Site icon savanaparadise.com

Ndona Lolos ke Final Usai Menang Tipis 1-0 Atas Ende FC Dalam Laga Semifinal Piala BEC 2026

Partai Semifinal Antara Kecamatan Ndona vs Kecamatan Ende (Foto: Mateus Bheri/SP)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Ende&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Kecamatan Ndona berhasil lolos ke partai puncak &lpar;Final&rpar; usai menang tipis 1 &&num;8211&semi; 0 atas Kecamatan Ende &lpar;Kece&rpar; dalam laga semifinal Piala Bupati Ende Cup U-23 tahun 2026 yang berlangsung di Stadion Marilonga&comma; Senin&comma; &lpar;27&sol;7&sol;2026&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Gol semata wayang dari Kecamatan Ndona ini di cetak oleh sang kapten&comma; Antonius F&period; Tuna &lpar;7&rpar; di menit 79&period; Dengan kemenangan ini Kecamatan Ndona akan bertemu Kecamatan Wolowaru di partai Final&comma; di mana sebelumnya Wolowaru berhasil mengalahkan Lio Timur dengan skor 1 &&num;8211&semi; 0&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam laga Semifinal ini&comma; banyak peluang tercipta bagi Laskar Ana Tana Ndona sejak babak pertama&period; Tercatat&comma; Antonius &lpar;7&rpar; Cs sebanyak Empat kali mengangancam gawang Kece FC&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Buah dari kerja sama yang begitu apik dari lini serang Ndona FC&comma; gol nyaris tercipta saat pertandingan memasuki menit 24&period; Sayangnya&comma; tandukan&comma; Dionisius Ferrao &lpar;77&rpar; masih membentur tiang gawang&period; Di menit ke 26 gawang Ende FC kembali terancam&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kali ini datang lewat kaki&comma; Arky Yohanis &lpar;11&rpar;&period; Sayangnya&comma; tendangan masih melambung tinggi di atas mistar gawang yang di jaga oleh&comma; Syafrudin Bethan&period; Memasuki menit ke 40&comma; Arky Yohanis hampir saja merubah kedudukan namun&comma; lagi-lagi tiang gawang menjadi penyelamat bagi Kece FC sehingga tidak kebobolan karena tendang keras Arky Yohanis masih membentur tiang gawang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kece baru menciptakan peluang pertama ketika di penguhujung laga&period; Lewat gocekannya&comma; Maxmilianus &lpar;18&rpar; mampu melewati satu pemain Ndona FC&comma; langsung menendang bola dari luar 16&comma; tetapi bolanya masih melebar tipis di samping kanan tiang gawang Ndona FC yang di jaga&comma; Alkapone &lpar;47&rpar;&period; Babak pertama berakhir&comma; kedua tim bermain imbang tanpa gol&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Memasuki babak kedua&comma; pelatih Yuventus Bari tidak mengubah taktik permainan&period; Dari sisi penguasaan bola babak pertama Laskar Ana Tanah unggul di atas kertas&period; Begitupun dengan Kece FC&period; Sejak wasit&comma; Irham Na meniup peluit panjang pertanda pertandingan babak kedua di mulai&comma; kedua tim bermain penuh hati-hati&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terbukti&comma; di babak kedua&comma; baik Ndona FC maupun Ende FC belum memberikan ancaman yang berarti&period; Meskipun begitu tidak menyurutkan semangat bagi kedua tim untuk mencetak gol di babak kedua ini&period; Apalagi&comma; teriakan dari suporter dan pendukung dari keduanya ketika tim jagoan mereka memegang bola&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Petaka datang bagi Ende FC kala memasuki menit 79 Di mana salah satu pemain belakang Ende FC melakukan pelanggaran di sisi kiri&comma; luar daerah 16 yang berujung tendangan bebas&period; Antonius&comma; sang spesialis tendangan bebas langsung mengambil alih&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Melihat penjaga gawang Ende FC berdiri agak ke depan sisi kiri gawang&comma; tendangan Antonius langsung menusuk ke gawang&period; Alhasil tendangan akurat tersebut tak dapat di jangkau penjaga gawang sehingga menghasil gol&period; Stadion Marilonga bergemuru saat tim kesayangan mereka mencetak gol&comma; sekaligus merubah kedudukan&comma; Ndona unggul 1 &&num;8211&semi; 0 atas Kece&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ende FC yang ketinggalan 0 &&num;8211&semi; 1 ini mempercepat tempo permainan demi menyamakan kedudukan&period; Petrus Abanat &lpar;pelatih kepala Kece FC&rpar; memasukan dua pemain sekaligus&comma; Yustinus &lpar;17&rpar; dan Oktovianus &lpar;10&rpar; untuk memperkuat lini serang&period; Namun sayang&comma; kedudukan tidak berubah hingga laga usai&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sempat terjadi insiden kecil saat laga usai&period; Insiden tersebut bermula ketika terjadi perpanjangan waktu Empat menit dari waktu normal di babak kedua&period; Terpampang di papan skor&comma; perpanjangan waktu baru berjalan di menit 93&comma; namun wasit telah meniup peluit panjang tanda laga berakhir&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tidak puas dengan keputusan Wasit&comma; pemain dan Official Kece FC mengajukan protes ke Wasit dan meja panitia&period; Kece FC kemudian menerima keputusan tersebut&period; Dengan kemenangan ini&comma; Laskar Ana Tanah akan bertemu Wolowaru FC di partai Final&period;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version