Site icon savanaparadise.com

Direktur Utama BRI Hery Gunardi Ungkap Strategi Keberhasilan Peningkatan Dana Murah

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma;– PT Bank Rakyat Indonesia &lpar;Persero&rpar; Tbk &lpar;BRI&rpar; terus memperkuat fundamental bisnis dengan menekankan strategi pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan&period; Fokus pada penguatan dana murah &lpar;Current Account Savings Account&sol;CASA&rpar; menjadi kunci dalam menciptakan ruang pertumbuhan yang lebih sehat bagi profitabilitas perusahaan secara jangka panjang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam paparannya pada Rapat Dengar Pendapat &lpar;RDP&rpar; dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta &lpar;21&sol;08&rpar;&comma; Direktur Utama BRI Hery Gunardi menjelaskan bahwa saat ini perseroan secara terukur mendorong peningkatan dana giro dan tabungan untuk menjaga efisiensi biaya dana&period;<br &sol;>&NewLine;Strategi tersebut pun tercermin dari makin meningkatnya komposisi dana murah &lpar;CASA&rpar;&period; Tercatat&comma; hingga akhir Juni 2025&comma; total Dana Pihak Ketiga &lpar;DPK&rpar; BRI tumbuh 6&comma;7&percnt; secara tahunan &lpar;yoy&rpar; menjadi Rp1&period;482&comma;12 triliun&period; Dari jumlah tersebut&comma; porsi CASA mencapai 65&comma;5&percnt; atau tumbuh double digit sebesar 10&comma;6&percnt; yoy&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Komposisi ini menunjukkan strategi BRI yang konsisten dalam mendorong penghimpunan dana murah melalui optimalisasi alat transaksi atau transaction banking&period; Dengan CASA yang semakin dominan&comma; biaya dana atau Cost of Fund &lpar;CoF&rpar; BRI dapat ditekan sehingga mendukung profitabilitas jangka panjang yang lebih baik&comma;” ucap Hery&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Hery juga menyebut&comma; akselerasi pertumbuhan dana murah yang positif tersebut pun turut ditopang oleh optimalisasi kanal digital yang terus mencatat kinerja impresif&period; Di mana&comma; per Triwulan II 2025&comma; BRImo sebagai super app andalan BRI mencatatkan pertumbuhan yang sangat baik dari sisi jumlah pengguna maupun volume transaksi&period; Jumlah pengguna BRImo meningkat 21&comma;2&percnt; secara tahunan yoy menjadi 42&comma;7 juta user&comma; sementara volume transaksinya naik 25&comma;5&percnt; yoy menjadi Rp3&period;231&comma;7 triliun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kemudian&comma; dari sisi merchant&comma; transaksi bisnis melalui BRI meningkat pesat dengan volume penjualan merchant naik 27&comma;2&percnt; YoY menjadi Rp105&comma;5 triliun&period; Jumlah transaksi juga melonjak 50&comma;2&percnt; menjadi 308 juta transaksi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tak hanya itu&comma; kinerja QRIS BRI juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan&period; Volume transaksi meningkat 142&comma;9&percnt; YoY menjadi Rp37&comma;2 triliun&comma; dengan jumlah transaksi yang naik 162&comma;5&percnt; menjadi 313&comma;7 miliar transaksi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Capaian ini menegaskan bahwa transformasi digital BRI tidak hanya memperkuat basis dana murah&comma; tetapi juga memperluas ekosistem pembayaran digital yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di sisi lain&comma; upaya BRI dalam menekan biaya dana tersebut juga mendapat dukungan dari kondisi makro&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebagaimana diketahui&comma; sejak Januari 2025&comma; Bank Indonesia telah menurunkan BI Rate sebesar 100 basis poin&comma; dengan suku bunga acuan berada di level 5&percnt; pada Agustus 2025&comma; yang diikuti penurunan suku bunga antar bank menjadi 4&comma;68&percnt; per 20 Agustus 2025&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Penurunan suku bunga juga turut menekan biaya dana perbankan&comma; mendukung efisiensi dan membuka ruang untuk ekspansi kredit&comma;” pungkas Hery&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version