Site icon savanaparadise.com

Menunggu Hadiah, Mendapat Luka: Kisah Eduard yang Dijanjikan Mobil Pada 19 Agustus

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Pada tanggaln19 Agustus hari ini&comma; menjadi hari yang paling membahagiakan&period; Betapa tidak&comma; sebagai leader Riser Car di Sabu Raijua ini akan mendapat kado istimewa dari Lyn sebagai perpanjangan tangan aplikasi digital Riset Car&period; Mobil impian untuk Eduard Lukas atas sejumlah pencapaiannya di aplikasi yang sudah hilang ditelan bumi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Janji itu sudah lama ia nantikan&comma; bahkan ia mengaku rela memutar kembali semua keuntungan demi mencapai level VIP 4 yang menjadi syarat&period; Namun&comma; hari yang ditunggu tak pernah datang&period; Mobil yang dijanjikan hilang bersama dengan lenyapnya aplikasi Riset Car dari peredaran&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Sejak awal saya sudah dijanjikan mobil&period; Katanya tanggal 19 Agustus akan ditransfer&comma; tapi sebelum itu&comma; aplikasinya sudah hilang tanggal 14&period; Semua janji tinggal omong kosong&comma;” ucap Eduard dengan suara berat&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Eduard bukan satu-satunya&period; Ada tiga orang lain yang juga dijanjikan hadiah serupa&period; Mereka sama-sama berusaha keras memutar modal&comma; mengorbankan simpanan&comma; bahkan ikut menanggung risiko lebih besar agar bisa naik ke level yang dijanjikan&period; Level itu disebut mampu menghasilkan minimal Rp14 juta per hari&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk bisa mencapainya&comma; Eduard dan ratusan anggota lain dipaksa terus melakukan deposit ulang&period; Sosok bernama Lyn&comma; yang dikenal sebagai admin pusat&comma; mendesak agar anggota melakukan isi ulang untuk program sewa mobil di Jakarta&period; Jika tidak&comma; saldo dan keanggotaan mereka akan hilang&period; Eduard akhirnya menuruti instruksi tersebut meski tanda-tanda kecurigaan semakin jelas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Namun&comma; bukan mobil yang ia terima&comma; melainkan kabar pahit&period; Aplikasi tak bisa lagi diakses&period; Semua dana raib&comma; hadiah mobil pun sirna&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Hari itu&comma; 19 Agustus&comma; saya benar-benar terpukul&period; Seharusnya saya menerima mobil&comma; tapi yang ada justru kenyataan pahit&period; Semua usaha&comma; semua harapan&comma; lenyap begitu saja&comma;” kata Eduard lirih&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kini Eduard bersama ribuan korban lain hanya bisa berharap pihak berwenang bisa segera mengusut kasus ini&period; Mereka mendesak aparat menelusuri identitas dan jaringan pelaku&comma; terutama Lyn yang disebut sebagai dalang utama&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami hanya ingin kebenaran&period; Kami sudah kehilangan banyak&period; Jangan sampai ada korban berikutnya&comma;” tegas Eduard&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kini Eduard Lukas mondar-mandir di Polres Sabu Raijua guna mendapat rekomendasi untuk melaporkan tindakan bejat Lyn bersama penanggung jawab PT Riset Car Indonesia ke Cyber Crime Polda NTT&period; &lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version