<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 3.0.5.1 -->
<div class="quads-location quads-ad1" id="quads-ad1" style="float:none;margin:0px;">

</div>
<p>Kupang, Savanaparadise.com,- Wacana usulan gaji ke 1 bagi anggota DPRD NTT mendapat kritik dari masyarakat NTT. Berbagai komentar pedas di jejaring social di alamatkan ke anggota DPRD NTT.</p>
<p>Sadar mendapat penolakan, dalam sidang paripurna Senin, 6 Juni 2015, tujuh fraksi menolak usulan Badan Anggaran (Banggar) DPRD tersebut.</p>
<p>Fraksi Partai Demokrat melalui sekretaris Fraksi, Leonardus Lelo mengatakan usulan gaji ke-13 bertentangan dengan regulasi yang berlaku. Selain itu sangat sensitif dengan realitas kemiskinan dan penderitaan mayoritas rakyat NTT saat ini.</p><div class="ad-middle"><p class="ad-title">ADVERTISEMENT</p><div class="ad-content"><div class="ad-content-a"><div class="ad-content-b"><div class="ad-content-c"><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8882367248828292"
 crossorigin="anonymous"></script>
<!-- header 970 x 250 -->
<ins class="adsbygoogle"
 style="display:inline-block;width:970px;height:250px"
 data-ad-client="ca-pub-8882367248828292"
 data-ad-slot="6008007437"></ins>
<script>
 (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></div></div></div></div><p class="scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT</p></div>
<p>Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa berpendapat kebijakan gaji ke-13 hanya diperuntukan bagi Aparatur Sipil Negara dan bukan untuk Pejabat Daerah. Fraksi PKB dengan tegas menyatakan menolak usulan gaji ke-13 oleh Banggar.</p>
<p>Pernyataan penolakan gaji ke-13 yang dibacakan anggota Fraksi, Aleta Baun menyatakan, dengan melihat realita terhadap masalah kelaparan, kekeringan, rawan pangan &#038; Gizi Buruk yang terjadi di NTT, maka PKB mengajak semua untuk prihatin dan bersedia memberikan bantuan sebagaimana sebagai derma bagi janda miskin</p>
<p>Hal senada disampaikan, Wellem Kale, juru bicara Fraksi Nasdem untuk menolak usulan gaji ke-13 usulan Banggar DPRD NTT dengan pertimbangan tidak sesuai dengan regulasi dan memperhatikan kondisi masyarakat NTT yang masih dalam keadaan memprihatinkan.</p>
<p>Sementara Fraksi PDIP yang di mintai keterangan melalui sekretaris Fraksi, Yunus Takandewa mengatakan sejak awal Fraksinya sudah menolak usulan dari banggar.</p>
<p>” Fraksi PDIP menolak secara tegas usulan banggar yang meminta gaji ke 13. permintaan ini sangat berlebihan dan melukai perasaan masyarakat NTT yang masih membutuhkan perhatian dari Pemerintah,” Jelasnya. (SP)
</p>
Ramai Dikritik, Akhirnya Anggota DPRD NTT Batal Dapat Gaji ke 13

