Site icon savanaparadise.com

Dewan di Ende Soroti Soal Pelayanan Dari Maskapai Penerbangan Wings Air

Anggota DPRD Kabupaten Ende, Anselmus Kaise (Foto: Chen Rasi/SP)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Ende&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah &lpar;DPRD&rpar; Kabupaten Ende&comma; Anselmus Kaise kembali menyoroti soal pelayanan yang diberikan oleh Maskapai Penerbangan Wings Air ke para penumpang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sorotan tajam itu disampaikan anggota Dewan Anselmus Kaise karena prihatin terhadap nasib yang dialami salah seorang penumpang dari 3 penumpang yang gagal berangkat dikarenakan telat check-in&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Penumpang yang dimaksudnya itu adalah Valentina&comma; seorang perempauan yang ingin berobat ke Batam karena sakit&period; Namun&comma; karena terlambat melakukan check-in di Bandara Haji Hasan Aroeboesman&comma; Valentina terpaksa mengurungkan niatnya untuk berobat&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Terhadap peristiwa ini&comma; Ansel Kaise menjelaskan&comma; transportasi udara merupakan salah satu sarana transportasi yang merupakan kebutuhan dasar bagi para penumpang yang hendak berpergian termasuk bagi mereka yang sedang sakit&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Ini pelayanan dasar sebenarnya&period; Orang yang sedang sakit&comma; satu-satunya media adalah transportasi darat&comma; laut&comma; dan juga udara&period; Apalagi sifatnya rujukan misalnya&period; itu harus segera di bantu&&num;8221&semi;&comma; tegas Anggota Fraksi PSI ini&comma; Saat di temui media di Kantor DPRD Ende&comma; Jumat&comma; &lpar;9&sol;5&sol;25&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ansel menambahkan&comma; apapun organisasinya&comma; apapun instansinya&comma; baik vertikal maupun horizontal&comma; bahkan Wings Air pun&comma; kalau dia menginvestasikan usahanya di Kabupaten Ende&comma; maka tugas dia adalah harus melayani masyarakat Kabupaten Ende dengan baik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Karena itu&comma; Ia meminta kepada pihak Maskapai agar dalam memberikan pelayanan&comma; harus mempertimbangkan dari sisi nurani&period; Karena baginya&comma; dalam situasi tertentu&comma; seandainya dalam kondisi extra ordinary atau kondisi luar biasa&comma; maka sarannya&comma; itu perlu di prioritaskan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Apalagi ini orang sakit&comma; yang berarti kondisi kekhususan&comma; dalam konteks pelayanan publik&comma; ini mesti dibantu&&num;8221&semi;&comma; Kata Ansel&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ansel juga mengatakan&comma; bagaimana jadinya&comma; apabila yang sakit saja sudah diperlakukan demikian&period;Ia lalu mengumpamakan&comma; bagaimana dengan seorang pejabat daerah&comma; apabila dalam kepentingan mendesak dan berhubungan dengan kepentingan publik Kabupaten Ende&comma; lalu diperlakukan sama&period; Yang rugi siapa&quest; tanya Ansel&period; Lalu ia menjawab&comma; pasti yang rugi adalah masyarakat kabupaten Ende&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ansel juga memberikan catatan kritis terhadap Manajer Maskapai Penerbangan Wings Air yang memgaibaikan peran media sebagai pilar ke empat demokrasi&period; Ansel menilai kata-kata yang dilontarkan Manajer Wings Air dapat menghambat kerja-kerja jurnalis soal transparansi dan juga menghambat keterbukaan informasi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Karena itu&comma; Ia juga meminta agar pihak Wings Air harus terbuka&comma; tidak hanya terbuka soal pelayanan&comma; tapi harus terbuka kepada awak media yang hendak meliput&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dikatakan&comma; bagaimana mungkin publik bisa tahu tentang keberadaan Maskapai dan juga tentang pelayanan&comma; kalau pihak maskapai menutup diri dari media&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;kita tidak mendiskreditkan pihak maskapai&period; Kita butuh Wings Air karena satu-satunya pelayanan publik transportasi udara di kabupaten Ende hanya Wings Air&period; Tapi jangan karena dia sendiri kemudian mengabaikan pelayanan yang bersifat humanis&period; Itu harus dihindarkan&&num;8221&semi;&comma; tandasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>ia juga memghimbau kepada para penumpang atau pengguna jasa angkutan untuk mengikuti Protap &lpar;prosedur tetap-red&rpar; yang diberlakukan oleh Maskapai&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kalau terlamabat&comma; berarti salahnya di kita&period; Manajemen waktu kita yang tidak tetap&&num;8221&semi;&comma; tukasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dikabarkan Sebelum&comma; 4 Orang penumpang pesawat di Ende Gagal berangkat dari Bandara Haji Hasan Aroeboesman Ende&comma; Kamis&comma; &lpar;8&sol;5&sol;25&rpar;&comma; lantaran telat check-in&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari tiket yang dipegang oleh para penumpang&comma; tiga diantaranya transit di Labuan Bajo dengan kota tujuan&comma; Jakarta dan Batam&period; Di tiket yang sama pula&comma; tertulis check-in paling lambat 90 menit sebelum