Site icon savanaparadise.com

Memberi Makna Indonesia, Laba BUMN Tembus Rp126 Triliun, BRI Jadi Penyumbang Terbesar

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma; – PT Bank Rakyat Indonesia &lpar;Persero&rpar; Tbk&period; menjadi kontributor laba terbesar bagi Kementerian Badan Usaha Milik Negara &lpar;KBUMN&rpar; di tahun 2021&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebelumnya&comma; pada Rapat Dengar Pendapat dengan DPR &lpar;07&sol;06&rpar; Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan laba BUMN pada 2021 mencapai Rp&period;126 triliun&comma; dimana nilai itu meningkat dari laba tahun 2020 yang senilai Rp&period;13 triliun atau tumbuh 869&percnt;&period; BRI sendiri menjadi BUMN yang mencatatkan laba tertinggi sebesar Rp&period;32&comma;22 triliun di tahun 2021 atau setara 25&comma;5&percnt; dari total laba seluruh BUMN di tahun 2021&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan apresiasi terhadap pencapaian Kementerian BUMN yang berhasil mendorong kinerja seluruh perusahaan BUMN melalui transformasi di tengah kondisi pemulihan ekonomi pasca pandemi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Transformasi yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN terbukti memberikan dampak positif terhadap BRI dan seluruh perusahaan BUMN secara umum&comma; oleh karenanya transformasi ini akan terus kami perkuat untuk menjaga keberlanjutan bisnis ke depan&comma;” imbuhnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Sunarso mengungkapkan penopang utama pertumbuhan laba BRI di sepanjang tahun 2021 lalu terletak pada kinerja kredit dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga &lpar;DPK&rpar; yang tumbuh positif disertai penurunan biaya bunga yang signifikan&comma; dan disaat bersamaan perseroan mampu mengelola portfolio mix dan kualitas aset sehingga dapat meningkatkan yield asset&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Raihan laba BRI membuktikan perseroan dapat terus meng-create economic value kepada seluruh stakeholders di tengah kondisi yang menantang&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebagai bentuk economic value creation yang diusung perseroan&comma; BRI juga telah menyetorkan dana sebesar Rp&period;27&comma;09 triliun kepada negara di sepanjang tahun 2021 lalu&period; Setoran tersebut terdiri dari pembayaran pajak senilai Rp&period;20&comma;17 dan pembayaran dividen atas laba tahun buku 2020 senilai Rp&period;6&comma;92 triliun&period; Apabila ditarik lebih jauh&comma; sejak tahun 2019 hingga 2021 BRI telah menyetorkan pajak dan dividen kepada negara dengan jumlah total mencapai Rp&period;82&comma;03 triliun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>BRI telah menyiapkan empat strategi utama untuk meneruskan capaian positif hingga akhir 2022&period; Pertama&comma; selective growth&comma; di mana BRI berfokus pada sektor yang memiliki potensi tinggi&comma; dengan eksposur minimum terhadap gejolak eksternal&comma; yaitu sektor pertanian&comma; industri bahan kimia&comma; serta makanan dan minuman&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu BRI akan meneruskan strategi business follow stimulus dengan memfokuskan pertumbuhan berdasarkan stimulus pemerintah untuk membantu penguatan pertumbuhan ekonomi domestik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Selanjutnya BRI akan fokus pada kualitas&comma; selektif dalam menentukan kelayakan nasabah restrukturisasi dengan mempertimbangkan kondisi dan potensi bisnis nasabah&comma; serta menerapkan soft landing strategy dengan membentuk cadangan yang cukup untuk mengantisipasi terjadinya pemburukan kualitas kredit nasabah restrukturisasi&period; Untuk menjaga profitabilitas&comma; BRI fokus pada pinjaman dengan high yield tinggi yaitu segmen mikro dan consumer loan serta meningkatkan efisiensi melalui peningkatan dana murah &lpar;CASA&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Dengan penerapan Good Corporate Governance &lpar;GCG&rpar; yang baik&comma; BRI Group akan terus focus di segmen UMKM&comma; utamanya mikro dan kemudian dengan cara-cara yang efisien&comma; dan value yang diciptakan harus kembali ke mikro dan itu akan menjadi putaran bola salju yang makin besar sehingga akan semakin besar value creation kepada seluruh stakeholders&comma;&&num;8221&semi; pungkas Sunarso&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version