Site icon savanaparadise.com

Memasuki awal Februari 2022, RSUD Kefamenanu TTU, Telah Merawat 14 Pasien DBD

Direktur RSUD Kefamenanu, dr. Zakharias E. Fernandez (Foto : Yuven Abi/ Savana paradise.com)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Kefamenanu&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;- Memasuki awal bulan Februari 2022&comma; pihak Rumah Sakit Umum Daerah &lpar;RSUD&rpar; Kefamenanu&comma; Kabupaten Timor Tengah Utara &lpar;TTU&rpar; telah merawat 14 pasien Demam Berdarah Dengue &lpar;DBD&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hal ini dikemukakan direktur RSUD Kefamenanu&comma; dr&period; Zakharias E&period; Fernandez saat ditemui SP di ruang kerjanya Kamis&comma; &lpar;03&sol;02&sol;2022&rpar;<&sol;p>&NewLine;<p>Zakharias merincikan jumlah pasien DBD pada bulan Desember 2021 lalu sebanyak 2 orang&comma; pada bulan Januari 2022 bertambah 5 orang dan memasuki awal awal Februari 2022 bertambah lagi 7 orang menjadi 14 pasien&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Dari semua pasien yang terkonfirmasi DBD tersebut rata-rata semuanya berhasil disembuhkan dengan diagnosa dari pihak RSUD Kefamenanu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Dari semua yang dirawat&comma; rata-rata semuanya sembuh dan yang masih dirawat saat ini di RSUD Kefamenanu sebanyak 2 pasien&&num;8221&semi; tutur Zakharias&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Pola penanganannya seperti biasa yaitu dimulai dari Anamnesis&comma; pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang laboratorium&comma; terutama pemeriksaan trombosit&comma; setelah itu diagnosanya ditegakkan dan kita memberikan terapi&&num;8221&semi; sambungnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Mengingat trend DBD di TTU semakin meningkat&comma; maka Zakharias berpesan agar masyarakat tetap waspada terhadap ancaman DBD ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kita harus selalu waspada terhadap ancaman DBD ini&comma; dengan tetap menjaga kebersihan lingkungan&comma; membersihkan jentik nyamuk&comma; menutup rapat tempat penampungan air&comma; menguras tempat penampungan air&comma; menggunakan obat anti nyamuk&comma; menggunakan kelambu&comma; mengubur kaleng-kaleng bekas dan masih banyak hal lain yang dapat dilakukan agar nyamuk tidak berkembang di sekitar tempat tinggal kita&&num;8221&semi; tutup Fernandez&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis &colon; Yuven Abi<&sol;strong><br &sol;>&NewLine;<strong>Editor &colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version