keberangkatan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Valentina&comma; salah seorang penumpang ketika dikonfirmasi awak media mengaku&comma; dirinya batal berangkat karena telat check-in&period; Ia mengaku sempat berdebat dengan petugas saat melakukan check-in karena tak dilayani&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebab&comma; waktu dirinya check-in&comma; saat itu pukul 11&period;20&comma; siang&comma; kurang 20 menit lagi pesawat akan take off &lpar;lepas landas-red&rpar; karena sesuai jadwal yang tertera pada tiket&comma; pesawat akan berangkat dari Ende pada pukul&comma; 11&period;40&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain telat check-in&comma; penumpang tujuan Batam tersebut mengaku&comma; alasan kedua petugas tidak melayaninya karena terdapat perbedaan nama antara tiket dan KTP yang di milikinya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut pengakuan Valentina&comma; selama penerbangan yang pernah di ikutinya&comma; tak ada kejadian atau peristiwa semacam ini&period; Sehingga Ia mengaku heran dengan kebijakan yang diberlakukan di Bandara Ende&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Valentina menegaskan&comma; sesungguhnya antara nama yang tertera di Tiket dan KTP miliknya tidak ada perbedaan&period; Ia lalu menceritakan pengalamannya selama melakukan penerbangan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya&comma; seringkali Ia temukan di tiket itu&comma; tertulis nama depan dan belakang&period; Namun&comma; tambah dia&comma; dari tiket traveloka yang dibelinya cuma tertera nama depannya saja&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Tapi kemarin dari Batam tu kami beli begini juga&comma; tapi orangnya layani&&num;8221&semi;&comma;tutur dia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hal yang memilukan lagi&comma; tujuan Valentina ke Batam&comma; ternyata ingin berobat karena kondisi kesehatannya terganggu&period; Tapi sayang&comma; niatnya tersebut harus di urungnya karena harus diperhadapkan dengan sebuah persoalan yang tak pernah diduga sebelumnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Tapi kalau di mana-mana&comma; kalau pesawat tu&comma; kalau penumpang terlambat&comma; mereka masih menunggu penumpang&period; Mereka masih melayani&period; Baru di sini Ende yang lain&&num;8221&semi;&comma; terang Valentina&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kami hanya berharap agar kinerja dan pelayanannya lebih baik lagi&period; Harus punya hati nurani&comma; kecuali pesawatnya sudah terbang&period; Kan pesawatnya masih ada&&num;8221&semi;&comma;&comma; harapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kisah yang sama juga di lontarkan oleh Stevan Din salah seorang penumpang yang gagal berangkat ke Jakarta karena telat Check-in&period; Stevan menuturkan&comma; sejatinya Ia telah melakukan Check-In online&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya&comma; Ia melakukan check-in online sejak pukul 05&period;00 dan berangkat dari rumah serta tiba di Bandara pada pukul 11&period;15&period; Namun tak disangkanya&comma; karena tiba di Bandara pukul 11&period;15 sehingga keberangkatan nya dibatalkan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut pengakuan Stevan&comma; setela menyampaikan keberatan ke petugas karena jadwal keberangkatan pesawat baru terjadi pada pukul 11&period;40&comma; terkonfirmasi bahwa alasan yang disampaikan petugas karena namanya sudah calling&comma; namun tak di respon&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Stevan berharap bahwa dalam proses pelayanan tidak saja terpaku pada aturan baku tetapi perlu juga mempertimbangkan hati nurani untuk melayani sesama&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Apalagi semisal situasional macam Ibu tadi&period; Kalau kami yang masih kuat-kuat ini masih bisa oke lah&comma; masih bisa besok atau lusa&excl; untuk jalan tapi situasi darurat sakit itu perlu perhatian&&num;8221&semi;&comma; tukas Stevan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Saya tekankan soal hati nurani dan kepekaan terhadap sesama&&num;8221&semi;&comma; tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Demi keberimbangan berita&comma; awak media mencoba untuk mengkonfirmasi pihak Bandara&period; Ketika bertemu dengan pihak Bandara&comma; wartawan diarahkan lagi untuk mengkonfirmasi langsung pihak Maskapai Penerbangan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Akhirnya&comma; wartawan pun bertemu dengan pihak Manajer Operasional Maskapai Wings Air di Bandara Haji Hasan Aroeboesman Ende&period; Setelah dikonfirmasi mengenai persoalan yang dihadapi oleh 4 penumpang yang gagal berangkat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Manajer Operasional meminta Surat Tugas Wartawan yang mengkonfirmasi dirinya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Karena baginya&comma; Ia tak berkepentingan dengan wartawan&comma; Ia menyatakan&comma; kepentingannya hanya dengan para penumpang&period;bKarena itu&comma; Ia hanya memberikan informasi apabila ada surat tugas untuk mengkonfirmasi dirinya&period; &lpar;CR&sol;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version