Site icon savanaparadise.com

Punya Visi Jadi The Most Valuable Banking Group In Southeast Asia, BRI Terus Perkuat Digitalisasi

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma;&comma;– Transformasi yang dijalankan BRI dalam blueprint BRIVolution 2&period;0 membawa visi menjadi The Most Valuable Banking Group in South East Asia pada 2025&period; Dalam mencapai visi tersebut&comma; BRI terus memperkuat aspek digitalisasi untuk menghasilkan model bisnis baru&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan&comma; model bisnis baru yang mengandalkan digitalisasi dipercaya dapat membawa efisiensi dalam operasional BRI Group&period; Sunarso membeberkan bahwa BRI saat ini menerapkan konsep hybrid bank yang memastikan masyarakat yang belum terlalu familiar terhadap digitalisasi bisa tetap terlayani&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Maka kemudian tidak bisa tidak&comma; digitalisasi&comma; transformasi digital kita lakukan di semua perusahaan anak&period; Dan kemudian transformasi digital kita itu apa sebenarnya&quest; Ada 2 tujuan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Yang pertama adalah kita transform business process-nya supaya baik perusahaan induk maupun perusahaan anak mendapatkan proses bisnis yang lebih efisien dengan biaya yang lebih murah&period; Dan kemudian&comma; yang kita digitalkan adalah digitalisasi business model&period; Jadi BRI terus create business model baru&comma; bukan sekedar efisiensi tetapi create value baru&comma;” ungkap Sunarso&period;<&sol;p>&NewLine;<p>BRI mengacu pada tiga prinsip utama dalam menerapkan hybrid bank&period; Pertama&comma; digitalisasi proses bisnis untuk mendongkrak produktivitas serta efisiensi&period; Implementasi efisiensi bisnis proses ini dapat ditunjukan dari layanan BRImo&comma; BRISpot&comma; serta BRILink&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Prinsip kedua ialah menyertakan digitalisasi BRI dalam ekosistem bisnis&period; Penetrasi ke ekosistem digital ini&comma; kata Sunarso&comma; berimplikasi positif terhadap pertumbuhan dana murah &lpar;CASA&rpar;&comma; Fee Based Income &lpar;FBI&rpar;&comma; hingga bisa menjaring nasabah baru&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terakhir&comma; optimalisasi layanan fully digital sehingga dapat memperkuat layanan yang lebih customer centric&period; Di samping itu&comma; transformasi digital ini juga berlaku di anak perusahaan sehingga bisa menimbulkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan menghasilkan diversifikasi income di BRI Group&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Sehingga boleh saya katakan kalau kita hanya buat digital bank saja&comma; ya create value sementara tetapi kemudian sustainability-nya tidak menjadi prioritas&period; Berbeda dengan yang BRI jalankan&comma; di mana keterlibatan transformasi anak perusahaan di-support oleh BRI&period; Ambil contoh Bank Raya yang akan dijadikan digital bank&comma; disupport penuh oleh induknya”&comma; terang Sunarso&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Layanan digital yang dihadirkan BRI pun kian diandalkan oleh nasabah&period; Salah satunya adalah BRImo yang konsisten mengalami pertumbuhan pengguna hingga double digit dalam tiga tahun terakhir&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada 2019&comma; pengguna BRImo mencapai 2&comma;96 juta dengan frekuensi transaksi 100&comma;74 juta kali yang senilai Rp33&comma;78 triliun&period; Kinerja tersebut kemudian semakin kokoh di tahun berikutnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sepanjang 2020&comma; pengguna BRImo naik menjadi 9&comma;05 juta dengan frekuensi transaksi 764&comma;84 juta kali yang membukukan nilai transaksi senilai Rp197&comma;43 triliun&period; Sampai dengan akhir 2021 terdapat 14&comma;15 juta pengguna dengan laju transaksi yang melesat hingga 66&comma;24&percnt; year on year &lpar;yoy&rpar; menjadi 1&comma;27 Miliar transaksi&period;<br &sol;>&NewLine;Di tahun ini&comma; BRI mengalokasikan capital expenditure &lpar;capex&rpar; sebesar Rp7 triliun-Rp8 triliun&period; Belanja Capex ini pun didominasi untuk penguatan digitalisasi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;BRI menganggarkan capex sekitar Rp7-8 triliun setiap tahun dan 57&percnt; dari anggaran tersebut kita alokasikan untuk capex IT&period; Jadi sedemikian concern kita terhadap transformasi digital kita yang basisnya adalah IT&comma;” tutupnya&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version