Site icon savanaparadise.com

KM Lawit Tabrak Dermaga, Kondisi Kapal Rusak dan Bocor

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas IV Ende, melalui Penata Layanan Operasional, Muhamad Ramadhan dan Plt. Kepala Cabang PELNI Ende, Haikal M. Djibran saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media (Foto; Mateus Bheri/SP)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Ende&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Kapal Motor &lpar;KM&rpar; Lawit mengalami insiden yakni menabrak pinggir dermaga IPI Ende pada saat Kapal berlayar dari pelabuhan Waingapu menuju Pelabuhan Ende&period; Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16&period;20 Wita&comma; Kamis&comma; &lpar;29&sol;10&sol;26&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan &lpar;KSOP&rpar; kelas IV Ende&comma; melalui Penata Layanan Operasional&comma; Muhamad Ramadhan&comma; pada Jumat&comma; &lpar;30&sol;10&sol;26&rpar; menerangkan bahwa saat kapal dari pelabuhan Waingapu menuju Pelabuhan Ende&comma; cuaca pada saat itu dalam kondisi nyaman dan arus sedikt kencang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Meski arus sedikit kencang&comma; Ramadhan mengungkap bahwa tidak hal-hal yang luar biasa yang terjadi pada saat itu&period; Namun&comma; pada saat nahkoda melakukan olah gerak kapal&comma; terang Ramdhan&comma; terjadilah benturan&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Setelah kejadian tersebut&comma; kata Ramadhan langkah-langkah yang dilakukan pihaknya adalah berkolaborasi dengan beberapa instansi terkait termasuk PELNI Ende untuk mengambil langkah mengamankan kondisi penumpang lewat kolaborasi teman-teman PELNI&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Yang paling pertama kita lakukan adalah melihat kondisi kapal&period; Kondisi kapal yang seperti teman-teman lihat&comma; akibat benturan ada kerusakan dilinggi bagian depan&period; Dan berdasarkan berita acara teman-teman&comma; ada sedikit kebocoran bagian bawah bulbous bow&period; Kita berkolaborasi dengan teman-teman PELNI terkait dengan keselamatan pelayaran termasuk petugas khusus merine inspector&&num;8221&semi;&comma; ungkap Ramadhan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Jadi kita berkolaborasi dengan teman-teman KSOP Kupang&period;untuk bagaimana menindaklanjuti kondisi kapal setelah dilakukan pemeriksaan untuk melakukan perbaikan setelah hasil inevestigasi&comma; rekomendasi yang disampaikan oleh teman merine inspector agar dijadikan acuan untuk melakukan tindakan lanjutan&&num;8221&semi;&comma; tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara&comma; Plt&period; Kepala Cabang PELNI Ende&period; Haikal M Djibran menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyaman akibat insiden benturan yang dialami KM Lawit di dermaga saat melakukan olah gerak di pelabuhan Ipi Ende&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Haikal menguraikan saat kejadian tersebut KM Lawit sedang mengangkut penumpang sebanyak&period;1146 Orang&period; Dari jumlah tersebut&comma; tambah Haikal&comma; penumpang yang turun di pelabuhan Ende sebanyak 317 Orang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain penumpang yang turun di Pelabuhan Ende&comma; akibat dari insiden tersebut&comma; kata Haikal&comma; 379 penumpang yang akan melakukan perjalanan dari pelabuhan Ende bersama KM Lawit telah di batalkan dan dilakukan pengembalian dana 100 persen&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Untuk penumpang lanjutan kami menyiapkan kapal pengganti yang deviasi masuk ke Ende itu Kapal KM Igon&period; KM igon melakukan deviasi dan terjadwal akan tiba di pelabuhan Ende sebentar malam jam 22&period;20 dan berangkatnya tanggal 31 Oktober 2026 jam 01&period;20 dini hari&&num;8221&semi;&comma; terang Haikal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Haikal mengatakan bahwa terjadi perubahan rute yang semula semula dari Waingapu&comma; Lembar&comma; Surabaya&comma; kemudian dideviasikan atau di ubah rutenya menjadi Waingapu&comma; Ende&comma; Kupang &comma; Lembar&comma; Surabaya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Sebagai informasi bahwa KM Lawit ini melayani rute&comma; Kumai&comma; Surabaya&comma; Benoa&comma; Bima&comma; Waingapu&comma; Ende&comma; Lewoleba&comma; Kupang&comma; Rote&comma; pulang pergi &lpar;PP&rpar;&period; Kami di sini dari Pelni kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait terutama KSOP serta melakukan pemantuan terhadap perkembangan penanganan insiden tersebut&period; Keselamatan penumpang dan kru kapal tetap menjadi prioritas utama kami&&num;8221&semi;&comma; ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pihaknya berkomitmen untuk menyampaikan perkembangan Informasi secara berkala berdasarkan hasil verifikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait&period; Ia juga mengatakan sejauh ini yang mengalami kerusakan hanya bagian kapal dan dermaga&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Sementara ini masih di investigasi juga sama KSOP&period; Kalau sudah keluar hasilnya dari KSOP baru kita bisa mengetahuinya&period; Karena yang berwenang adalah dari pihak KSOP&period; Secara regulator kami menjalamkan saja&period; Nantinya kapal tetap bersandar di situ sambil menunggu penanganan lebih lanjut&period; Penumpangnya akan kita mobilasi sebentar malam&&num;8221&semi;&comma; kata Haikal&period;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version