Site icon savanaparadise.com

eringati Hari Menanam Pohon, BRI Tanam 5.000 Bibit Pohon Produktif di Desa Kutuh Bali

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Bangli&comma; Savanaparadise&period;com&comma;– Berbagai inisiatif terus dilakukan BRI dalam mendukung upaya pemerintah memerangi perubahan iklim dan menjaga keseimbangan lingkungan&period; Melalui aktivitas Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan &lpar;TJSL&rpar; BRI Peduli&comma; BRI kembali melaksanakan program BRI Menanam – Grow &amp&semi; Green melalui kegiatan penanaman pohon produktif di Desa Kutuh&comma; Kecamatan Kintamani&comma; Kabupaten Bangli&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kegiatan ini sekaligus memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia yang melibatkan kelompok tani dan masyarakat lokal pada Senin &lpar;25&sol;11&rpar;&period; Sebanyak 5&period;000 bibit pohon dibagikan ke kelompok tani setempat&comma; yang terdiri dari 1&period;500 bibit tanaman alpukat dan 3&period;500 bibit tanaman matoa&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terkait dengan hal tersebut&comma; Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengungkapkan bahwa pelaksanaan program BRI Menanam – Grow &amp&semi; Green di Desa Kutuh merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab BRI dalam menjaga keseimbangan alam dan lingkungan serta membantu mendorong perekonomian masyarakat setempat&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Dengan program ini&comma; kami membantu masyarakat setempat untuk menjaga alam dan keseimbangan lingkungan&period; Tanaman yang ditanam juga suatu saat nanti bisa membantu perekonomian masyarakat setempat&period; Ini adalah bentuk komitmen BRI dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan kinerja berkelanjutan yang berbasis Environment&comma; Social and Governance &lpar;ESG&rpar;”&comma; ungkap Hendy&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Program ini juga menjadi wadah untuk mewujudkan praktik pembangunan berkelanjutan yang memliki tujuan untuk melestarian lingkungan&comma; menyerap karbon&comma; memberdayakan masyarakat dan meningkatan perekonomian&period; Dalam pelaksanaannya&comma; BRI menggandeng Yayasan Ladang Sinergi Lestari&comma; membantu melakukan pendampingan&comma; monitoring dan evaluasi program&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di lain pihak&comma; I Wayan Swastika &lpar;44&rpar; selaku Ketua Kelompok Munduk Buluh mengatakan bahwa sebelumnya anggota kelompoknya adalah para petani di Desa Kutuh yang belum bisa menggarap hutan karena tidak mendapakan ijin dari pemerintah&period; Dengan terbentuknya kelompok tersebut pada 2017&comma; akhirnya Kelompok Munduk Buluh sudah bisa menggarap hutan dan menjadikan sebagai sumber penghasilan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Dulu sebelum kelompok tani terbentuk&comma; kami hanya memanfaatkan hutan untuk mencari rumput untuk pakan ternak&period; Sekarang kami sudah bisa menggarap hutan hingga kahirnya kami berkolaborasi dengan Yayasan Lada Sinergi dan BRI untuk melakukan penanaman tanaman produktif di lahan ini”&comma; ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia berharap kolaborasi ini nantinya dapat membantu penghjiauan di kawasan hutan di Desanya dan dapat membantu perekonomian anggota kelompoknya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Program BRI Menanam – Grow &amp&semi; Green tersebut tujuannya sangat bagus dan sesuai dengan rencana pengembangan kelompok&period; Tentunya selain menjadikan penghijauan di kawasan hutan kami&comma; kami juga dapat memanfaatkan hasil dari tanaman yang kami tanam kedepannya yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan kelompok tani kami tentunya” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Catur menambahkan&comma; kegiatan penanaman pohon produktif merupakan upaya nyata dalam membantu pemerintah mengurangi dampak buruk dari lahan kritis seperti banjir&comma; longsor&comma; dan kekeringan&comma; serta berkontribusi dalam pengurangan emisi dan adaptasi perubahan iklim&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sejak diluncurkan pada tahun 2023 Program BRI Menanam &&num;8211&semi; Grow &amp&semi; Green telah memberikan kontribusi dalam melawan perubahan iklim dan membantu menjaga keseimbangan lingkungan&period; Hingga saat ini&comma; program ini telah melibatkan 23 kelompok tani dan nelayan di berbagai wilayah di Indonesia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu&comma; tercatat lebih dari 60&period;300 pohon telah tertanam dan terpelihara dengan baik dan 2&period;430 fragmen karang telah ter-transplantasi untuk memulihkan ekosistem laut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain berdampak pada keseimbangan lingkungan&comma; program ini juga berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan 1&period;080 kepala keluarga&comma; menciptakan lapangan kerja dan berpotensi menyerap karbon sebesar 17&comma;96 ribu ton CO2e per tahun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;BRI Menanam &&num;8211&semi; Grow &amp&semi; Green adalah wujud komitmen kami dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat&period; Dengan semangat gotong royong&comma; program ini terus berlanjut di berbagai titik lainnya&comma; memperkuat komitmen BRI untuk melestarikan bumi demi generasi mendatang”&comma; pungkas Catur&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version