Site icon savanaparadise.com

Melki Laka Lena dan Ansy Lema Adu Kedekatan dengan Pusat Hingga Melki Emosi

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>KUPANG&comma;<strong>Savanaparadise&period;com-<&sol;strong> Debat perdana pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT pada Rabu&comma; &lpar;23&sol;10&sol;2024&rpar; meninggalkan catatan menarik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam panggung debat yang berlangsung di Milenium Ballroom&comma; dua Calon Gubernur NTT&comma; yaitu Cagub nomor 1 Ansy Lema&comma; dan Cagub nomor urut 2 Melki Laka Lena&comma; saling klaim punya &&num;8216&semi;jaringan&&num;8217&semi; yang kuat dengan Pemerintah Pusat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Klaim itu bermula dari Cawagub nomor urut 1 Jane Natalia melayangkan pertanyaan kepada Melki Laka Lena terkait dukungan koalisi gemuk dan efektifitas dalam pencegahan korupsi&comma; kolusi&comma; dan nepotisme di NTT&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Melki menjawab bahwa dukungan 11 partai politik koalisi KIM terhadap dirinya&comma; merupakan anugerah terbesar yang akan dimiliki NTT&period; Pasalnya&comma; semua parpol pendukung itu masuk kabinet Prabowo-Gibran sehingga pasti memberikan dukungan besar bagi pembangunan NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu&comma; Melki menilai koalisi besar itu sebagai implementasi dari semangat gotong royong dalam membangun bangsa yang ditinggalkan Presiden pertama Indonesia&comma; Soekarno&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kami bersyukur memiliki koalisi yang besar karena Bung Karno mengajarkan kita tentang semangat gotong royong&period; Urus bangsa&comma; khususnya NTT itu harus bersama-sama&period; Inilah semangat gotong royong untuk membangun NTT&comma;&&num;8221&semi; kata Melki&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Melki&comma; dukungan Kabinet Prabowo-Gibran terhadapnya nanti pasti sangat besar&comma; sehingga dipastikan NTT Maju dan Sejahtera&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Jawaban Melki direspons Ansy Lema dengan mengatakan bahwa Prabowo-Gibran adalah Presiden dan Wakil Presiden yang memiliki sifat dan karakter kenegarawanan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Artinya&comma; kata Ansy&comma; siapapun yang menjadi Gubernur dan Wakil Gubenur NTT pasti didukung oleh Prabowo-Gibran&period; Bicara kedekatan dan dukungan dari Pemerintah Pusat&comma; Ansy mengaku berteman dengan 110 anggota DPR RI&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Ansy Lema adalah mantan anggota DPR RI&period; Punya teman 110 kursi di DPR RI&period; Teman Ansy Lema juga tidak hanya dari PDIP&period; Lintas partai malahan&period; Maka jika Ansy Lema menjadi Gubenrur NTT&comma; teman-teman ini sudah berkomitmen untuk menberikan dukungan kepada Provinsi NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bahkan dengan tegas&comma; salah satu pimpinan fraksi sudah menyatakan mendukung&period; Yang penting lu &lpar;kamu&rpar; berjuang menang deh&comma;&&num;8221&semi; ujar Ansy&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Saling klaim dekat dengan Pusat berhenti sejenak lantaran sesi tanya jawab untuk dua pasangan sudah selesai&period; Namun&comma; Melki tampaknya tidak puas dengan pertanyaan soal koalisi gemuk itu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Saat sesi tanya dari Cagub nomor urut 3&comma; Simon Petrus Kamlasi kepada Melki&comma; Melki justru kembali menyinggung soal dukungan Pemerintah Pusat terhadap pembangunan suatu daerah yang tidak terlepas dari keputusan politik di tingkat pusat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dukungan itu tidak hanya faktor pertemanan&comma; dan persahabatan saja&comma; namun dilihat dari masuk tidaknya partai pengusung dalam kabinet di pusat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Jadi dukungan dari pusat itu tidak cukup hanya karena teman&comma; tetapi masuk tidaknya partai koalisi kita itu di kabinet kerja Presiden&comma;&&num;8221&semi; tegas Melki&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Setelah adu argumentasi selama 2&comma;5 jam&comma; tiga Paslon itu pun turun dari panggung&period; Mereka saling menyapa dan saling berpelukan&period; Debat diakhiri dengan pose bersama&comma; sambil berpegangan tangan&comma; menjadi simbol perdamaian&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Melki Emosi<&sol;p>&NewLine;<p>Melki mengaku cukup emosional mendengar pernyataan Ansy Lema&period; Harusnya&comma; masyarakat NTT bersyukur jika mereka memimpin NTT maka pasti mendapat banyak dukungan dari pemerintah pusat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Terus terang saya cukup emosi dan sedih karena Ansy Lema bicara seperti itu&period; Harusnya kita bersyukur karena partai koalisi kita dekat dengan Pak Prabowo sehingga nanti bisa mendapat dukungan&comma;&&num;8221&semi; kata Melki saat diwawancara VN usai debat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ansy Lema dalam sesi wawancara usai debat juga menegaskan&comma; Presiden Prabowo Subianto adalah seorang negarawan yang tidak cawe-cawe dalam Pilkada di Indonesia termasuk Pilkada NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sehingga&comma; menurut Ansy&comma; tidak boleh ada Calon Kepala Daerah yang mengkerdilkan Presiden Prabowo Subianto untuk kepentingan tertentu&period; Ia yakin&comma; siapapun Gubernur NTT nanti&comma; sudah pasti mendapat dukungan dari pemerintah pusat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Betul&comma; di era kepemimpinan Pak Frans Lebu Ray periode pertama waktu itu Presiden Pak SBY&comma; waktu itu di pusat PDIP tidak berkoalisi dengan Demokrat&comma; tetapi perhatian SBY bagi daerah tidak kurang&period; Bahkan pernah berkantor empat hari di ruang kerja Pak Frans Lebu Raya&comma; dan kita sudah dengar pidato Pak Prabowo tidak akan cawe-cawe dengan Pilkada&comma;&&num;8221&semi; ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ansy juga mengklaim dekat dengan keponakan Presiden Prabowo&comma; Budisatrio Djiwandono&period; Sehingga dari mulutnya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo itu seorang negarawan&comma; jika dirinya terpilih bakal dibawa untuk bertemu Presiden Prabowo&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Pak Budisatrio Djiwandono bilang kalau Kaka Ansy yang terpilih saya akan tenteng kamu ketemu om saya pak Presiden Prabowo&comma;&&num;8221&semi; ujarnya&period;&ast;&ast;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version