Site icon savanaparadise.com

Gadis Remaja di Ende Dikeroyok Oleh Orang Tak Kenal

Keterangan Foto: Ilustrasi

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Ende&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;- Peristiwa mengharukan dialami oleh seorang gadis remaja yang masih mengenyam di bangku sekolah alias seorang pelajar yang dikeroyok oleh orang tak dikenal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>AP demikian nama inisial korban yang masih duduk di bangku SMA&comma; salah satu sekolah yang ada di Kabupaten Ende&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tak hanya AP&comma; salah satu temannya berinisial P ikut menjadi korban dari pelampiasan amarah para pelaku&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Ketika disambangi Savanaparadise&period;com di kediamanannya&comma; Kamis &lpar;21&sol;07&sol;22&rpar;&comma; dalam keadaan sakit AP menerangkan sebelumnya pengeroyokan itu terjadi dirinya pernah di cari oleh pelaku&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Namun karena merasa diri tidak pernah bermusuhan dengan orang&comma; informasi yang dia dapat soal bebarapa perempuan yang sedang mencarinya itu  ia diabaikan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>AP tetap menjalankan rutinitasnya setiap hari sebagai pelajar untuk menerima mata pelajaran di sekolah&comma; tempat dirinya menimbah ilmu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Para pelaku sempat menghubungi AP pada Rabu&comma; &lpar;20&sol;07&sol;22&rpar; di mana ketika itu ia barusan tiba di rumahnya dengan menggunakan nomor P yang juga adalah teman AP&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam percakapan lewat via telepon&comma; para pelaku meminta AP untuk datang ke sekolah&period; Permintaan itu di penuhi AP karena lewat percakapan di telepon para pelaku sempat menuding AP mengancam adik dari salah seorang pelaku berinisial E&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pertemuan antara para pelaku dan korban pun terjadi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut pengakuan korban AP&comma; saat itu dirinya di datangi oleh 5 orang perempuan&period; Mereka lalu menanyakan tentang isu pengancaman adik mereka kepada AP&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Ih&comma; kamu pung maksud apa bilang mau pukul saya punya adik&&num;8221&semi;&comma; tutur AP mengulang kembali kata-kata dari salah seorang pelaku yang bertanya kepada dirinya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ketika ditanya demikian&comma; AP pun menjawab &&num;8221&semi; Ih&comma; kakak saya tidak pernah bilang di kakak pung adik begitu&period; Coba kakak panggil adik kakak itu&&num;8221&semi;&comma; ujar AP kepada salah seorang pelaku&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Setelah adu mulut beberapa saat&comma; peristiwa pengeroyokan pun dilakukan oleh para pelaku&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut korban&comma; pengeroyokan itu terjadi sekitar pukul 13&period;23 Wita&comma; persis di depan pintu gerbang SMP Margot&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Ada beberapa pukulan yang mengenai wajah saya sehingga saat itu saya langsung tunduk dan pusing&period; Teman saya waktu itu ingin membantu saya yang lagi pusing tapi karena terpancing emosi lalu melampiaskan amarah mereka ke teman saya&&num;8221&semi;&comma; ungkap AP&period;<&sol;p>&NewLine;<p>API melanjutkan&comma; kebetulan pada saat itu ada pak Polisi yang sedang lewat di jalan lalu menggiring kami semua ke Polres Ende&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Sejauh ini sudah dibuat laporan&period; Bahkan sudah diambil visum&&num;8221&semi;&comma; terang AP&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara&comma; anggota keluarga dari korban AP&comma; Marianus R&period; Rango meminta agar kasus ini segera di proses sesuai hukum yang berlaku&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kami dari keluarga meminta agar kepolisian dapat memproses kasus ini segera&&num;8221&semi;&comma; pinta Marianus yang juga adalah Ayah kandung korban AP&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis&colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version