakukan Sat Pol PP Ende terjadi pada&comma; Senin&comma; 13 Juli 2026 di salah satu kost milik oknum ASN&comma; di Jalan Kesehatan&comma; pada pukul 22&period;00 Wita&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kasat Pol PP Ende&comma; Ibrahim saat di temui media di ruang kerjanya&comma; Kamis&comma; &lpar;15&sol;7&sol;2026&rpar; menjelaskan&comma; penggerebekan terjadi pihaknya menerima informasi dari masyarakat bahwa di salah satu kost milik oknum ASN di Ende telah terjadi praktek prostitusi yang meresahkan masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya&comma; menyikapi informasi tersebut&comma; pihaknya pada tanggal 10 Juli 2026 melakukan pemantauan dilapangan&period; Setelah memantau&comma; tambah Kasat Ibrahim&comma; ternyata informasi tersebut benar adanya&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Ibrahim menambahkan&comma; setelah memastikan kebenarannya&comma; maka pada tanggal 13 Juli 2026 sekitar pukul 22&period;00 wita dilakukan penggerebekan dan pihaknya berhasil mengamankan 5 orang perempuan pelaku prostitusi online yang kemudian bawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan lebihl anjut<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Dari hasil pemeriksaan secara intensif kelima perempuan tersebut diperoleh keterangan sebagai berikut&colon; 5 orang perempuan tersebut berasal dari beberapa kabupaten di daratan flores dan kelima perempuan ini dapat kami rincikan sebagai berikut&comma; Inisial SO umur 19 tahun berasal dari Kabupaten Ngada&period; Inisial KPU umur 18 tahun berasal dari Kabupaten Lembata&&num;8221&semi;&comma; rincinya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ibrahim kembali merincikan tiga orang lainnya adalah Inisial BKS umur 19 tahun berasal dari Kabupaten Ngada&comma; Inisial CAJN umur 18 tahun berasal dari Kabupaten Manggarai&comma; dan Inisial VNG umur 16 tahun berasal dari Kabupaten Ngada&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari keterangan para pelaku&comma; kata Ibrahim praktek prostitusi yang dilakukan dikoordinir oleh seorang mucikari bernama Timi&period; Menurut keterangan Ibrahim&comma; Mucikari tersebut&comma; yang menghubungi pelanggan dengan tarif 200-300 ribu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Atas jasanya&comma; Mucikari ini mendapatkan uang 50 ribu rupiah setiap kali transaksi dan kelebihannya diserahkan kepada Ibu Nurjanah Abu bekar untuk biaya kos yang telah ditentukan sebesar Rp&period; 2&period;250&period;000&&num;8221&semi;&comma; bebernya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Oleh Mucikari&comma; mereka diberi target harian sebesar Rp&period; 1&period;000&period;000 dan ironisnya meskipun mereka berhalangan&sol;haid tetap dipaksakan melayani tamu&&num;8221&semi;&comma; terang Ibrahim<&sol;p>&NewLine;<p>Lebih lanjut&comma; Ibrahim menjelaskan&comma; sejauh ini pihaknya telah memanggil oknum ASN NA dan Mucikari Timi untuk di mintai keterangan tapi hingga hari ini belum memenuhi panggilan tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Untuk kelima perempuan tersebut hari ini sudah dilakukan pemeriksaan Kesehatan di Puskesmas Onekore dan dari hasil pemeriksaan tersebut diketahui 1 orang mengindap spilis&comma; 3 orang reaktif spilis dan 1 orang positif hamil&&num;8221&semi;&comma; ungkap Ibrahim&period;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version