Site icon savanaparadise.com

Di UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 Influencer Reza Pahlevi Bagi Tips UMKM Sukses di Medsos

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma; – Social media influencer sekaligus content creator Reza Pahlevi berbagi kiat sukses bagi pelaku UMKM yang menjalankan bisnis di media sosial atau medsos dalam acara Ngobrol Pintar BRILIANPRENEUR di JCC&comma; 7 Desember 2023&period; Acara tersebut termasuk dalam gelaran UMKM EXPO&lpar;RT&rpar; BRILIANPRENEUR 2023 yang merupakan rangkaian dari HUT ke-128 PT Bank Rakyat Indonesia &lpar;Persero&rpar; Tbk atau BRI&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Reza yang memiliki hampir 98&period;000 pengikut di akun Instragramnya mengungkapkan dirinya mulai membantu pelaku UMKM untuk mempromosikan produknya sejak 2014&period; Saat itu dia sudah membuka kerja sama dengan brand yang sudah besar maupun yang baru merintis&period; Bahkan saat pandemi Covid-19&comma; dia bersama sejumlah social media influencer lain berinisiatif membantu pelaku UMKM untuk promosi&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Itu tidak dikenakan biaya apapun&period; Istilahnya nge-repost doang&period; Bantuin posting di medsos kita&period; Saat itu tahun 2020&period; Ternyata feedback-nya bagus bagi pelaku UMKM banyak yang beli dan banyak yang lihat produknya&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Oleh karena itu&comma; menurutnya kolaborasi jadi kunci pelaku UMKM buat maju di era digital&period; Sebab&comma; banyak produk UMKM yang belum terekspos&period; Padahal produk tersebut memiliki kualitas yang baik&period; Reza pun berbagi kiat agar pelaku UMKM dapat mengoptimalkan medsos untuk mengekspos produknya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya&comma; pelaku UMKM harus memiliki ketertarikan besar terhadap sosmed&period; Pasalnya&comma; dalam mempromosikan produk melalui sosmed&comma; langkahnya lumayan panjang&period; Alias tidak instan&period; Sebelum menggunakan sosmed untuk memasarkan produk&comma; pelaku UMKM harus tahu seperti apa branding dari produknya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pelaku UMKM harus memetakan target market&comma; audiens&comma; kompetitor&comma; kelebihan dan kekurangan dibandingkan dengan kompetitor&period; Jadi pelaku UMKM yang menggunakan sosmed dalam berbisnis&comma; tahu bagaimana menempatkan diri di platform tersebut seperti apa ke depan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Misal branding-nya keripik paling pedas&period; Di sosmed seperti Instagram bisa diberi foto-foto nuansa merah&period; Nanti disamakan dengan target market&period; Misal target market pasti ngincar orang-orang yang suka pedas karena kripik paling pedas&period; Jadi tinggal menyasar ke audiens yang suka pedas&period; Dan tergantung kita ingin dikenal seperti apa&period; Kita harus punya tujuannya&comma; punya target&period; Produk itu seperti diberi nyawa&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kemudian dalam mengekspos produk melalui sosmed&comma; pelaku UMKM pastinya harus konsisten&period; Sebab dinamika bisnis melalui sosmed sangat cepat&period; Melalui platform sosmed&comma; pelaku UMKM minimal mem-posting satu konten setiap hari&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ini agar brand dan produk terkait tetap berada &OpenCurlyQuote;di permukaan’&period; Oleh karena itu&comma; content creator perlu membuat rencana matang berkelanjutan di depan&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Misalnya bikin daftar membuat konten selama 30 hari ke depan&period; Minggu pertama terkait produk&comma; berikutnya soal tempat kita berjualan&comma; kemudian testimoni konsumen dan selanjutnya&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Reza pun mengatakan produk yang dipasarkan harus memiliki identitas yang kuat&period; Oleh karena itu aktivitas campaign menjadi penting&period; Dalam hal ini&comma; campaign yang efektif diperlukan&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Yaitu dengan campaign yang efektif&period; Yang bisa engage sama target audiens dan lebih interaktif dengan mereka&comma;” lanjutnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu agar produk yang dipasarkan melalui platform medsos tetap eksis&comma; UMKM harus mampu memanfaatkan tren di masyarakat&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Tapi tetap harus mempertahankan branding-an dan mengikuti tren masyarakat&period; Jangan jadi kehilangan identitas&period; Ada tren yang bisa dipakai di produk kita misalnya&comma; ya dipakai saja dengan identitas produk yang sama&comma;” pungkasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Adapun pada pameran tahun ini&comma; BRI mengajak 700 UMKM terkurasi yang meliputi 378 UMKM pendaftar baru&comma; 122 UMKM alumni BRILIANPRENEUR&comma; 6 UMKM binaan Perusahaan Anak seperti Pegadaian&comma; PNM dan BRI Ventures&comma; 150 UMKM Local Heroes yang telah menjadi market leader dengan harapan dapat memperluas impact bisnis dan terkoneksi untuk berkolaborasi kepada UMKM lainnya&period; Kemudian 32 UMKM member SCAI &lpar;Specialty Coffee Association of Indonesia&rpar;&comma; 12 UMKM SMExcellence binaan Kementerian Koperasi &amp&semi; UKM&period; UKM tersebut berasal dari berbagai daerah yang akan menampilkan produk-produk terbaru dan terbaik mereka&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Aspek kurasi yang dilakukan meliputi design inovasi produk&comma; dampak sosial &amp&semi; lingkungan&comma; kemampuan ekspor&comma; pencapaian UMKM dan apresiasi yang pernah diraih oleh UMKM Pendaftar&period; UMKM EXPO&lpar;RT&rpar; BRILIANPRENEUR edisi kali ini menampilkan UMKM Indonesia yang telah dikurasi dan memenuhi standar global&comma; namun tetap bertumpu pada sumber daya lokal&comma; pemberdayaan komunitas lokal&comma; dan kepedulian lingkungan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa program UMKM EXPO&lpar;RT&rpar; BRILIANPRENEUR 2023 menjadi salah satu langkah konkret perseroan sebagai lembaga keuangan yang turut bertanggung jawab memajukan UMKM Indonesia&period; BRI melihat adanya peluang besar bagi produk-produk Indonesia untuk masuk ke pasar global&period; Hasil karya anak bangsa dinilai memiliki kualitas yang dapat bersaing dengan produk dari negara-negara lain&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di samping economic value creation&comma; Sunarso menjelaskan bahwa event ini juga menjadi perwujudan komitmen BRI untuk meningkatkan social value creation dengan berperan aktif dalam mendorong kemajuan&comma; peningkatan kapabilitas serta kualitas UMKM di Indonesia&period; Dengan gelaran ini pula&comma; diharapkan UMKM dapat membangun kembali kepercayaan diri berani tampil di pasaran mancanegara&comma; dan menguatkan pemasaran di pasar lokal melalui perluasan channel penjualan di platform e-commerce&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Melalui UMKM EXPO&lpar;RT&rpar; BRILIANPRENEUR 2023&comma; kami berharap dapat memberikan dampak positif dan meluas pada kemajuan dan pengembangan kapasitas serta kualitas UMKM Indonesia”&comma; pungkas Sunarso&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version