Site icon savanaparadise.com

Kejari Ende Bebaskan 4 Tersangka Melalui Restorative Justice

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Ende, Nanda Yoga Rohmana sedang memberikan keterang Pers Soal Restorative Justice (Foto: Chen Rasi/SP)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Ende&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Kejaksaan Negeri &lpar;Kejari&rpar; Ende Bebaskan 4 tersangka dalam dua perkara yang berbeda melalui keadilan restorative justice&comma; Jumat&comma; &lpar;21&sol;3&sol;25&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kempat tersangka tersebut adalah&comma; AKW&comma; NSH&comma; AK&comma; dan AJK&period; Mereka diduga melakukan perbuatan tindak pidana penganiayaan terhadap 2 korban berbeda&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk Ketiga tersangka&comma; AKW Cs diduga melakukan perbuatan tindak pidana terhadap korban FKD&period; Peristiwa itu terjadi di perumahan BTN pada 4 Februari 2025&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Sedangkan tersangka AJK&comma; diduga melakukan perbuatan tindak pidana penganiayaan terhadap korban LN&period;<&sol;p>&NewLine;<p>kejadiannya di Jalan Raya Trans Ende-Maumere&comma; kampung Napu&period; Pelaku diduga menganiaya korban LN pada 20 Desember 2024&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kasi Intel Kejaksaan Negeri Ende&comma; Nanda Yoga Rohmana&comma; SH&period;&comma;MH kepada media menjelaskan motif dugaan kasus penganiayaan yang melibatkan tersangka AKW Cs adalah karena cemburu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tersangka AKW cemburu karena korban FKD mengajak Putri yang merupakan pacar dari AKW&period; Karena kejadian itu&comma; AKW kemudian mengajak teman-temannya&comma; NSH dan AK&comma; kemudian korban FKD dipukuli&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk kasus yang melibatkan tersangka AJK&comma; Nanda menjelaskan&comma; peristiwa ini terjadi karena kesalahpahaman&period;antara pelaku dan korban&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Akibat dari perbuatan tersebut&comma; Keempat tersangka dikenakan Pasal 351 Ayat 1 Junto Pasal 55 Kitab Undang-undang Hukum Pidana dengan ancaman pidana 2 tahun 8 bulan&&num;8221&semi;&comma; Jelas Nanda&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Nanda menambahkan&comma; namun karena ancaman hukuman di bawah 5 tahun&comma; ditambah tersangka baru pertama kali melakukan tindakan pidana&comma; maka penyelesaian perkara dilakukan berdasarkan keadilan restoratif&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu&comma; telah ada kesepakatan perdamaian antara korban dan tersangka dan Korban tidak keberatan perkara ini tidak dilanjutkan ke proses persidangan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Ketiga tersangka AKW Cs telah mengganti biaya pengobatan korban yang timbul akibat dari perbuatan para tersangka dengan memberikan tall kasih berupa uang sebesar Rp 4&period;000&period;000 &lpar;Empat Juta Rupiah-Red&rpar;&&num;8221&semi;&comma; pungkas Nanda&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Diketahui&comma; menurut UU Nomor 11 Tahun 2012 dijelaskan Restorative Justice atau keadilan Restoratif adalah pendekatan penyelesaian tindak pidana yang berfokus pada pemulihan&comma; rekonsiliasi&comma; dan restorasi hubungan yang rusak akibat tindakan kriminal&comma; melibatkan korban&comma; pelaku&comma; dan masyarakat dalam proses penyelesaian&period;&lpar;CR&sol;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version