Site icon savanaparadise.com

Prihatin, Warga di Sikka Rela Jalan Kaki Sejauh 1 KM dan Panjat Pohon Demi Sinyal Telepon

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Maumere&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;- begitu prihatin nasib penduduk pulau sukun&comma; Desa Samparong&comma; Kecamatan Alok&comma; Kabupaten Sikka&period; Sebagai Pulau terluar&comma; terpencil&comma; penduduk setempat sangat terisolir dalam berkomunikasi dengan sahabat&comma; kenalan&comma; saudara mereka yang berada di luar Desa tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hal ini dilatarbelakangi karena penduduk setempat sulit mengakses sinyal telepon&period; Dan untuk mendapat sinyal telepon&comma; penduduk setempat harus relah berjalan kaki kurang lebih sejauh 1 KM menuju keatas puncak gunung untuk mendapatkan Sinyal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Lebih prihatinnya lagi&comma; sesampainya di atas diatas puncak gunung&comma; penduduk setempat harus memanjat pohon agar bisa berkomunikasi dengan keluarga&comma; sanak saudara&comma; ataupun kenalan dn sahabat mereka&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Saya baru turun dari gunung&comma; ada telephon anak saya&comma; untuk tanya kabar anak-anak&&num;8221&semi;&comma; ungkap Murdin&comma; Imam Masjid Jamiul A&&num;8217&semi;la&comma; Pulau Sukun&comma; Desa Samparong ketika diwawancarai SP pada saat kembali dari tempat sinyal&comma; Minggu&comma; &lpar;9&sol;5&sol;21&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kadang saya dan istri kegunung untuk telephon&comma; anak kami dua orang perempuan sekolah di Maumere&comma; jadi kami harus selalu tanya keadaan mereka&comma; kami setenga mati sekali jaringan Telkomsel ini&&num;8221&semi; tutur Murdin<&sol;p>&NewLine;<p>Di tempat yang terpisah&comma; Kepala Dusun Sukun&comma; Supardin&comma; mengatakan&comma; kami di pulau sukun ini&comma; banyak kesulitan&comma; dari sinyal Telkomsel hingga Transportasi&period; Kami pemerintah sudah berusaha berkoordinasi dengan bagian Kominfo dan nanti akan di bangun tower jaringan XL&comma; namun sampai saat ini&comma; belum ada kabar lagi&&num;8221&semi; tutur Supardin&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Lanjut Supardi&comma; kami warga pulau sukun sangat mengharapkan bantuan dan perhatian lebih dari Pemerintah Kabupaten Sikka untuk bersama-sana kita mencari solusi agar kekurangan yang ada bisa kita atasi bersama&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Lopa belung Ami meha poi&&num;8221&semi; ungkap supardin<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk diketahui&comma; Desa Samparong memiliki 315 Kepala Keluarga yang terdata&comma; dengan total Penduduk kurang lebih 1&period;200 jiwa&comma; dari jumlah jiwa tersebut&comma; hampir 70&percnt; penduduk yang menggunakan Hanphon&lpar;HP&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis&colon; Aamin<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version