Site icon savanaparadise.com

GMNI Mendesak Pemkab Ende Untuk Mengevaluasi Kembali Belajar Online

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Ende&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia &lpar;GMNI&rpar; Cabang Ende mendesak agar Pemerintah Kabupaten Ende melalui Dinas P dan K agar mengevaluasi kembali metode belajar daring&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hal itu disampaikan oleh Sekretaris GMNI Cabang Ende&comma; Yakobus Madya Sui kepada media ini usai audiensi dengan Kepala Dinas P dan K Kabupaten Ende yang dihadiri juga oleh Kepala Bidang SD&comma; Kepala Bidang SMP&comma; dan Kepala Bidang PAUD&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Menurutnya&comma; setelah dilakukan advokasi&comma; kami cukup prihatin dengan kondisi dunia pendidikan di Ende paska diberlakukan belajar daring selama masa darurat covid-19&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Yakob mengungkapkan&comma; banyak keluhan yang dilontarkan oleh orang tua akibat keterbatasan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan pendidikan selama proses belajar daring yaitu&comma; yaitu harus memiliki HP android&comma; Laptop&comma; dan Quota Internetnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sehingga&comma; Kata dia&comma; akibat keterbatasan ekonomi itulah yang membuat anak tidak sempat mengikuti proses belajar daring secara baik dan tentunya ini dapat mempengaruhi dunia pendidikan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;kita memang mengutamakan keselamatan dan nyawa anak&comma; namun kita juga tidak boleh mengabaikan kualitas pendidik anak&comma; jangan-jangan dengan dengan berdalilkan virus corona&comma; sebenarnya kita sedang membuka bisnis baru dalam dunia pendidikan&comma; Ungkap Yakob&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya&comma; awal mulanya ketika diterapkan metode belajar daring&comma; dalil Pemerintah adalah demi memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 dan itu kita suport&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selanjut yakob mengatakan&comma; sekarang ini kita sudah memasuki masa new normal dan hingga saat ini Ende sudah kembali ke zona hijau&period; Dua hal inilah yang membuat kami memutuskan untuk mendesak Pemerintah agar sekolah-sekola kembali dibuka&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;banyak persolan yang kita temukan&comma; mulai dari rendahnya semangat belajar anak&comma; adanya beban baru bagi orang tua&comma; dan lebih mirisnya lagi&comma; guru hanya sekedar memberikan tugas untuk dikerjakan siswa tanpa melalui pengawasan secara masif&&num;8221&semi;&comma;<&sol;p>&NewLine;<p>Lanjutnya&comma; kalau ini terus dipaksakan&comma; tuntutan sistem pendidikan yang mengedepankan moral&comma; akhlak&comma; perilaku anak akan hilang karena ada jarak antara guru dan murid&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Senada dengan itu&comma; Wakil Ketua Bidang Advokasi Masyarakat&comma; Marianus Yanro Woda mengatakan&comma; semestinya harus ada metode atau skema baru yang harus dibuat oleh Pemerintah agar semua peserta didik memdapatkan ilmu pengetahuan secara merata&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tinggal&comma; kata dia&comma; Dinas menginstruksi kesetiap sekolah untuk mengidentifikasi dan mendata seluruh peserta didik yang memiliki HP Android&comma; Laptop&comma; dan Mampu untuk membeli internet dan juga peserta didik yang orang tuanya kurang mampu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Apabila semuanya sudah terdata secara baik&comma; tinggal kita memetahkan mana yang harus belajar online&comma; mana yang harus belajar luring&&num;8221&semi;&comma; Ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Akan tetapi&comma; untuk lebih maksimalnya&comma; terangnya&comma; Pemerintah menginstruksikan kepada sekolah untuk melakukan pertemuan dengan orang tua untuk meminta persetujuan orang tua agar dibukakan kembali kegiatan belajar mengajar &lpar;KBM&rpar; di sekolah seperti biasa dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;GMNI merasa bahwa akses disekolah harus kembali di buka&comma; sebab tidak ada salahnya karena ini juga atas instruksi dari mendikbud RI bahwa kabupaten yang masuk zona hijau boleh dibuka sekolahnya&comma; Imbunnya<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara itu&comma; Kepala Dinas P dan K Kabupaten Ende&comma; Mensi Tiwe&comma; disaat audensi berlangsung mengatakan&comma; Sebagai Kepala Dinas&comma; saya menyampaikan proficiat setinggi-tingginya kepada GMNI yang telah membantu Pemerintah terlebih khusus untuk melalui subangsi pemikirannya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Kami&comma; bahwa dengan kehadiran GMNI telah melengkapi setiap kesulitan yang kami hadapi dalam hal memutuskan sebuah kebijakan baru dan formula yang baru di masa new normal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;pada prinsipnya&comma; kita punya kepedulian yang sama terhadap dunia pendidikan yang ada di Daerah Ende agar lebih efektif dan efesien&&num;8221&semi;&comma; Ungkap Mensi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tentunya&comma; kata dia&comma; beberapa poin dari rekomendasi yang disampaikan itu menjadi bahan pertimbangan bagi kami demi memutuskan sebuah formulasi baru yang kita ambil dalam waktu dekat ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;sekali-lagi terimakasih banyak untuk ade-ade GMNI&comma; walaupun ditengah kesibukannya sebagai Mahasiswa masih berpikir tentang kemajuan daerah Ende&comma; Tuturnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Usai audiens GMNI menyerahkan enam poin rekomendasi yang perlu disikapi oleh Pemerintah Kabupaten Ende dalam hal ini Dinas P dan K&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Adapun Enam poin yang menjadi rekomendasi dari GMNI sebagai berikut<&sol;p>&NewLine;<p>1&period; Mendesak Pemerintah melalui Dinas terkait untuk segera menginstruksi kepada sekolah-sekolah untuk melakuakan pendataan terhadap peserta didik yang mampu dan tidak mampu untuk menjalankan proses belajar daring&period;<&sol;p>&NewLine;<p>2&period;mendesakan Pemerintah harus menerapkan belajar Luring kepada peserta didik yang tidak mampu selama masa new normal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>3&period;perlu adanya pengawasan yang masif dari guru<&sol;p>&NewLine;<p>4&period; Perlu adanya control dari Pemerintah selama kegiatan belajar dari rumah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>5&period; Mendesak Pemerintah untuk memberikan Quota internet gratis&period;<&sol;p>&NewLine;<p>6&period; Mendesak Pemerintah agar membuka kembali proses Kegiatan Belajar Mengajar &lpar;KBM&rpar; di sekolah&period;&lpar;Chen02&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version