Site icon savanaparadise.com

Dua Pondok dan 20 Karung Padi Milik Petani di Ende Ludes Terbakar

Tampak abu dan puing-puing bekas kebakaran dua pondok sawah(Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Ende&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;- Dua pondok sawah milik seorang petani&comma; Kalitos Karo &lpar;54&rpar; di Dusun Kotakadhe&comma; Desa Kebirangga&comma; Kecamatan Maukaro&comma; Kabupaten Ende ludes terbakar api&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tak hanya dua pondok&comma; 20 karung padi serta uang yang disimpan di pondok juga ludes terbakar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Informasi yang dihimpun Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 07&period;00 &lpar;pagi&rpar;&comma; pada Selasa 30 Agustus 2022&comma; di mana pada saat itu&comma; pemilik pondok Kalitus Karo tidak berada di pondok karena pergi memotong rumput yang tidak jauh dari pondok&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Namun&comma; sebelum pergi memotong rumput&comma; Kalitus sempat menyalakan api ditungku untuk memasak nasi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Diperkirakan setelah sejam kemudian&comma; ia &lpar;Kalitus&rpar; disaat memotong rumput  mendengar bunyian&period; Pada saat dirinya berdiri dan menoleh ke pondok&comma; ia begitu terkejut api sudah membesar dan membakar semua isi dalam pondok tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kami tidak menyangka musibah kebakaran bisa terjadi karena pada saat kejadian ayah saya tidak berada di pondok&&num;8221&semi;&comma; ungkap Yorica Weso anak dari Kalitus Karo kepada awak media&comma; Selasa &lpar;30&sol;08&sol;22&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Yorica menuturkan akibat dari kebakaran itu 20 karung padi dan uang milik ayahnya yang tersimpan di tas Rp&period; 1&period;500&period;000 ikut terbakar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia juga menceritakan&comma; Ayahnya sempat mau menyelamatkan 20 karung padi dan tas yang berisikan uang tapi karena apinya terlalu besar akhirnya tidak bisa&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Memang pada saat kebakaran terjadi&comma; tidak ada orang yang berada di TKP&comma; sesudah api membakar semuanya barulah orang mulai berdatangan&&num;8221&semi;&comma; terang Yorica<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kita sangat berharap ada campur tangan dari pemerintah terhadap musibah ini&&num;8221&semi;&comma; harapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis&colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version