Site icon savanaparadise.com

Kalapas Ende Uraikan Dua Strategi Binaan Pada Narapidana

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Ende, Taufiq Hidayat (Foto: Chen Rasi/SP)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Ende&comma; Svanaparadise&period;com&comma;- Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ende&comma; Taufiq Hidayat menguraikan dua strategi pembinaan yang sering di jalankan pihaknya kepada Narapidana dan Anak Binaan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Taufiq&comma; dua strategi pembinaan yang sering diterapkan selama ini adalah pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Pembinaan kepribadian ini ya ada olahraga&comma; ada kegiatan rohani&comma; pramuka&comma; itu yang kepribadian&period; Kemandirian ini yang kerja-kerja itu&comma; ada yang ikut keterampilan&comma; pertanian&comma; ada yang pertukangan&comma; seperti bikin pot bunga&comma; bikin meja&&num;8221&semi;&comma; ungkap Taufiq saat ditemui media diruang kerjanya&comma; Sabtu&comma; &lpar;16&sol;8&sol;25&rpar;&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Taufiq juga mengungkapkan&comma; sebelumnya warga binaannya pernah mengolah kopi dan hasil karya dari para Narapidana tersebut pernah mendapat juara 3 dalam sebuah pameran yang digelar Pemerintah Kabupaten Ende&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Meskipun demikian menurut Taufiq bukan berarti prestasi juara itu yang ingin dipamerkan&comma; namun yang dirinya tekankan adalah soal ketrampilan dan karya-karya yang dihasilkan oleh warga binaan itu yang perlu ditonjolkan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia juga menuturkan selain ketrampilan dalam meracik kopi&comma; pembinaan kemandirian lain yang selalu digalakan selama ini oleh warga binaan Lapas IIB Ende adalah menanam sayur dan buah-buahan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di mana&comma; tambah dia&comma; pembinaan ketrampilan ini sejalan dengan program pemerintah pusat  tentang ketahanan pangan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Nantinya&comma; dari semua karya yang didapat berkat ketrampilan para Narapidana ini&comma; terang Taufiq&comma; hasilnya sebagian disimpan untuk operasional dan sebagiannya lagi dipergunakan untuk bakti sosial&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Kita kumpulkan kita bakti sosial diberikan lagi kepada masyarakat&period; Jadi programnya seperti itu&period; Kita ada sayur&comma; kita jual misalnya&comma; kita ini &lpar;uang-red&rpar; lalu kita belikan sembako&period; Jadi kita dapat hasil&comma; kita kembalikan lagi kepada masyarakat&comma; keluarga warga binaan&comma; dan masyarakat sekitar yang memang layak diberikan&&num;8221&semi;&comma; pungkas Taufiq&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebelumnya&comma; diberitakan bahwa sebanyak 201 Narapidana Lembaga Pemasyarakatan &lpar;Lapas&rpar; kelas IIB Ende mendapat remisi umum dan remisi dasawarsa bertepatan langsung dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80&comma; 17 Agustus 2025&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemberian remisi kepada Narapidana dan Anak Binaan berlangsung di Lapas Kelas IIB Ende&comma; pada Sabtu&comma; &lpar;16&sol;8&sol;25&rpar;&comma; yang dihadiri oleh&comma; Bapak Bupati Ende&comma; Yosef Benediktus Badeoda&comma; Dandim 1602&sol;Ende&comma; Kepala Kejaksaan Negeri Ende&comma; Kapolres Ende&comma; dan Wakil Ketua II DPRD Ende&comma; BUMD&comma; dan instasnsi terkait&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain 201 Narapidana yang menerima remisi umum dan dasawarsa&comma; 4 Narapidana lainnya hanya mendapat remisi dasawarsa sehingga total semua Narapidana yang menerima remisi umum dan remisi dasawarsa sebanyak 105 orang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada rangkaian kegiatatan resmi pemberian remisi&comma; Kepala Lapas Kelas IIB Ende&comma; Taufiq Hidayat dalam sambutan mengatakan&comma; peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia tahun ini mengangkat tema besar &&num;8220&semi;Bersatu&comma; Berdaulat&comma; Rakyat Sejahtera&comma; Indonesia Maju&&num;8221&semi;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tema besar&comma; kata dia&comma; merupakan sebuah ajakan untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga persatuan&comma; membangun kedaulatan hukum dan kemanusiaan&comma; serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara inklusif&comma; termasuk mereka yang sedang menjalani pembinaan di Lapas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Dalam momen yang penuh makna ini&comma; izinkan kami menyampaikan bahwa sebanyak 201 orang Narapidana menerima Remisi Umum 17 Agustus<br &sol;>&NewLine;2025 dan sebanyak 205 orang Narapidana menerima Remisi Dasawarsa 2025&&num;8221&semi;&comma; kata Kalapas Ende Taufiq&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya&comma; pemberian remisi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan penghargaan kepada warga binaan yang menunjukkan perubahan sikap&comma; disiplin&comma; serta partisipasi aktif dalam program pembinaan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu&comma; remisi ini juga adalah bukti bahwa negara tidak hanya menghukum&comma; tetapi juga memberi ruang kepada setiap insan untuk memperbaiki diri dan kembali menjadi pribadi yang berguna&period; Remisi bukan hak mutlak&comma; tetapi penghargaan atas upaya dan kesungguhan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Ende yang telah hadir dan berkenan menyerahkan remisi secara simbolis&period; Kehadiran Bapak&sol;Ibu dari jajaran Forkopimda dan para mitra kerja menjadi semangat tersendiri bagi kami di Lapas Ende untuk terus menjalankan tugas dengan integritas dan komitmen terhadap kemanusiaan&&num;8221&semi;&comma; ucapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Taufiq juga mengajak semua pihak agar di momentum peringatan hari kemerdekaan ini sebagai refleksi bersama bahwa kemerdekaan sejati bukan hanya bebas secara fisik&comma; tetapi juga merdeka dalam berpikir&comma; bersikap&comma; dan menjalani kehidupan yang bermartabat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Bagi para warga binaan yang hari ini menerima remisi&comma; kami ucapkan selamat&period; gunakan kesempatan ini dengan bijak&period; Jadikan momen ini sebagai titik balik menuju masa depan yang lebih baik demi diri sendiri&comma; keluarga&comma; dan bangsa&&num;8221&semi;&comma; pesannya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bupati Ende&comma; Yosef Benediktus Badeoda ketika di konfirmasi media usai kegiatan pemberian remisi mengatakan&comma; pemberian remisi dan pengurangan masa pidana kepada Narapidan dan Anak Binaan bukan semata-mata diberikan secara sukarela oleh Pemerintah namun ini bentuk apresiasi dan penghargaan kepada para Narapidana dan Anak Binaan yang sungguh-sungguh mengikuti pembinaan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bupati Badeoda berharap&comma; Narapidana dan Anak Binaan yang mendapat remisi terus menunjukan sikap disiplin&comma; berperilaku baik&comma; sungguh-sungguh bertobat&comma; dan mengikuti seluruh proses binaan dengan tertib&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Nantinya masyarakat dan pemerintah akan selalu siap untuk menerima mereka kembali&&num;8221&semi;&comma; kata Bupati Badeoda&period; &lpar;CR&sol;SP&rpar;&period;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version