Site icon savanaparadise.com

BRI Bayarkan Dividen Interim Rp12,7 Triliun, Negara Kantongi Rp6,8 Triliun 

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma;-  – Kabar baik bagi para pemegang saham BBRI mengawali tahun 2024&period; Pasalnya&comma; PT Bank Rakyat Indonesia &lpar;Persero&rpar; Tbk telah membayarkan dividen interim pada Kamis 18 Januari 2024&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebelumnya melalui Keterbukaan Informasi yang diterbitkan perseroan pada Selasa &lpar;19&sol;12&rpar;&comma; BRI akan membagikan dividen senilai Rp12&comma;7 triliun atau sebesar Rp84&comma;- &lpar;delapan puluh empat rupiah&rpar; per lembar saham akan dibayarkan yang mana sebesar Rp6&comma;8 triliun disetorkan kepada pemerintah dan Rp5&comma;9 triliun akan dibagikan kepada publik&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Keputusan BRI dalam membagikan dividen interim tersebut tak lepas dari kinerja cemerlang perseroan hingga akhir Kuartal III 2023&period; Hingga akhir September&comma; BRI mampu menjaga profitabilitas yang berkelanjutan serta pertumbuhan Kredit dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga &lpar;DPK&rpar; yang solid dibarengi dengan kualitas asset yang terjaga dengan baik&period; Di sisi lain&comma; BRI juga mampu menjaga likuiditas secara memadai serta permodalan yang cukup&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Keberhasilan BRI Group menjaga kinerja positif tersebut ditunjukkan dari asset yang secara konsolidasian meningkat 9&comma;93&percnt; year on year &lpar;yoy&rpar; menjadi Rp1&period;851&comma;97 triliun&period; Pertumbuhan aset tersebut juga diiringi dengan perolehan laba dalam 9 bulan yang mencapai sebesar Rp44&comma;21 triliun atau tumbuh 12&comma;47&percnt; yoy&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari sisi fungsi intermediasi&comma; hingga akhir September 2023 BRI berhasil mendorong penyaluran kredit tumbuh 12&comma;53&percnt; yoy menjadi Rp1&period;250&comma;72 triliun&period; Khusus penyaluran kredit UMKM juga tercatat tumbuh 11&comma;01&percnt; dari semula Rp935&comma;86 triliun di akhir Kuartal III 2022 menjadi Rp1&period;038&comma;90 triliun di akhir Kuartal III 2023&comma; sehingga porsi kredit UMKM BRI terhadap total kredit mencapai 83&comma;06&percnt;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>BR juta mampu menjalankan fungsi intermediasi dengan diimbangi manajemen risiko yang baik&period; Hal tersebut tercermin dari rasio NPL BRI secara konsolidasian yang manageable dan terus menurun di level 3&comma;07&percnt;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di sisi lain&comma; BRI menyiapkan pencadangan yang cukup sebagai langkah antisipatif&period; NPL Coverage BRI tercatat sebesar 228&comma;65&percnt; dengan menggunakan pencadangan tersebut untuk melakukan write-off atas kredit yang mengalami pemburukan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam hal penghimpunan Dana Pihak Ketiga &lpar;DPK&rpar;&comma; BRI berhasil mencatatkan kinerja positif&period; Hingga akhir Kuartal III 2023&comma; DPK BRI tercatat tumbuh positif menjadi Rp1&period;290&comma;29 triliun&period; Dana murah &lpar;CASA&rpar; menjadi pendorong utama pertumbuhan DPK BRI&comma; dimana secara year on year meningkat sebesar 13&comma;21&percnt;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kemampuan BRI dalam menyalurkan kredit dan pembiayaan juga didukung dengan likuiditas yang memadai dan permodalan yang kuat&period; Hal ini terlihat dari LDR bank secara konsolidasian yang terjaga di level 87&comma;76&percnt; dengan Capital Adequacy Ratio &lpar;CAR&rpar; sebesar 27&comma;48&percnt;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Berkaca pada hal tersebut&comma; Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan pembagian Dividen Interim ini menjadi komitmen BRI dalam menciptakan value&comma; baik economic value maupun social value utamanya bagi para shareholders&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Keberhasilan yang telah kita raih tidak hanya mencerminkan ketahanan kita dalam merespons berbagai tantangan&comma; tetapi juga menegaskan tekad kita untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik bagi negara dan masyarakat Indonesia&comma;” ujar Sunarso&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Lebih lanjut&comma; Sunarso menjelaskan BRI memiliki potensi untuk membagikan dividen payout ratio lebih tinggi dari kondisi normal&period; Hal tersebut telah dicapai perseroan ketika BRI membayarkan 85&percnt; dari net profit tahun 2021 dan 2022 kepada shareholders sebagai dividen&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Perseroan memastikan pembagian dividen interim ini tidak mengganggu permodalan BRI&comma; dan disisi lain semua kebutuhan investasi&comma; seperti investasi untuk IT&comma; telah terpenuhi serta cadangan untuk meng-cover berbagai risiko telah disediakan dengan memadai&comma;” pungkas Sunarso&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version