Site icon savanaparadise.com

Mentri Maman Uraikan Dua Tantangan Besar Maju Mundurnya UMKM Di NTT

Pertemuan Mentri UMKM, Maman Abdurahman Bersama Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan Kepala Daerah Se-NTT (Foto: Dok Kementrian UMKM)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Mentri Usaha Mikro Kecil dan Menengah &lpar;UMKM&rpar;&comma; Maman Abdurahman menguraikan dua tantangan besar yang menghambat maju mundurnya UMKM di NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Menteri Maman&comma; ada 2 tantangan besar bagi UMKM di NTT&comma; yakni&comma; pertama&comma; Soal Pendanaan&comma; dimana banyak pelaku UMKM di NTT sulit mendapatkan modal usaha&comma; Kedua&comma; Dominasi pemain besar yang menguasai pasar sehingga UMKM kalah bersaing&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Mengenai dua tantangan itu&comma; Menteri Maman berjanji akan melakukan sejumlah terobosan yang diharapkan memberi dampak langsung bagi perkembangan UMKM di NTT&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Salah satu langkah konkret yang dilakukan Mentri Maman adalah membantu pendanaan dengan Kredit Usaha Tani &lpar;KUR&rpar; melalui Bank NTT&period; Menurut Dia bantuan tersebut diberikan hingga Rp&period; 1 triliun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Namun saya sampaikan juga bahwa pencairan KUR tersebut tergantung pada kesiapan Bank NTT dalam memenuhi beberapa persyaratan&comma; yakni saya ingin administrasinya harus rapi&comma; laporan keuangan yang transparan&comma; dan likuiditas yang kuat&comma;” ujar Maman dalam pertemuan bersama Gubernur NTT&comma; Melki Laka Lena dan para Kepala Daerah Se-NTT&comma; di Kantor Kementrian UMKM&comma; Rabu&comma; &lpar;19&sol;3&sol;25&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Mentri Maman mengharapkan komitmen dari Bank NTT agar memenuhi kriteria yang diajukannya sehingga pihaknya segera merealisasikan KUR supaya dana tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal bagi pengembangan UMKM di NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Langkah kedua yang akan dilakukan Mentri Maman adalah memastikan perlindungan Negara terhadap UMKM NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya perlindungan atau proteksi itu menyangkut sejumlah insentif  pajak untuk UMKM&period; Ia menjelaskan berdasarkan PP Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Kemudahan&comma; Perlindungan&comma; dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro&comma; Kecil&comma; dan Menengah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di dalam aturan tersebut&comma; kata Maman dijelaskan&comma; ada 40&percnt; alokasi belanja daerah untuk UMKM&comma; 30&percnt; penyediaan infrastruktur publik untuk penjualan UMKM&comma; 30&percnt; biaya sewa tempat promosi lebih rendah dari sewa komersial&comma; serta 50&percnt; keringanan pendaftaran dan pencatatan Hak Kekayaan Intelektual&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kebijakan ini&comma; tambah Dia&comma; tentu akan membuat UMKM di NTT tumbuh lebih kuat dengan daya saing yang baik di pasar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;UMKM NTT My First Priority&period; Semua instruksi Pak Gubernur NTT untuk urusan UMKM NTT&comma; saya ikut&excl;&comma;&&num;8221&semi; tegas Mentri Maman<&sol;p>&NewLine;<p>Menteri Maman juga menjelaskan Kementerian UMKM mendukung penuh inisiatif program Pemerintah Provinsi NTT khususnya program One Village One Product&comma; yang mendorong hilirisasi di tingkat desa&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Berkaitan dengan hal tersebut&comma; Menteri Maman mengatakan Kementerian UMKM&comma; akan menggelar Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di NTT yang rencananya akan berlangsung pada bulan Oktober 2025 mendatang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dijelaskan festival ini akan melibatkan dan mendapatkan dukungan penuh dari beberapa institusi seperti OJK&comma; BI&comma; BPOM&comma; Himbara&comma; Askrindo&comma; Jamkrindo serta beberapa kementerian terkait&comma; dimana ini merupakan kesempatan emas &sol; peluang bagi UMKM NTT dalam pengembangan dan pemasaran berbagai produknya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara&comma; Gubernur NTT&comma; Melki Laka Lena&comma;  mengapresiasi atas dukungan dari Menteri Maman serta jajaran Kementerian UMKM terhadap UMKM di NTT&period; Melki menegaskan&comma; Pemprov NTT dan juga Pemda Kabupaten&sol;Kota se-NTT siap untuk berkolaborasi dengan agar semua program dapat berjalan dengan baik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami tentu menyambut baik komitmen dan kolaborasi kita bersama dalam memajukan UMKM NTT&period; Secara khusus&comma; kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian UMKM terhadap UMKM di NTT&period; Festival yang akan berlangsung nanti akan menjadi peluang dan ajang penting bagi kami dalam menumbuhkan perekonomian daerah khususnya melalui sektor UMKM&period;” Ujar Gubernur NTT&period; &lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version