Site icon savanaparadise.com

Polda NTT Ajak Masyarakat Perangi Kasus Perdagangan Orang

Kabidhumas Polda NTT, Kombes Polisi, Ariasandy (Foto: Istimewa)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;- Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur &lpar;Polda NTT&rpar; mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memerangi kasus perdagangan orang yang akhir-akhir marak terjadi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ajakan ini disampaikan oleh Kapolda NTT&comma; Irjen Pol Drs&period; Johni Asadoma melalui Kabidhumas Kombes Pol&period; Ariasandy&comma; pada Kamis &lpar;8&sol;6&sol;2023&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Kabidhumas maraknya tindak pidana perdagangan orang di NTT sehingga Polda NTT menaruh atensi penuh atas kasus tersebut&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Atas dasar itu&comma; Kombes Pol Arasandy menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai tindak pidana perdagangan orang &lpar;TPPO&rpar; dengan modus bekerja di luar negeri yang dibarengi dengan iming-iming gaji besar kepada korban&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kami &lpar;Polda NTT&rpar; mengimbau seluruh warga di NTT terutama di pedesaan untuk tidak terperdaya dengan iming-iming gaji besar di luar negeri oleh calo&comma; tanpa melalui prosedur resmi&&num;8221&semi;&comma; jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Saat saudara- saudari kita mau berangkat lewat calo ini&comma; jelas Ariasandy&comma; tanpa sadar mereka sudah menjadi korban perdagangan manusia atau human trafficking&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kombes Pol Ariasandy menyebutkan NTT sendiri merupakan daerah penyumbang terbanyak korban TPPO meninggal dunia yang cukup tinggi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menambahkan saat ini sudah banyak TKI atau TKW asal NTT yang menjadi korban kekerasan dan menderita trauma secara psikis&comma; terluka fisik&comma; bahkan sampai meninggal dunia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Berdasarkan data Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia &lpar; UPT BP2MI &rpar; Kupang&comma; Beber Kombes Pol Ariasandy&comma; pada tahun 2018 s&sol;d 2022&comma; jumlah korban TPPO yang meninggal dunia sebanyak 74 orang dan di tahun 2023 sebanyak 11 orang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Maka dari itu&comma; Kabidhumas sekali lagi mengajak semua pihak agar bisa bergandengan tangan dengan Polda NTT untuk memerangi perdagangan orang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kami akan tindak tegas para pelaku sindikat perdagangan orang&comma; karena itu kami mohon bantuan kerjasama semua pihak dalam memberikan informasi serta kita bersama memberikan pemahaman bagi saudara- saudari kita tentang betapa berbahanya jika berangkat menjadi pekerja migran di luar negeri tanpa melalui prosedur yang legal&comma;&&num;8221&semi; pungkas Kabidhumas Polda NTT&period; &lpar;&ast;&ast;&ast;&sol;Red&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version