Site icon savanaparadise.com

Kisah Petani di Merauke yang Produktivitasnya Semakin Meningkat Berkat Program Pemberdayaan Klaster Usaha dari BRI

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Merauke&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Jika mendengar nama Isano Mbias&comma; mungkin masih banyak masyarakat yang merasa asing&period; Daerah ini merupakan sebuah perkampungan di kawasan Distrik Tanah Miring&comma; Distrik Merauke&comma; Papua Selatan&period; Jika menjelajah ke daerah tersebut&comma; siapkan diri bertemu dengan wilayah yang masih dipenuhi nuansa alam&comma; mulai dari hutan hingga lahan pertanian untuk bercocok tanam yang menjadi andalan penduduknya dalam mencari nafkah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Potensi lahan pertanian di desa ini memang cukup besar&comma; sehingga tak heran jika masyarakatnya sebagian besar berprofesi sebagai petani&period; Cerita menarik pun datang dari Klaster Usaha Barokah Sayur di Isano Mbias&comma; di mana klaster ini terbentuk berkat pendampingan dari program pemberdayaan KlasterkuHidupku BRI yang kemudian meningkatkan produktivitas masing-masing anggotanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Fidayat Rahman&comma; Ketua Klaster Usaha Barokah Sayur&comma; bercerita bahwa awalnya kelompok usaha ini terbentuk di tahun 2023 berkat pendampingan dari seorang Mantri BRI bernama Agustina Etiwory atau yang akrab disapa Ina&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Awalnya saya pertama ketemu dengan Mbak Ina&comma; beliau kan Mantri di sini&period; Dari beliau juga&comma; saya diarahkan untuk membuat kelompok KlasterkuHidupku ini&period; Akhirnya saya mencari anggota yaitu saya sendiri dan 9 anggota lainnya dengan bimbingannya Mbak Ina juga&period; Jadi klaster ini pertama kali dibentuk pada 2023&comma;” ungkap Fidayat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Fidayat menjelaskan bahwa kegiatan ekonomi masyarakat Isano Mbias memang lebih banyak mengarah pada bercocok tanam&comma; ada yang menjadi petani padi maupun petani sayur&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kalau untuk kegiatannya di masing-masing usaha karena kami punya lahan masing-masing&period; Tapi ada kalanya kami berkumpul untuk sharing demi kemajuan kelompok&period; Biasanya yang dibahas adalah bagaimana ke depannya supaya pertaniannya lebih baik lagi&comma;” lanjutnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Para anggota Klaster Usaha Barokah Sayur merupakan petani sayur yang menggunakan sistem pertanian hortikultura&period; Produk yang dihasilkan pun berbagai macam sayuran yang sering dikonsumsi sehari-hari seperti daun bawang&comma; cabai&comma; tomat&comma; kubis&comma; sawi&comma; dan masih banyak lagi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk pemasarannya sendiri sudah ada pengepul yang menerima hasil panen dari para petani untuk dijual atau didistribusikan kembali ke masyarakat&period; Namun&comma; diakui Fidayat untuk omzetnya sendiri tidak menentu karena mengikuti harga pasar yang cenderung naik turun&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Program KlasterkuHidupku BRI Tingkatkan Kesejahteraan Anggota<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Diakui Fidayat&comma; sejak tergabung dalam program KlasterkuHidupku dari BRI&comma; ia dan anggota lainnya merasakan dampak yang lebih positif dibandingkan sebelum bergabung&period; Berbagai bantuan diberikan oleh BRI&comma; termasuk pembiayaan yang menjadi tambahan pendanaan atau modal untuk masing-masing anggota dalam mengembangkan usahanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kelompok kami juga mendapatkan bantuan dari BRI seperti mesin cultivator&comma; tangki semprot untuk spray dan alkon untuk pompa air lengkap dengan selangnya juga&period; Alat-alat ini sangat membantu dalam meningkatkan produktivitas anggota kelompok&comma;” lanjutnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain bantuan berupa pinjaman dan bantuan peralatan usaha&comma; klaster usaha ini juga mendapatkan pembinaan yang meningkatkan pengetahuan anggota&period; Salah satunya yang sudah pernah didapatkan adalah pelatihan dalam mengatasi hama yang menurut Fidayat menjadi salah satu tantangan terbesar para petani di Isano Mbias&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Hama jadi salah satu tantangannya&period; Saat cuaca panas kalau kita tanam daun bawang&comma; hama akan lebih susah diatasi&period; Dengan adanya pelatihan dari BRI yang kita dapat&comma; kita bisa menambah wawasan&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebagai ketua klaster&comma; Fidayat mengaku sangat bersyukur dengan berbagai program BRI dalam mendukung para petani di wilayah tersebut&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Saya mengucapkan banyak terima kasih untuk BRI karena sudah memberikan dukungan kepada klaster usaha kami seperti alat-alat yang diberikan sehingga membantu produktivitas kami&period; Lalu kami juga mendapatkan pinjaman yang bisa menambah modal&period; Dengan adanya BRI&comma; kami sangat terbantu&comma;” ungkap Fidayat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia pun berharap agar kerja sama dengan BRI bisa terus berjalan berkesinambungan dan para petani pun semakin dimudahkan jika membutuhkan bantuan&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Harapannya&comma; ke depannya mudah-mudahan semakin dimudahkan jika membutuhkan bantuan modal&comma; alat&comma; dan bantuan lainnya&period; Semoga kerja samanya berjalan terus untuk membantu dan mengapresiasi petani yang lain&comma;” tutup Fidayat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam kesempatan terpisah&comma; Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan bahwa pemberdayaan Klaster Usaha merupakan pemberdayaan kepada kelompok usaha yang terbentuk berdasarkan kesamaan usaha&comma; dalam satu wilayah sehingga tercipta keakraban dan kebersamaan dalam peningkatan maupun pengembangan usaha para anggotanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hingga akhir Desember 2024 tercatat BRI telah memiliki 38&period;574 klaster usaha yang tergabung dalam program KlasterkuHidupku&comma; dan 47&comma;61&percnt; diantaranya merupakan klaster pertanian&period; Supari menambahkan bahwa program pemberdayaan klaster merupakan salah satu bentuk dukungan nyata komitmen BRI dalam mendukung Asta Cita terutama dalam mendorong swasembada pangan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Secara umum&comma; strategi bisnis mikro BRI akan fokus pada pemberdayaan berada di depan pembiayaan&period; BRI sebagai bank yang berkomitmen kepada pelaku UMKM telah memiliki kerangka pemberdayaan yang dimulai dari fase dasar&comma; integrasi&comma; hingga interkoneksi&comma;” kata Supari&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version