Site icon savanaparadise.com

Kuasa Hukum Paket SIAGA Laporkan Pelaku Kampanye Hitam, Diduga Tim Paslon Ansy-Jane

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>KUPANG &comma;<strong>Savanaparadise&period;com-<&sol;strong>Kuasa Hukum pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur &lpar;NTT&rpar; nomor urut 3&comma; Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu &lpar;SIAGA&rpar;&comma; Ali Antonius&comma; S&period;H&period;&comma; resmi melaporkan oknum berinisial ADD ke Bawaslu NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Laporan tersebut dilayangkan lantaran ADD diduga kuat merupakan pelaku black campaign atau kampanye hitam terhadap Paket SIAGA&period; Kampanye hitam tersebut melalui baliho yang di dalamnya memuat foto pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT nomor urut 3&comma; Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu &lpar;SIAGA&rpar; dan mantan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam baliho tersebut ditulis di bagian atasnya ditulis &&num;8220&semi;Lanjutkan Program Masuk Sekolah Jam 5 Pagi&&num;8221&semi;&comma; sebuah kebijakan kontroversi yang pernah ada saat masa kepemimpinan mantan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Sementara di bagian bawah baliho tersebut bertuliskan &&num;8220&semi;Demi NTT Maju&&num;8221&semi; disertai foto mantan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat&period; Meski demikian&comma; baliho tersebut diduga kuat merupakan mainan lawan politik&comma; di saat tren Paket SIAGA semakin menguat di pekan terakhir menjelang pencoblosan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ali Antonius&comma; S&period;H&period;&comma; kepada media&comma; menjelaskan&comma; pihaknya melaporkan ADD ke Bawaslu NTT atas dugaan pemfitnahan&comma; adu domba dan hasutan melalui baliho yang diproduksi oleh oknum yang diduga bernama Allen alias ADD&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Dia juga pernah mencalonkan diri sebagai Caleg PSI&comma;&&num;8221&semi; ungkap Ali Antonius&comma; Rabu &lpar;20&sol;11&sol;2024&rpar; usai melapor di Bawaslu NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terkait bukti&comma; jelas Ali Antonius&comma; pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak percetakan Sylvia yang berlokasi di Jalan Soeharto&comma; Kelurahan Naikoten 1&comma; Kota Kupang&comma; tempat baliho black campaign tersebut dicetak&period; Pihak percetakan pun menurut dia&comma; membenarkan hal tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Pihak percetakan sudah menyerahkan bukti berupa nota pesanan baliho sebanyak 30 lembar dengan 3 versi&comma; masing-masing 10 lembar&comma;&&num;8221&semi; jelas dia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu&comma; tentang pembuatan baliho tersebut juga dibenarkan oleh karyawan percetakan Sylvia yang ditugaskan untuk mencetak&period; Selain itu&comma; hal ini juga diperkuat dengan rekaman CCTV yang menunjukan jelas kehadiran oknum tersebut di percetakan Sylvia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Fitnah yang dilakukan melalui baliho tersebut sangat mendiskreditkan Paket SIAGA&comma; dan sangat berpengaruh dari aspek politik&comma; apalagi tinggal menghitung hari saja pencoblosan dilakukan&comma;&&num;8221&semi; ujar Ali Antonius&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Dari aspek hukum&comma; setelah kami melacak semua bukti-bukti seperti nota pesanan&comma; bukti CCTV serta pemasangan baliho&comma; secara yuridis dirasa cukup sebagai bukti permulaan untuk diproses Bawaslu sebagai pihak yang berwenang menangani tindak pidana pemilu&comma;&&num;8221&semi; sambungnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ali Antonius berharap laporan yang dilayangkan ini agar dapat diproses lanjut oleh Bawaslu NTT&comma; agar pelakunya dapat diberi sanksi sesuai Undang-undang atau ketentuan yang berlaku&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Laporan ini secara resmi sudah diterima dan akan ditindaklanjuti&comma;&&num;8221&semi; ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>ADD Pernah Cetak Baliho Ansy-Jane<&sol;p>&NewLine;<p>Karyawan Silvia Percetakan&comma; Yanti Taopan kepada media menjelaskan&comma; ADD pelaku datang ke Percetakan Sylvia pada tanggal 14 November 2024 lalu dan memesan baliho berukuran 2&&num;215&semi;3 meter sebanyak 30 lembar&period; Menurut dia&comma; Oknum ADD sudah desain semua baliho sehingga tinggal dicetak&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Saya tanya ada file&comma; dia bilang ia&comma; langsung saya bilang kirim saja&comma;&&num;8221&semi; ujar Yanti&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Setelah pesan&comma; kata Yanti&comma; ADD kembali dan berjanji akan mengambil pesanan pada besoknya tanggal 15 November 2024&period; Setelah dicetak&comma; ADD sendiri kembali ke Percetakan Sylvia untuk mengambilnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Karena sudah bayar&comma; jadi datang tinggal kasih tunjuk nota pembayaran langsung ambil pesanan&comma;&&num;8221&semi; bebernya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Yanti mengaku cukup mengenal pelaku&comma; karena sering pesan baliho&period; Menurut Yanti&comma; biasanya ADD mencetak baliho untuk pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubenur NTT&comma; Ansy Lema-Jane Natalia&period; Bahkan berulang-ulang kali&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Tidak kenal&comma; hanya hafal muka dan tanda orangnya karena sering pesan dan cetak baliho Ansy-Jane di sini&period; Dia cetak itu hari 30 lembar&period; Tapi herannya itu hari dia datang pesan tiga puluh lembar Baliho itu untuk paket SPK&comma;&&num;8221&semi; kata Yanti&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara petugas cetak&comma; Leksi Soinbala mengaku kaget juga saat hendak mencetak baliho pesanan pelaku&period; Pasalnya&comma; yang bersangkutan mencetak baliho paket SIAGA dengan narasi yang kurang baik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Saya waktu itu agak curiga juga&comma; karena kalimat dalam desain itu kurang bagus&period; Kami kan urus bisnis jadi tidak tau urusan politik&comma; makanya kita cetak saja karena orang pesan dan bayar&comma;&&num;8221&semi; bebernya&period; &ast;&ast;&ast;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version