Site icon savanaparadise.com

Mafia Rampok Minyak Tanah Bersubsidi Milik Rakyat di Ende

RDP DPRD Kabupaten Ende bersama Disperindag, membahas soal kelangkaan minyak tanah (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Ende&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;- Persoalan kelangkaan minyak tanah di Kabupaten Ende masih saja terjadi&period; Keluhan demi keluhan atas kelangkaan minyak tanah masih saja dilontarkan oleh masyarakat kota Ende&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ada yang menduga bahwa kelangkaan ini disebabkan karena ada mafia yang merampok minyak tanah bersubsidi milik rakyat dan dipergunakan untuk kepentingan pribadi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dugaan itu diperkuat&comma; lantaran berdasarkan informasi dari beberapa agen&comma; pendistribusian minyak tanah dari pertamina ke agen dan dari agen ke pangkalan berjalan lamcar&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Senada dengan para agen&comma; Kadis Perindag Kabupaten Ende&comma; Mohamad Syahrir juga mengeluarkan pernyataan yang sama bahwa distrubusi minyak tanah dari pertamina sampai ke pangkalan juga berjalan lancar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Aneh bin ajaib kendati lancar&comma; namun persolan kelangkaan minyak tanah ini ibaratnya seperti benang kusut yang sulit terurai&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dugaan adanya mafia juga dilontarkan anggota DPRD Kabupaten Ende pada saat Rapat Dengar Pendapat &lpar;RDP&rpar; dengan Disperindag&comma; Kamis &lpar;08&sol;09&sol;22&rpar;&period; DPRD Ende menduga telah terjadi mafia&comma; monopoli ataupun penimbunan yang dilakukan oleh oknum tertentu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Dugaan yang sedang terjadi saat ini sulit bagi pemerintah dalam hal ini dinas terkait untuk mengendalikan&comma; terutama penimbunan minyak tanah sehubungan dengan banyaknya proyek yang dikerjakan&&num;8221&semi;&comma; kata ketua Fraksi PDIP DPRD Ende&comma; Vinsen Sangu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Vinsen meminta tindakan riil pemerintah &lpar;Disperindag&rpar; untuk mengurai faktor penyebab terjadinya kelangkaan minyak tanah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Senada dengannya&comma; anggota DPRD Ende Maksi Deki juga mengingatkan pemerintah untuk mendeteksi lebih jauh beberapa pekerjaan proyek di Ende yang membutuhkan minyak tanah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Maksi menduga kelangkaan minyak tanah yang sudah memasuki tiga minggu lebih ini disinyalir adanya mafia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kalau memang hotmix membutuhkan minyak tanah&comma; ada beberapa pekerjaan di Ende yang butuh minyak tanah&period; Lalu berapa yang dibutuh dan ini perlu diselidiki&&num;8221&semi;&comma; ungkap Maksi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Maksi Deki juga mengusulkan kepada Disperindag agar pelayanan minyak tanah perlu dilakukan disetiap kelurahan masing-masing demi menjamin ketersedian minyak untuk masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Diakhir RDP&comma; DPRD secara kelembagaan melalui Ketua DPRD Kabupaten Ende&comma; Fery Taso selaku pimpinan rapat menyampaikan sikap kepada pemerintah untuk menghentikan semua distribusi minyak tanah dari agen ke pangkalan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Secara kelembagaan sudah memutuskan secara bersama&comma; hentikan semua distribusi minyak tanah dari agen ke pangkalan&&num;8221&semi;&comma; tegas Fery Taso&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebagai tindak lanjutnya&comma; kata Fery Taso&comma; DPRD menyarankan kepada pemerintah untuk mengambil alih semua distribusi minyak tanah ke pangkalan langsung ke kelurahan masing-masing&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara&comma; Kepala Disperindag Kabupaten Ende&comma; Mohamad Syahrir mengatakan berdasarkan rekomendasi dari DPRD Pemerintah mengambil alih seluruh pendistribusian minyak tanah&period; Di mana&comma; semula dari agen langsung ke pangkalan tapi selanjutnya dari agen langsung ke pemerintah kecamatan atau kelurahan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hal ini menurut Kadis demi menekan terjadinya kelangkaan minyak tanah di Kabupaten Ende dan langka ini diambil hingga keadaan normal kembali&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Itu akan kita realisasikan mulai besok&&num;8221&semi;&comma; kata Kadis&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis&colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version