Site icon savanaparadise.com

Loka POM Ende Sita Barang Kosmetik Ilegal dan Mengandung Bahan Berbahaya

Barang-barang kosmetik ilegal dan mengandung bahan berbahaya yang di sita Loka POM Ende (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Ende&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;- Loka POM Ende menyita sejumlah barang-barang kosmetik ilegal dan mengandung bahan berbahaya yang beredar luas di dua wilayah yakni Ende dan Nagekeo&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Barang-barang kosmetik ilegal ditemukan Loka POM Ende pada saat melakukan penertiban pasar sebagai upaya menurunkan tingkat peredaran kosmestik ilegal demi melindungi kesehatan masyarakat dari resiko kesehatan akibat penggunaan kosmetika&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Target aksi yang dilakukan Loka POM yang dilakukan dari tanggal 27 Juli hingga 03 Agustus 2022 adalah kosmetik tanpa izin edar&comma; kosmetik mengandung bahan berbahaya&comma; dan kosmetik kadaluarsa atau rusak&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Dari hasil aksi tersebut&comma; untuk wilayah Kabupaten Ende telah diperiksa 19 sarana distribusi dan 8 sarana distribusi di wilayah Kabupaten Nagekeo&period; Dan dari 27 sarana distribusi itu ditemukan 11 sarana distribusi yang Tidak Memenuhi Ketentuan &lpar;TMK&rpar;&comma; 5 TMK dari Nagekeo dan 6 TMK dari Ende&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebanyak 157 berbagai jenis merk kosmetik yang ditemukan Loka POM dari 11 sarana distribusi dengan jumlahnya mencapai 1981 pcs&comma; 1897 pcs kosmetik tanpa ijin edar dan 84 pcs kosmetik kadaluarsa&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Diperkirakan seluruh temuan produk kosmetik yang tidak memenuhi ketentuan ini memiliki nilai ekonomis sebanyak Rp&period; 31&period;486&period;000&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kebanyakan barang-barang ini bukan berasal dari lokal &lpar;Ende dan Nagekeo&rpar;&period; Menurut pengakuan pemiliknya&comma; barang tersebut berasal dari luar NTT yakni Makasar dan Surabaya&&num;8221&semi;&comma; terang Kepala Loka POM Ende&comma; Benny Hendrawan Prabowo&comma; S&period; Farm kepada Savanaparadise&period;com&comma; Kamis &lpar;04&sol;08&sol;22&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terhadap prodak-prodak ini&comma; Benny mengatakan nantinya akan ditelesuri kira-kira di mana posisi pastinya produsen atau distribusi besar yang memproduksi barang kosmetik ilegal itu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Pasti kita akan cari sumber dari hulunya di mana dan nantinya akan kita tindak lanjuti&period; Kita juga akan berikan sanksi administrasi bagi para pelaku serta meminta mereka untuk menandatangi surat pernyataan untuk tidak lagi menjual prodak serupa&&num;8221&semi;&comma; kata dia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menambahkan&comma; untuk menjamin prodak itu tidak lagi beredar di tengah masyarakat&comma; maka prodak ini nantinya akan di musnakan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Prodak kosmetik ilegal ini nantinya akan kita musnakan atas persetujuan pemilik barang&&num;8221&semi;&comma; tandasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis&colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version