Site icon savanaparadise.com

Pemkab Rote Ndao Pinjam Rp30 Miliar ke Bank NTT untuk Bangun Infrastruktur

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Pemerintah Kabupaten Rote Ndao resmi menandatangani perjanjian kredit pinjaman daerah senilai Rp30 miliar dengan Bank NTT&period; Dana tersebut dipastikan sepenuhnya difokuskan untuk pembangunan infrastruktur dasar di wilayah paling selatan Indonesia itu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Penandatanganan berlangsung di Hotel Sotis Kupang&comma; Jumat &lpar;27&sol;2&sol;2026&rpar;&comma; dihadiri Bupati Rote Ndao Paulus Henuk&comma; Wakil Bupati Apremoi Dethan&comma; Sekda Jonas Selly&comma; Komisaris Utama Bank NTT Donny Heatubun&comma; Direktur Kredit Aloysius Geong&comma; serta Direktur Dana dan Treasury Heri Helbianto&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bupati Paulus Henuk menegaskan&comma; pinjaman daerah ini merupakan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal yang dialami daerah sejak 2025&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Pengurangan transfer pusat yang signifikan berdampak langsung pada proyek-proyek fisik&comma; terutama jalan&comma; jembatan&comma; irigasi&comma; dan air minum&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Seluruh dana Rp30 miliar ini murni untuk infrastruktur&period; Tidak ada penggunaan untuk belanja lain&comma;” tegas Paulus&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menjelaskan&comma; awalnya pemerintah daerah merencanakan pinjaman hingga Rp100 miliar&period; Namun setelah menghitung kemampuan keuangan daerah dan melalui pembahasan bersama DPRD&comma; nilai tersebut disesuaikan menjadi Rp30 miliar agar tetap aman terhadap kapasitas fiskal daerah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pinjaman ini akan membiayai pembangunan dan peningkatan jalan di sejumlah titik&comma; pembangunan jembatan di Oele dengan nilai sekitar Rp1&comma;5 miliar&comma; rehabilitasi serta pembangunan jaringan irigasi&comma; hingga penguatan Sistem Penyediaan Air Minum &lpar;SPAM&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Paulus&comma; langkah ini bukan sekadar solusi jangka pendek&comma; melainkan strategi menjaga ritme pembangunan agar tidak terhenti akibat tekanan fiskal&period; Ia juga menilai memilih Bank NTT sebagai mitra pembiayaan memberikan nilai tambah karena keuntungan bank daerah tersebut akan kembali ke daerah dalam bentuk dividen&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami ingin pembangunan tetap berjalan&comma; pelayanan publik tetap optimal&comma; dan ekonomi masyarakat tetap bergerak&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara itu&comma; Komisaris Utama Bank NTT Donny Heatubun menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Pemkab Rote Ndao&period; Ia menilai pemanfaatan fasilitas pinjaman daerah untuk sektor produktif seperti infrastruktur merupakan langkah tepat dalam mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan layanan dasar&period;&lpar;AP&rpar;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version