Site icon savanaparadise.com

Bupati Djafar Melepas 273 Peserta KKN STPM St. Ursula Ende

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Ende&comma; Savanaparadise&period;com&comma;-<&sol;strong> Bupati Kabupaten Ende&comma; Djafar Achmad&comma; melepas 273 peserta Kulia Kerja Nyata &lpar;KKN&rpar; Sekolah Tinggi Pembanguan Masyarakat &lpar;STPM&rpar; St&period; Ursula Ende&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Acara pelepasan itu dilaksanakan di Aula STPM St&period; Ursula Ende&comma; yang dihadiri oleh Ketua Yayasan Flores Children Development &lpar;FREN&rpar;&comma; Konsultan Childfund Internasional&comma; Thomas Jhon Ire&comma; para Dosen&comma; dan perwakilan mahasiswa KKN&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bupati Djafar dalam sambutannya mengatakan&comma; kegiatan ini merupakan langkah inovatif yang melibatkan kolaborasi peran antara Pemerintah Kabupaten Ende dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil &lpar;Disdukcapil&rpar;&comma; Yayasan FREN mitra Childfund Internasional&comma; dan STPM St&period; Ursula Ende&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kita memberikan apresiasi yang luar biasa untuk langkah-langkah inovatif dalam upaya pemenuhan Hak Sipil Anak guna mewujudkan Kabupaten Ende sebagai Kabupaten Layak Anak &lpar;KLA&rpar; di tahun 2023 dengan melibatkan mahasiswa dari STPM St&period; Ursula&&num;8221&semi;&comma; kata Bupati Djafar dalam sambutannya&comma; Senin &lpar;30&sol;8&sol;21&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dikatakan Djafar KKN Tematik ini merupakan pertama kali terjadi di Indonesia&comma; dimana mahasiswa akan langsung turun ke Desa-desa untuk melakukan sosialisasi serta mendata anak-anak yang belum memiliki akta kelahiran dan kartu identitas anak&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Disamping itu&comma; mahasiswa KKN kali ini juga membantu melakukan verifikasi persyaratan sampai pada pencetakan di Disdukcapil dan pendistribusian ke masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Ini merupakan sebuah terobosan yang baik ditengah kendala yang dihadapi Pemkab Ende selama ini dalam hal pengurusan Adminduk dan sekaligus menjadi sorotan serta keluhan masyarakat karena lambannya pengurusan Adminduk&&num;8221&semi;&comma; pungkas Djafar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Djafar berharap inovasi yang lahir dari Ende untuk Indonesia ini&comma; tidak hanya pada Desa&comma; lokasi KKN Tematik&comma; tetapi sistem yqng dibangun akan diterapkan di semua Desa dan Kelurahan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Terimakasih saya sampaikan kepada Yayasan FREN dan STPM St&period; Ursula Ende yang telah membangun kerjasama dengan Disdukcapil Kabupaten Ende&comma; dengan melaksanakan KKN Tematik Pemenuhan Hak Anak&&num;8221&semi;&comma; ujar Djafar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara&comma; Ketua STPM Santa Ursula Ende&comma; Ngea Andreas&comma; dalam sambutannya mengatakan sebagai salah satu perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Ende dan selalu fokus soal kemasyarakatan&comma; maka kita lebih mengedepankan soal penangaan sosial yang lebih terukur terhadap situasi yang terjadi saat ini di tengah pandemi Covid-19&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Makanya kita berkolaborasi bekerjasama dengan Yayasan FREN&comma; Disdukcapil Kabupaten Ende&comma; dan Childfund Internasional&comma; dengan mengusung tema&&num;8221&semi; Pemenuhan Hak Anak&&num;8221&semi;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Andreas menjelaskan Alasan kita mengusung tema ini dalam rangka mendukung program Kabupaten yang mau menjadikan Kabupaten Ende sebagai Kabupaten layak anak&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain mendukung&comma; ini merupakan kontribusi dari kami&comma; sebagai salah satu lembaga perguruan tinggi yang ada di daerah ini untuk Pemerintah dalam mendorong dan memperepat program kabupaten layak anak&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Andreas menambahkan program lain yang kita jalankan selama masa KKN adalah mendukung percepatan pengurusan akta kelahiran dan Adminduk lainya serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memiliki Adminduk&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Disamping itu&comma; kita juga memberikan informasi dan pendidikan kepada masyarakat&comma; baik tentang politik&comma; sosial dan ekonomi masyarakat agar masyarak bisa diberdayakan dalam menghadapi era digital saat ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tentu saja&comma; kata Andreas&comma; target yang kita inginkan dari KKN Tematik ini adalah menghasil sesuatu yang bernilai dan bermnfaat untuk kepentingan banyak orang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Andreas menyebutkan lokasi sasaran KKN kali ini tersebar di Desa dan Kelurahan yang terdapat di 4 Kecamatan yakni&comma; Kecamatan Nangapanda&comma; 10 Desa&comma; Kecamatan Ende&comma; 10 Desa&comma; Kecamatan Ende Timur&comma; 2 Desa dan 1 Kelurahan&comma; dan Kecamatan Ndona&comma; 5 Desa dan 1 Kelurahan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Peserta KKN sebanyak 273 Orang&period; KKN berjalan kurang lebih selama satu bulan lebih terhitung dari 30 Agustus sampai 30 September 2021&&num;8221&semi;&comma; ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kami berharap kerjasama ini semakin harmonis dan tetap berkelanjutan&comma; hingga mimpi kita agar Kabupaten Ende menjadi Kota layak anak terwujud&&num;8221&semi;&comma; harap Andreas&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis&colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version