Site icon savanaparadise.com

Pemprov NTT Siapkan Langkah Antisipasi Hadapi Musim Kemarau

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Kupang&comma; <a href&equals;"http&colon;&sol;&sol;Savanaparadise&period;com">Savanaparadise&period;com<&sol;a>&comma;- Musim Kemarau diprediksi melanda NTT pada bulan April 2023 mendatang&period; Untuk itu&comma; Pemerintah Provinsi NTT akan menyiapkan langkah antisipasi&period; Langkah tersebut akan menyusul informasi yang disampaikan oleh Stasiun Klimatologi Kelas II NTT BMKG&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II NTT BMKG Rahmatullah Adji&comma; saat menggelar konferensi pers di Kantor Gubernur NTT&comma; Kamis 30 Maret 2023&comma; mengatkan Informasi prakiraan awal musim kemarau Tahun 2023 di NTT diperkirakan terjadi di bulan April dan puncaknya di bulan Agustus tahun 2023&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&&num;8220&semi;Jadi kami menghimbau pemda dan masyarakat lebih siap terhadap dampak musim kemarau&comma; karena ada beberapa kabupaten di NTT memiliki potensi bencana kekeringan&comma;&&num;8221&semi; ujar Adji&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Kepala Dinas Pertanian NTT&comma; Lucky f&period; Koli mengatakan&comma; untuk menghadapi musim kemarau di bulan April 2023&comma; Pemerintah Provinsi NTT akan menyiapkan langkah antisipasi dengan menyiapkan jenis tanaman yang lebih adaptasi terhadap kekeringan&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&&num;8220&semi;Karena kemarau itu di bulan April&comma; maka kita akan manfaatkan musim tanam dua untuk mengisi produksi dengan jenis tanaman yang lebih adaptasi terhadap kekeringan&comma;&&num;8221&semi; ujar Lucky Koli&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Menurut Lucky&comma; kekeringan bukan merupakan hal baru bagi para petani&comma; sehingga masyarakat yang berprofesi sebagai petani sudah memiliki daya adaptasi terhadap perubahan iklim dan cuaca yang terjadi&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&&num;8220&semi;Jadi masyarakat petani juga sudah menyiapkan tanaman &&num;8211&semi; tanaman yang cocok di musim &&num;8211&semi; musim kemarau seperti saat ini&comma;&&num;8221&semi; jelansya&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Dia menjelaskan&comma; pemerintah juga mempersiapkan skema&comma; yaitu menyarankan petani untuk menanam kacang &&num;8211&semi; kacangan&comma; terutama kacang hijau&comma; kelor&comma; sorgum dan jagung&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&&num;8220&semi;Karena komunitas ini tahan terhadap kekeringan&period; Kedua&comma; tanaman holtikultura itu akan membantu ekonomi masyarakat karena menggunakan sedikit air tetapi bisa menyediakan pangan sekaligus ekonomi&comma;&&num;8221&semi; terangnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Lucky menjelaskan&comma; skema yang disiapkan pemerintah tentu akan menyesuaikan dengan kondisi masyarakat&period; Selain itu&comma; pihaknya juga menyiapkan sarana yang dibutuhkan petani untuk percepatan panen&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&&num;8220&semi;Kita tahu bahwa yang panen padi di Maret sampai April itu mereka yang tanam di bulan Desember&period; Sementara yang tanam bulan Januari akan panen di bulan April sampai Maret&comma;&&num;8221&semi; ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Dia menambahkan&comma; dengan informasi cuaca kemarau lebih awal dari BMKG&comma; otomatis debit air akan berkurang&comma; karena itu pihaknya akan mobilisasi alat panen ke sentra &&num;8211&semi; sentra produksi yang bisa ditanam dua kali&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&&num;8220&semi;Sehingga nanti bisa menghindari gagal panen&period; Ini kita akan antisipasi&period; Pompa air juga disiapkan untuk dipakai oleh petani yang akan bekerja di musim kemarau&comma;&&num;8221&semi; tandasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Sementara Kepala Pelaksana BPBD NTT&comma; Ambros Kodo&comma; mengatakan BPBD sudah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi musim kemarau di bulan April nanti&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&OpenCurlyQuote;Kita akan menetapkan langkah untuk menentukan kajian untuk menetapkan status kekeringan apakah di siaga atau tanggap darurat&period; Kekeringan sering melanda NTT setiap tahun&comma;” ujar Ambros&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Menurut Ambros&comma; koordinasi dan kerjasama lintas sektor akan sangat diperlukan&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&OpenCurlyDoubleQuote;Kami sudah berkoordinasi dengan dinas pertanian untuk menyiapkan langkah-langkah efek El Nino bagi ketersediaan pangan&period; Kami ingin menyampaikan bahwa semua informasi berhubungan dengan ini BPBD akan melakukan tugas dan fungsi terkait dengan penanganan  dampak kekeringan&comma;” tandanya&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version