Site icon savanaparadise.com

Gubernur NTT Dihujat Netizen Kurang Santun ,GMNI Kupang Ajak Bijak Bermedsos & Tidak Nilai Sepihak 

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Kupang&comma;Savanaparadise&period;com-<&sol;strong>Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia &lpar;GMNI&rpar; Kupang menanggapi berbagai narasi yang berkembang di media sosial terkait video Gubernur Nusa Tenggara Timur&comma; Melki Laka Lena&comma; saat mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungannya melihat langsung infrastruktur di Kecamatan Amfoang Kabupaten Kupang Provinsi NTT<&sol;p>&NewLine;<p>Ketua Cabang GMNI Kupang&comma; Jacson Marcus&comma; menilai bahwa potongan video dan hasil skrinsut foto yang beredar tidak dapat dijadikan dasar untuk memberikan penilaian sepihak terhadap sikap dan etika seorang pemimpin daerah saat berdiskusi bersama masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Publik sangat terburu-buru menyimpulkan sesuatu hanya berdasarkan potongan video dan hasil skrinsut semata&period; Kita harus melihat konteks secara utuh agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat&comma;” ujar Jacson Marcus&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Berdasarkan penjelasan dari berbagai pihak yang berada langsung di lokasi kegiatan&comma; Gubernur NTT saat itu bukan sedang bermain handphone&comma; melainkan sedang mencatat berbagai poin penting&comma; aspirasi masyarakat&comma; serta arahan yang disampaikan dalam dialog bersama masyarakat Amfoang dan Wakil Presiden RI&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebagai organisasi mahasiswa yang menjunjung tinggi objektivitas dan budaya kritis yang sehat&comma; GMNI Kupang mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial&period; Potongan video berdurasi singkat dan hasil skrinsut sering kali tidak menampilkan konteks secara utuh sehingga dapat menimbulkan persepsi yang keliru di tengah publik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami melihat penggunaan perangkat digital untuk mencatat merupakan sesuatu yang wajar di era modern saat ini&period; Yang paling penting adalah keseriusan seorang pemimpin dalam mendengar dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat&comma;” ucap Jackson<&sol;p>&NewLine;<p>GMNI Kupang juga menilai bahwa langkah Gubernur NTT yang mencatat langsung berbagai persoalan masyarakat menunjukkan adanya perhatian terhadap kebutuhan rakyat&comma; khususnya terkait pembangunan infrastruktur&comma; pelayanan publik&comma; dan persoalan-persoalan dasar yang disampaikan masyarakat Amfoang dalam kunjungan tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>GMNI Kupang berharap masyarakat tidak membangun opini negatif tanpa memahami situasi secara menyeluruh&period; Ruang digital seharusnya menjadi ruang edukasi dan kontrol sosial yang sehat&comma; bukan tempat membentuk penghakiman berdasarkan potongan informasi yang tidak utuh&period;ucap Ketua GMNI Kupang ini&period;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version