Site icon savanaparadise.com

Dibalik Misi Dukcapil Ende Goes To School

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapi) Kabupaten Ende, Lambertus Sigasare (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Ende&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;- Gebrakan baru terus dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil &lpar;Disdukcapil&rpar; Kabupaten Ende dalam pemenuhan hak sipil anak&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kali ini dengan membawa misi besar Disdukcapil Goes To School&comma; Dukcapil Ende lewat kerjasamanya dengan Dinas P dan K mendatangi sekolah-sekolah untuk melakukan perekaman Kartu Identintas Anak &lpar;KIA&rpar; dan juga E-KTP&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Misi besar itu dilakukan Dukcapil karena mengingat&comma; anak yang sudah mendapat KIA baru mencapai 14&period;577 yang sudah direkap di pusat dan 22&period;545 anak yang ada Disdukcapil&comma; dari jumlah anak umur 0-17 tahun secara keseluruhan&period; Artinya&comma; masih sekitar 50an ribu lebih anak yang belum memiliki KIA&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Kepala Disdukcapil Kabupaten Ende&comma; Lambertus Sigasare saat ditemui media Savanaparadise&period;com diruang kerjanya&comma; Jumat &lpar;02&sol;09&sol;22&rpar; menjelaskan ada dua hal yang menjadi kendala sehingga sejauh ini banyak anak yang belum memiliki KIA&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pertama&comma; banyak masyarakat yang belum memahami apa yang dimaksud dengan KIA&period; Kendala yang kedua&comma; KIA belum sepenuhnya digunakan secara langsung oleh anak&period; Dua hal inilah menurut Lambertus sehingga berdampak masih banyak anak yang belum memiliki KIA&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Padahal&comma; jelas Lamber&comma; mengacu pada Permendagri nomor 02 tahun 2016&comma; terdapat banyak manfaat apabila anak sudah memiliki KIA seperti&comma; melindungi pemenuhan hak sipil anak&comma; menjamin akses sarana umum&comma; mencegah terjadinya perdagangan anak&comma; dan memudahkan anak mendapat pelayanan publik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Target kami seluruh sekolah SMA ini akan kami kunjungi dan kita sudah bersurat ke semua Kepsek untuk meminta kesedian waktu&period; Kalau ini tuntas itu berarti&comma; kita akan datang lagi ke sekolah untuk merekam anak umur 16 tahun&&num;8221&semi;&comma; ujar Lamber&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Karena menurut Lamber&comma; proses pemotretan di sekolah jauh lebih mudah dan lebih gampang untuk didistribusikan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Sebenarnya KIA itu ada dua jenis&comma; yang pertama KIA untuk umur 0-5 tahun dan kedua KIA untuk umur 5-17 tahun&period; Perdedaan keduanya terletak pada foto&comma; KIA umur 0-5 tahun tanpa foto&period; Dan ini kami sudah ke Paud-Paud yang ada&&num;8221&semi;&comma; tandasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kemudia kalau KIA yang umur 5-17&comma; itu harus punya foto&period; Dan untuk ini kami sudah lakukan pemotretan di sekolah-sekolah&&num;8221&semi;&comma; tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Inovasi &&num;8216&semi;Lapak Three In One&&num;8217&semi;<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Selain misi Disdukcapil Goes To School dalam mempercepat pengurusan KIA&comma; kata Lamber&comma; ada inovasi lain yang dilakukan oleh Disdukcapil dalam mempercepat anak memiliki KIA&comma; seperti&comma; Lapak Three In One&comma; Panda Three In One&comma; dan pelayanan Online&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Lamber menguraikan&comma; yang dimaksud dengan &&num;8216&semi;Lapak Three In One&&num;8217&semi; adalah lahir dapat Adminduk&period; Dengan harapan&comma; ketika ibu melahirkan anak harus memperoleh 3 dokumen yakni&comma; kartu keluarga yang sudah mempunyai NIK anak&comma; akta kelahiran&comma; dan KIA&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Agar inovasi ini dapat berjalan sukses&comma; menurut penjelasan dia&comma; Disdukcapil lalu bekerjasama dengan RSUD Ende&comma; RS Misi&comma; RS Jopu&comma; RS Pratama Wewaria&comma; dan Puskesmas dalam kota Ende&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Inovasi &&num;8216&semi;Panda Three In One&&num;8217&semi;<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Inovasi yang kedua yang dicetus Disdukcapil adalah &&num;8216&semi;Panda Three In One&&num;8217&semi;&period; Terkait inovasi ini Lambertus menjelaskan&comma; yang dimaksud &&num;8216&semi;Panda Three In One&&num;8217&semi; adalah permandian dapat Adminduk&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Harapannya&comma; kata Lamber&comma; ketika anak dipermandikan di gereja&comma; harus memperoleh 3 dokumen Adminduk yakni&comma; kartu keluarga&comma; akta kelahiran&comma; dan KIA&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sehingga dirinya bekerjasama dengan Kevikepan Ende dan gereja Shalom demi membantu percepatan pemenuhan hak sipil anak&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kerjasama ini tinggal menunggu tanda tangan MoU&period; Jadi drafnya sudah disetejui oleh Vikep dan Pendeta&&num;8221&semi;&comma; tandasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sedangkan untuk inovasi &&num;8216&semi;Layanan Online&&num;8217&semi;&comma; terang Lamber&comma; ini diperuntukan bagi masyarakat Kabupaten Ende yang tidak sempat ke Disdukcapil untuk mengurus KIA&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Tunjuk KIA Dapat Bonus<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Siapa sangka&comma; Kartu Identitas Anak atau biasa disingkat KIA&comma; selain memiliki banyak manfaat&comma; ia juga memiliki kelebihan apabila anak memiliki KIA&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kelebihan itu akan dirasakan oleh pengguna KIA pada saat berbelanja&comma; hendak mengerjakan tugas di warnet&comma; dan kepincut mandi di kolam renang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pasalnya&comma; Disdukcapil Ende telah bekerjasama dengan pelaku usaha terkait pemberian diskon&comma; voucher&comma; dan bonus-bonus lainnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Bagi anak-anak yang sudah memiliki KIA tinggal menunjukan KIA saat berbelanja&comma; pasti akan dapat diskon&comma; bonus&comma; ataupun voucher&period; Sebab&comma; kemarin kita lakukan penandatangan Perjanjian Kerja Sama &lpar;PKS&rpar;&&num;8221&semi;&comma; terang Kadis Lamber&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Adapun&comma; kata Lamber&comma; pelaku usaha yang sudah menandatangani PKS seperti&comma; Toko Aneka Busana di jalan Kelimutu&comma; Toko Postero&comma; Toko Sun Jaya&comma; Warnet Dippon&comma; dan Kolam Renang Jonatan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari setiap usaha tersebut&comma; baik itu toko&comma; warnet&comma; ataupun kolam renang&comma; kata Lamber&comma; diskon&comma; voucher&comma; dan juga bonus yang diberikan begitu variatif&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Maksud dari semua ini supaya anak bisa memanfaatkan KIA dan KIA akan selalu di bawa kemana-mana oleh anak seperti KTP orang dewasa&&num;8221&semi;&comma; jelas dia&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis&colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version