Site icon savanaparadise.com

GMNI Ende Nilai Pemda Tidak Konsisten Dengan Penerapan Kebijakan Di Tengah Pandemi

Ketua DPC GMNI Cabang Ende, Marianus Yanto Woda (Foto: Istimewa)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Ende&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;- Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia &lpar;GMNI&rpar; Cabang Ende&comma; Marianus Yanto Woda menilai Pemerintah Daerah &lpar;Pemda&rpar; Ende tidak konsisten dengan kebijakan dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Ende&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Yanto&comma; ketidakkonsistennya Pemda tampak saat menghadiri dan membuka turnamen bola voly &lpar;SBV&rpar; Anak Remaja Ende dikala kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Ende masih meningkat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Padahal&comma; kata Yanto&comma; demi memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Ende&comma; Bupati Kabupaten Ende melalui Surat Edaran &lpar;SE&rpar; Nomor&colon; 420&sol;Pk&period;01&sol;215&sol;II&sol;2022 Tentang Kebijakan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Satuan Pendidikan di Masa Pandemi Corona Virus Diseases 2019 &lpar;Covid-19&rpar; tahun pelajaran 2021&sol;2022 Kabupaten Ende&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Dalam SE tersebut dijelaskan&comma; dengan mengingat saat ini Kabupaten Ende masuk PPKM level 3 serta data kenaikan pasien Covid-19 terus meningkat&comma; sehubungan dengan hal tersebut di atas satuan pendidikan dari jenjang&comma; TK&sol; KOBER&sol;RA&comma;SD&sol;MI&comma;SMP&sol;MTS&comma;SMA&sol;MA&comma;SMK&sol;MAK&comma; Perguruan tinggi di wilayah Kabupaten Ende di berlakukan pembelajaran jarak jauh&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Karena itu&comma; menurut Yanto semestinya Bupati harus komitmen dan mengambil langkah tegas terhadap seluruh aktifitas yang dapat menciptakan kerumunan bukan malah membiarkannya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Ini kan aneh jadinya&period; Di satu sisi semua sekolah diwajibkan belajar jarak jauh tapi di sisi lain kegiatan-kegiatan lain yang menciptakan kerumunan malah di biarkan dan diberi ijin&period; Dimana komitmen Bupati dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19&&num;8221&semi;&comma; kritik Yanto&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Yanto menyayangkan SE Bupati hanya berlaku hanya di satuan pendidikan sedangkan aktifitas masyarakat yang dapat memghimpun orang dalam jumlah banyak terkesan di abaikan pemerintah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;GMNI menilai kebijakan ini sangat kontraproduktif&&num;8221&semi;&comma; tegas Yanto&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam keterangan tertulis yang di terima wartawan&comma; Minggu&comma; &lpar;06&sol;03&sol;22&rpar; adapun beberapa pernyataan sikap yang disampaikan GMNI Cabang Ende antara lain&colon;<&sol;p>&NewLine;<p>1&period; Medesak Bupati Ende untuk menghentikan kegiatan turnamen bola voly tersebut mengingat Ende sudah masuk pada level 3 pandemi Covid-19&period;<&sol;p>&NewLine;<p>2&period; Mendesak Bupati Ende untuk menyampaikan permohon maaf kerena tela mengijiknkan turnamen tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>3&period; Bupati Ende tidak konsisten dengan kebijakan yg sudah di buat dalam hal ini Surat Edaran&period;<&sol;p>&NewLine;<p>4&period; Meminta Pemerintah Provinsi untuk memberikan peringatan ataupun sangsi tegas kepada Bupati Ende karena telah melanggar prokes&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebelumnya&comma; turnemen bola voly SBV Anak Remaja Ende Cup-1 di gelar di lapangan Lapas Ende&comma; Kelurahan Paupire&comma; Kecamatan Ende&comma; Kabupaten Ende&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kegiatan turnamem ini di ikuti siswa SLTA  Flores Lembata dan beberapa Club lainnya&comma; yang dibuka secara resmi oleh Bupati Ende&comma; Djafar Achmad&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Turut hadirnya&comma; Wakil Bupati terlantik Erikos Emanuel Rede&comma; Dandim 1602&sol;Ende&comma; Kapolres Ende&comma; dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Ende&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis&colon; Chen Rasi<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p><strong>Editor&colon; Yuven Abi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version